Cinta, Pengkhianatan dan Dendam: Godaan Mantan Istri yang Tak Tertahankan

Cinta, Pengkhianatan dan Dendam: Godaan Mantan Istri yang Tak Tertahankan

LARK COLE

4.8
Komentar
1.6M
Penayangan
500
Bab

Maria dikhianati dan berubah menjadi seorang pembunuh di depan mata semua orang. Diliputi oleh kebencian, dia menceraikan suaminya, James, dan meninggalkan kota. Namun, enam tahun kemudian, dia kembali dengan saingan ulung mantan suaminya. Bangkit seperti terlahir kembali dari kematian, dia bersumpah untuk membuat semua orang membayar apa yang telah mereka lakukan padanya. Dia hanya menerima bekerja dengan James untuk membalas dendam, tetapi sedikit yang dia tahu bahwa dia telah menjadi mangsanya. Dalam permainan antara cinta dan keinginan, tak satu pun dari mereka yang tahu mana yang akan menang pada akhirnya.

Bab 1 Kembalinya Sang Dewi

Hotel Singa Emas bintang lima di Kota Harapan.

Tuan Sanjaya dijadwalkan untuk menghadiri pesta makan malam. Sebelum dia tiba di pesta itu, rumor mengenai pasangan kencannya yang sangat cantik sudah tersebar luas. Seluruh dunia sudah tahu mengenai hal itu. Wanita itu adalah wanita yang dijuluki memiliki kecantikan surgawi.

Di bawah harapan besar semua orang, pintu ruang jamuan kembali terbuka ketika acara pesta sudah mulai berlangsung. Terjadi kehebohan di depan pintu yang disebabkan oleh kemunculan pasangan pria dan wanita yang memasuki ruangan.

Saat mereka berdua perlahan-lahan melangkah masuk ke ruang perjamuan, hiruk-pikuk semakin terdengar jelas. Para tamu yang hadir mulai saling bergosip.

Orang yang datang memang adalah Tuan Sanjaya. Dia mengenakan setelan jas hitam dengan pola garis-garis gelap serta memakai sepasang sepatu kulit berwarna coklat tua. Lengannya juga menggandeng seorang wanita yang cantik.

Wanita itu mengenakan gaun malam sepanjang mata kaki berwarna hitam dan memakai satu set perhiasan safir. Terdapat riasan tipis di wajahnya yang berbentuk oval. Para tamu bisa merasakan kehadiran wanita itu di tengah ruangan, tidak ada seorang pun yang bisa mengabaikannya.

Banyak tamu pesta yang terkesiap saat mereka melihat wajah wanita itu dengan jelas. Mereka melirik sekilas ke arah Alina Kurniawan, sang tuan rumah dari acara pesta ulang tahun malam ini, dan juga James Wijaya, pria yang berada di sisinya.

Kemunculan sang wanita cantik di perjamuan membuat banyak tamu mulai saling berbisik. "Apa kalian melihat wanita itu? Bukankah dia adalah Maria Setiadi?" kata salah satu tamu pesta.

"Iya, kamu benar. Itu adalah Maria!" orang lainnya berkata membenarkan.

"Astaga! Bukankah dia itu sudah meninggal? Kenapa dia masih hidup? Dia itu seorang pembunuh! Berani-beraninya dia menunjukkan wajahnya lagi?" tamu lain ikut menimpali.

"Membicarakan mengenai wajahnya, apa dia melakukan operasi plastik? Sejak kapan dia berubah menjadi begitu cantik dan seksi?"

"Siapa yang tahu? Ternyata dia adalah pasangan kencan Tuan Sanjaya, malam ini pasti sangat seru!"

Seru atau tidak, semua itu tergantung pada pemikiran seseorang mengenai rasa seru. Setidaknya, beberapa hal yang menarik akan terjadi.

Kembalinya Maria yang tiba-tiba tidak hanya membuat semua orang yang hadir di perjamuan merasa kagum, tetapi juga membuat mereka semua takut. Semua itu karena Norman Sanjaya, pria yang datang bersama Maria merupakan saingan bisnis James!

Tidak hanya itu saja, Maria juga merupakan mantan istri James, sang CEO dari Grup HL.

Baik James maupun Norman tidak terlalu suka menonjolkan diri, mereka membatasi kemunculan mereka di depan publik. Mereka berdua jarang muncul di pesta semacam ini. Masuk akal bagi James untuk hadir dalam acara pesta ini. Lagi pula, gosip mengenai pertunangannya dengan Alina telah tersebar luas. Sedangkan bagi Norman, dia tidak mungkin hadir di perjamuan ini hanya untuk merayakan ulang tahun Alina, 'kan?

James adalah seorang tokoh besar di dunia keuangan yang sangat disegani. Sekarang, saingannya malah muncul di pesta bersama mantan istrinya. Para tamu yang hadir menjadi sangat antusias. Entah apa yang akan terjadi malam ini?

Senyum anggun terus terulas di wajah Maria sepanjang waktu. Maria merangkul lengan Norman sambil berjalan anggun menuju ke arah Alina dengan memakai sepatu hak tinggi kristal setinggi tujuh sentimeter.

Alina adalah kakak sepupu Maria. Enam tahun yang lalu, Alina menghancurkan pita suara Maria dan membuatnya menjadi bisu.

Enam tahun kemudian, mereka berdua dipertemukan lagi dan berdiri saling berhadapan.

Alina yang sedang memegang sampanye terpesona pada perubahan dramatis Maria. Jantungnya sedikit berdetak dengan liar. Tangan kanan Alina yang sedang merangkul lengan James mengepal semakin erat, sedangkan gelas wine yang ada di tangan kirinya hampir saja hancur dicengkram olehnya.

Norman mengambil dua gelas wine dari pelayan di bawah tatapan mata para tamu lainnya. Dia memberikan satu gelas untuk Maria dan satu lagi untuk dirinya sendiri.

Norman melirik ke arah wanita yang sedang tersenyum di sebelahnya, kemudian mengalihkan tatapannya ke arah pria tanpa ekspresi di hadapannya. Norman menyapa James dengan hangat sambil mengulas senyum tipis di sudut bibirnya. "Tuan Wijaya, lama tidak bertemu! Apa kamu mengenal pasanganku?"

Meskipun kedua pria itu pernah berseteru sebelumnya, tapi di acara formal seperti ini, mereka masih memiliki sikap seorang pria sejati untuk berinsiatif menyapa lebih dulu. Terlebih lagi, di dunia bisnis hanya keuntunganlah yang abadi, tidak ada musuh yang abadi.

Akan tetapi, James tidak menunjukkan ketertarikan pada topik pembicaraan Norman. Ekspresi wajahnya tidak berubah sedikit pun. Dia bahkan tidak melihat ke arah wanita yang berada di samping Norman. James mengangkat gelasnya lalu bersulang dengan Norman, bibir tipisnya mengulas senyum tipis, "Hanya orang asing saja."

James sudah bekerja di dunia bisnis selama puluhan tahun, dia juga sudah lama menjabat sebagai CEO dan berada di posisi tinggi. Tidak ada yang bisa menyangkal bahwa James adalah sosok yang mengesankan.

Sudah enam tahun berlalu, tetapi Maria masih saja merasa sulit bernapas ketika dia berada di hadapan James lagi. Pria ini tidak hanya menjadi semakin dewasa, sepasang matanya yang dalam itu bahkan menjadi semakin sulit untuk ditebak.

Masyarakat di Kota Harapan sangat menghormati Norman. Dia mungkin tidak memiliki kuasa sebesar James, tapi Norman juga tidak jauh berbeda dengan James.

Jika James adalah orang yang kejam dan egois, maka Norman adalah orang yang licik dan tidak memiliki belas kasihan. Sebenarnya, kedua pria itu jauh lebih mirip dibanding yang mereka duga.

James terlihat begitu mulia dan sulit untuk didekati, sementara Norman tampak lembut dan elegan.

"Orang asing?" Norman menyesap wine miliknya, merasa terhibur dengan jawaban yang diberikan oleh James. Terdapat sedikit kelicikan yang melintas di matanya yang tampak tersenyum, tetapi Norman tidak mengatakan apa-apa lagi.

Senyum di wajah Maria masih tidak berubah saat dia mendengar jawaban James. Tidak masalah, dia akan menaklukkan pria ini cepat atau lambat!

"Tolong bawakan kemari hadiah ulang tahun untuk Nona Alina," Norman memberi perintah pada asisten yang berada di belakangnya.

"Baik, Tuan Sanjaya!"

Asisten tersebut segera menyerahkan kotak hadiah kepada Alina. "Selamat ulang tahun, Nona Kurniawan."

Alina tersenyum dengan anggun padanya. "Terima kasih Tuan Sanjaya."

Norman mengangguk padanya tanpa mengucapkan apa pun.

Sebagai tuan rumah perjamuan, Alina menyerahkan hadiah itu kepada pengurus rumah tangga yang berada di belakangnya, setelah itu Alina menyapa wanita pendiam yang ada di sebelahnya. "Maria, kamu sudah kembali? Kamu bersembunyi di mana selama ini? Kami semua sangat mengkhawatirkanmu! Bagaimana kabarmu?"

Maria mengulas senyum dan menatap mata Alina, "Terima kasih atas perhatianmu, Alina. Aku baik-baik saja. Aku hanya pergi ke suatu tempat untuk bersantai."

Nada suara Maria terdengar sangat santai. Tidak ada yang bisa menebak apa yang dirasakan oleh Maria.

Alina terperanjat saat mendengar suara Maria, 'Dia bisa bicara?'

Alina adalah seorang selebriti terkemuka di Kota Harapan, jadi dia bisa mengontrol kembali emosinya dalam sekejap.

"Aku baik-baik saja, semua ini berkat Tuan Sanjaya." Suara Maria terdengar begitu lembut dan tatapan matanya juga tampak berkabut. Maria seolah-olah tampak tersentuh oleh perhatian yang diberikan oleh Alina.

Namun, itu hanya di permukaan saja. Kedua sepupu ini seolah-olah ingin menghidupkan kembali hubungan mereka seperti dulu, tetapi nada bicara mereka tidak terdengar demikian. Nada bicara mereka terdengar datar, perkataan mereka pun asal-asalan.

Alina mengangguk lalu berbalik untuk menatap ke arah James. Dia memberikan saran dengan penuh pertimbangan, "James, karena Maria sudah kembali, apa kalian butuh waktu untuk mengobrol?"

Alis tebal pria itu tampak berkerut. Dia langsung menolak tanpa ragu, terdapat rasa jijik di tatapan matanya. "Tidak," kata James. Suara James bahkan terdengar lebih arogan dan dingin dibanding sebelumnya.

Alina memperhatikan reaksi James, suasana hatinya menjadi jauh lebih baik sekarang. "Baiklah, aku sudah lama tidak bertemu dengan Maria. Ada banyak hal yang ingin kukatakan padanya. James, Tuan Sanjaya, kami permisi dulu."

Setelah mengatakan itu, Alina lalu meraih pergelangan tangan Maria sebelum Maria bisa bereaksi.

Norman melepaskan Maria lalu mengangguk dan berkata, "Pergilah."

Maria dibawa pergi oleh Alina. Sebelum pergi, Maria menatap kembali ke arah Norman. Terdapat kilatan cahaya di tatapan matanya. Maria akan bersenang-senang terkait hal ini.

Norman melambai pada Maria, mengisyaratkan agar Maria tidak perlu khawatir mengenai dirinya.

Maria berbalik lalu berlari kecil untuk mengimbangi langkah Alina. "Hei, Alina, sepatuku terlalu tinggi untuk berjalan cepat seperti ini, apa kamu bisa berjalan sedikit lebih pelan?" Maria bertanya dengan hati-hati, tetapi malah tidak mendapat tanggapan.

Kedua wanita itu pergi meninggalkan pasangan mereka masing-masing dengan pemikiran yang berbeda. James meletakkan satu tangan di dalam sakunya, sementara tangan lainnya mengguncang wine yang ada di dalam gelas.

Norman menatap pria itu sambil tersenyum dan bertanya, "Bagaimana menurutmu? Perubahan Maria sangat besar, bukan?"

James menatapnya dengan dingin lalu bertanya, "Tuan Sanjaya, kamu pasti bosan. Apa tidak ada orang lain yang bisa kamu ganggu?" Mereka biasanya memang tidak ramah pada satu sama lain. James juga tidak suka berbasa-basi.

"Tidak juga." Norman mendentingkan gelasnya pada gelas James, kemudian menyesap wine di gelasnya, "Kudengar kamu akan bertunangan dengan Alina?"

Belakangan ini ada gosip yang beredar di Kota Harapan yang berkata bahwa James dan Alina akan bertunangan. Sepertinya gosip itu benar karena James hadir di pesta ini.

"Ya." James melihat tidak ada untungnya berbohong mengenai hal itu.

Norman lalu mengangguk. Beberapa saat kemudian, dia lalu berkata, "Kebetulan sekali! Aku juga sedang berpikir untuk menikahi Maria."

Lanjutkan Membaca

Buku serupa

Dilema Cinta Penuh Nikmat

Dilema Cinta Penuh Nikmat

Juliana
5.0

21+ Dia lupa siapa dirinya, dia lupa siapa pria ini dan bahkan statusnya sebagai calon istri pria lain, yang dia tahu ialah inilah momen yang paling dia tunggu dan idamkan selama ini, bisa berduaan dan bercinta dengan pria yang sangat dia kagumi dan sayangi. Matanya semakin tenggelam saat lidah nakal itu bermain di lembah basah dan bukit berhutam rimba hitam, yang bau khasnya selalu membuat pria mabuk dan lupa diri, seperti yang dirasakan oleh Aslan saat lidahnya bermain di parit kemerahan yang kontras sekali dengan kulit putihnya, dan rambut hitammnya yang menghiasi keseluruhan bukit indah vagina sang gadis. Tekanan ke kepalanya Aslan diiringi rintihan kencang memenuhi kamar, menandakan orgasme pertama dirinya tanpa dia bisa tahan, akibat nakalnya lidah sang predator yang dari tadi bukan hanya menjilat puncak dadanya, tapi juga perut mulusnya dan bahkan pangkal pahanya yang indah dan sangat rentan jika disentuh oleh lidah pria itu. Remasan dan sentuhan lembut tangan Endah ke urat kejantanan sang pria yang sudah kencang dan siap untuk beradu, diiringi ciuman dan kecupan bibir mereka yang turun dan naik saling menyapa, seakan tidak ingin terlepaskan dari bibir pasangannya. Paha yang putih mulus dan ada bulu-bulu halus indah menghiasi membuat siapapun pria yang melihat sulit untuk tidak memlingkan wajah memandang keindahan itu. Ciuman dan cumbuan ke sang pejantan seperti isyarat darinya untuk segera melanjutkan pertandingan ini. Kini kedua pahanya terbuka lebar, gairahnya yang sempat dihempaskan ke pulau kenikmatan oleh sapuan lidah Aslan, kini kembali berkobar, dan seakan meminta untuk segera dituntaskan dengan sebuah ritual indah yang dia pasrahkan hari ini untuk sang pujaan hatinya. Pejaman mata, rintihan kecil serta pekikan tanda kaget membuat Aslan sangat berhati hati dalam bermanuver diatas tubuh Endah yang sudah pasrah. Dia tahu menghadapi wanita tanpa pengalaman ini, haruslah sedikit lebih sabar. "sakit....???"

My Doctor genius Wife

My Doctor genius Wife

Amoorra
4.8

Setelah menghabiskan malam dengan orang asing, Bella hamil. Dia tidak tahu siapa ayah dari anak itu hingga akhirnya dia melahirkan bayi dalam keadaan meninggal Di bawah intrik ibu dan saudara perempuannya, Bella dikirim ke rumah sakit jiwa. Lima tahun kemudian, adik perempuannya akan menikah dengan Tuan Muda dari keluarga terkenal dikota itu. Rumor yang beredar Pada hari dia lahir, dokter mendiagnosisnya bahwa dia tidak akan hidup lebih dari dua puluh tahun. Ibunya tidak tahan melihat Adiknya menikah dengan orang seperti itu dan memikirkan Bella, yang masih dikurung di rumah sakit jiwa. Dalam semalam, Bella dibawa keluar dari rumah sakit untuk menggantikan Shella dalam pernikahannya. Saat itu, skema melawannya hanya berhasil karena kombinasi faktor yang aneh, menyebabkan dia menderita. Dia akan kembali pada mereka semua! Semua orang mengira bahwa tindakannya berasal dari mentalitas pecundang dan penyakit mental yang dia derita, tetapi sedikit yang mereka tahu bahwa pernikahan ini akan menjadi pijakan yang kuat untuknya seperti Mars yang menabrak Bumi! Memanfaatkan keterampilannya yang brilian dalam bidang seni pengobatan, Bella Setiap orang yang menghinanya memakan kata-kata mereka sendiri. Dalam sekejap mata, identitasnya mengejutkan dunia saat masing-masing dari mereka terungkap. Ternyata dia cukup berharga untuk menyaingi suatu negara! "Jangan Berharap aku akan menceraikanmu" Axelthon merobek surat perjanjian yang diberikan Bella malam itu. "Tenang Suamiku, Aku masih menyimpan Salinan nya" Diterbitkan di platform lain juga dengan judul berbeda.

Pemuas Nafsu Keponakan

Pemuas Nafsu Keponakan

kodav
5.0

Warning!!!!! 21++ Dark Adult Novel Aku, Rina, seorang wanita 30 Tahun yang berjuang menghadapi kesepian dalam pernikahan jarak jauh. Suamiku bekerja di kapal pesiar, meninggalkanku untuk sementara tinggal bersama kakakku dan keponakanku, Aldi, yang telah tumbuh menjadi remaja 17 tahun. Kehadiranku di rumah kakakku awalnya membawa harapan untuk menemukan ketenangan, namun perlahan berubah menjadi mimpi buruk yang menghantui setiap langkahku. Aldi, keponakanku yang dulu polos, kini memiliki perasaan yang lebih dari sekadar hubungan keluarga. Perasaan itu berkembang menjadi pelampiasan hasrat yang memaksaku dalam situasi yang tak pernah kubayangkan. Di antara rasa bersalah dan penyesalan, aku terjebak dalam perang batin yang terus mencengkeramku. Bayang-bayang kenikmatan dan dosa menghantui setiap malam, membuatku bertanya-tanya bagaimana aku bisa melanjutkan hidup dengan beban ini. Kakakku, yang tidak menyadari apa yang terjadi di balik pintu tertutup, tetap percaya bahwa segala sesuatu berjalan baik di rumahnya. Kepercayaannya yang besar terhadap Aldi dan cintanya padaku membuatnya buta terhadap konflik dan ketegangan yang sebenarnya terjadi. Setiap kali dia pergi, meninggalkan aku dan Aldi sendirian, ketakutan dan kebingungan semakin menguasai diriku. Di tengah ketegangan ini, aku mencoba berbicara dengan Aldi, berharap bisa menghentikan siklus yang mengerikan ini. Namun, perasaan bingung dan nafsu yang tak terkendali membuat Aldi semakin sulit dikendalikan. Setiap malam adalah perjuangan untuk tetap kuat dan mempertahankan batasan yang semakin tipis. Kisah ini adalah tentang perjuanganku mencari ketenangan di tengah badai emosi dan cinta terlarang. Dalam setiap langkahku, aku berusaha menemukan jalan keluar dari jerat yang mencengkeram hatiku. Akankah aku berhasil menghentikan pelampiasan keponakanku dan kembali menemukan kedamaian dalam hidupku? Atau akankah aku terus terjebak dalam bayang-bayang kesepian dan penyesalan yang tak kunjung usai?

Fantasi Tukar Pasangan Ranjang

Fantasi Tukar Pasangan Ranjang

WHS Production
5.0

Maya dan Adrian, serta sahabat mereka Sinta dan Rizky, tampaknya memiliki segalanya: karier yang sukses, rumah yang nyaman, dan kehidupan sosial yang aktif. Namun, di balik fasad kebahagiaan mereka, hubungan mereka masing-masing mengalami ketegangan dan kekosongan yang menyedihkan. Suatu malam, dalam upaya untuk menyegarkan hubungan mereka yang hambar, Maya dan Sinta memutuskan untuk mengusulkan sesuatu yang ekstrem: "fantasi tukar pasangan ranjang." Awalnya, ide ini tampak gila dan di luar batas kenyamanan mereka. Namun, dengan dorongan dan desakan dari pasangan mereka, Maya dan Adrian, serta Sinta dan Rizky, setuju untuk mencoba. Ketika fantasi tersebut menjadi kenyataan, keempatnya merasakan perasaan canggung, kebingungan, dan kecemasan yang tak terduga. Namun, dalam perjalanan mereka melalui pengalaman ini, mereka mulai menggali lebih dalam tentang hubungan mereka, mengungkapkan kebutuhan dan keinginan yang mungkin terlupakan, serta menyembuhkan luka-luka yang telah terbuka dalam pernikahan mereka. Dalam prosesnya, mereka menghadapi konflik, kecemburuan, dan ketidakpastian yang tidak terelakkan. Namun, mereka juga menemukan keintiman yang lebih dalam, pemahaman yang lebih besar tentang satu sama lain, dan kesempatan untuk memperbaiki hubungan yang hampir putus asa. Novel "Fantasi Tukar Pasangan Ranjang" menawarkan pandangan yang tajam tentang kompleksitas hubungan manusia, dengan sentuhan humor, kehangatan, dan kisah cinta yang penuh dengan emosi. Di tengah fantasi yang menggoda, mereka menemukan keberanian untuk menghadapi kenyataan, menerima kekurangan masing-masing, dan membangun kembali fondasi cinta mereka dengan cara yang lebih kuat dan lebih tulus.

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Cinta, Pengkhianatan dan Dendam: Godaan Mantan Istri yang Tak Tertahankan
1

Bab 1 Kembalinya Sang Dewi

03/12/2021

2

Bab 2 Berhubungan Dengan Tuan Sanjaya

03/12/2021

3

Bab 3 Arthur

03/12/2021

4

Bab 4 Permainan dan James

03/12/2021

5

Bab 5 Aku Punya Kekasih Baru

03/12/2021

6

Bab 6 Hukuman

03/12/2021

7

Bab 7 Mantan Istri James

03/12/2021

8

Bab 8 Keluar dari Rumah Sakit

03/12/2021

9

Bab 9 Bajingan Sombong

03/12/2021

10

Bab 10 Kenangan di Vila

03/12/2021

11

Bab 11 Masuk Tanpa Izin

03/12/2021

12

Bab 12 Janji dengan Alina Dibatalkan

03/12/2021

13

Bab 13 Aku Adalah Sang Pemilik Toko

03/12/2021

14

Bab 14 Pengumuman yang Mengejutkan

03/12/2021

15

Bab 15 Dipecat

03/12/2021

16

Bab 16 Penghinaan dari James

03/12/2021

17

Bab 17 Aku Akan Membuat Hidupmu Menderita

03/12/2021

18

Bab 18 Berpura-Pura Menjadi Sepupu Dekat

03/12/2021

19

Bab 19 Akuisisi Gedung

03/12/2021

20

Bab 20 Dua Tamparan

03/12/2021

21

Bab 21 Berkelahi Sendirian

03/12/2021

22

Bab 22 Hentikan Akuisisinya

03/12/2021

23

Bab 23 Dewasa dan Mempesona

03/12/2021

24

Bab 24 Tak Akan Pernah Menimbulkan Drama

03/12/2021

25

Bab 25 Kesombongan

03/12/2021

26

Bab 26 Seorang Pria Licik dan Kekanak-kanakan

04/12/2021

27

Bab 27 Penderitaan Para Tuan

05/12/2021

28

Bab 28 Menjadi Sama

06/12/2021

29

Bab 29 Meminta Bantuan

07/12/2021

30

Bab 30 Wanita Cantik Pembawa Bencana

08/12/2021

31

Bab 31 Alasan Tersembunyi Lainnya

09/12/2021

32

Bab 32 Melayani Secara Pribadi

10/12/2021

33

Bab 33 Sengaja Mempersulitnya

11/12/2021

34

Bab 34 Rasa Malu yang Membara

12/12/2021

35

Bab 35 Ceroboh

13/12/2021

36

Bab 36 Memohon Sambil Berlutut

13/12/2021

37

Bab 37 Dia Harus Dihukum

13/12/2021

38

Bab 38 Kamu Itu Brengsek

13/12/2021

39

Bab 39 Ulurkan Tanganmu

13/12/2021

40

Bab 40 Jatuh Cinta Lagi

13/12/2021