icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Bab 17
Jam Tangan Patek Philippe
Jumlah Kata:537    |    Dirilis Pada:23/08/2022

Setelah mendengar kata-kata Trevor, Evie tertawa terbahak-bahak sebelum dia menatapnya dengan lembut dan berkata, "Trevor, ini adalah restoran Prancis, jadi kamu tidak akan menemukan nasi di sini."

"Huh, aku masih belum mengerti gaya hidup para orang kaya," kata Trevor sambil menghela napasnya dengan dalam, merasa tak berdaya.

"Kamu akan segera terbiasa. Omong-omong, Kakak masih belum memberikanmu hadiah ulang tahun!"

Mengatakan hal itu sambil membuka tas tangan LV terbarunya, Evie mengeluarkan sebuah kotak seukuran telapak tangannya.

"Ini adalah jam tangan Patek Philippe yang dirancang khusus untukmu. Kakak menyewa seseorang untuk mendesainnya untukmu. Jangan khawatir, jam tangan ini tidak terlalu mahal. Harganya hanya sekitar satu miliar saja."

Trevor mengambil kotak hadiah itu dan membukanya. Di dalamnya ada sebuah jam tangan yang sangat bagus dengan detail rumit.

"Jam tangan ini seharga satu miliar? Benar-benar tidak bisa dipercaya!" Trevor bergumam dengan takjub.

Dia ingin menjalani kehidupan yang damai dan biasa saja, tanpa diserbu oleh orang-orang yang akan berusaha memujinya dan mendekatinya karena kekayaannya.

Setelah mereka selesai makan siang, Trevor berjalan keluar dari Manor Willard menuju ke jalan komersial.

Tempat itu adalah tempat yang dipenuhi dengan anak muda dan orang kaya.

Dia sudah terlalu merendahkan dirinya di masa lalu, tetapi sekarang, dia memiliki semua bisnis di jalan komersial ini.

"Aku tidak boleh terlalu merendahkan diriku lagi. Perlahan-lahan, aku harus beradaptasi dengan gaya hidup orang-orang kaya!" Trevor berkata kepada dirinya sendiri dengan penuh tekad.

Saat itu, dia mendengar suara yang dikenalnya memanggil namanya dari belakang.

"Trevor. Apa yang sedang kamu lakukan di sini?"

Dia menoleh ke belakang dan melihat banyak orang yang dikenalnya.

Bessie, Corrie, Bernard, dan kelompoknya hendak masuk ke Klub Tenis Kisas.

"Trevor! Kenapa kamu tidak membalas pesanku sama sekali?"

Bessie tampak sedikit marah karena dia sudah mengirim pesan kepadanya beberapa jam yang lalu, mencoba meminta maaf kepadanya, tetapi dia tidak membalasnya sama sekali.

Sekarang, Trevor tertangkap basah berkeliaran di jalan komersial.

Merasa canggung, Trevor hanya menggaruk kepalanya dengan polos.

Dia sebenarnya ingin menghindari pertemuan dengan Bessie dan Bernard sebisa mungkin.

Sebenarnya, Bessie juga hanya berpura-pura marah kepadanya.

Bessie tahu bahwa Trevor pasti merasa sedih ketika dicurigai oleh semua orang di dalam hotel, jadi dia berusaha mengalihkan pembicaraan dengan berkata, "Kita akan bermain tenis sekarang, mengapa kamu tidak ikut dan bergabung dengan kami saja?"

Namun detik berikutnya, Bernard mencibir, "Istruktur Tantowi, seorang pecundang sepertinya tidak pantas bermain dengan kita."

Meskipun Corrie tetap diam, matanya dipenuhi dengan penghinaan dan rasa jijik ketika dia menatap Trevor.

Dia benar-benar tidak ingin berada di dekatnya.

Bessie memutar bola matanya ke arah mereka dan berkata, "Cukup, Bernard!"

Bessie adalah orang yang biasanya bersikap sangat santai. Melihat bahwa dia marah, Bernard memutuskan untuk berhenti mempersulit Trevor untuk saat ini.

Berjalan menuju ke pintu masuk, Bernard melambaikan tangannya kepada seseorang dan berteriak dengan keras, "Grant, di sini!"

Semua orang menoleh untuk melihat pria yang dipanggil olehnya.

Grant Nalendra adalah seorang pemuda tampan yang mengenakan setelan Armani.

Melihat mereka, dia segera berjalan ke arah mereka dengan senyum yang hangat.

Ketika dia melihat Bessie, matanya berbinar cerah. Dia membungkuk layaknya seorang pria terhormat dan tersenyum.

"Nona Tantowi, aku sudah memesan lapangan tenis untuk kita. Kita sudah bisa masuk dan menggunakan lapangan sekarang."

Bessie juga memberinya sebuah senyuman sopan dan mengangguk.

Grant sangat antusias terhadap Bessie. Dia berusaha sebisanya untuk menyenangkannya.

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Erangan di Balik Pintu2 Bab 2 Ditindas3 Bab 3 Menjadi Kaya dalam Semalam4 Bab 4 Dunia Baru5 Bab 5 Sebotol Parfum Bernilai 600 Juta6 Bab 6 Aku Akan Membeli Parfum Ini7 Bab 7 Kamu Menjebakku8 Bab 8 Lencana Keluarga9 Bab 9 Tangan yang Bau10 Bab 10 Sebuah Kotak Hadiah yang Menakjubkan11 Bab 11 Parfum Ini Pasti Palsu12 Bab 12 Wanita Terkaya di Kota Juma13 Bab 13 Beraninya Kamu Memukuli Adikku 14 Bab 14 Keberadaan Orang Miskin Tidak Terlihat15 Bab 15 Selamat datang, Tuan Januardi16 Bab 16 Restoran Prancis17 Bab 17 Jam Tangan Patek Philippe18 Bab 18 Kamu Adalah Orang Miskin19 Bab 19 Menjadi Seorang Caddy20 Bab 20 Jam Tangan Rolex21 Bab 21 Demi Ayahku22 Bab 22 Tetap di Belakangku23 Bab 23 Semuanya Akan Baik-baik Saja24 Bab 24 Berlutut dan Bersujud25 Bab 25 Siapa Temanmu Itu 26 Bab 26 Halo, Bos27 Bab 27 Tidak Ada Catatan Keanggotaan28 Bab 28 Aku Akan Bunuh Diri29 Bab 29 Kita Sudah Putus30 Bab 30 Sepenuhnya Berakhir31 Bab 31 Enam Ratus Juta Rupiah32 Bab 32 Kotak Kemasan Parfum33 Bab 33 Kemampuan untuk Menentukan Barang Palsu34 Bab 34 Skandal Trevor35 Bab 35 Serangan Balik dalam Situasi Putus Asa36 Bab 36 Aku Percaya Padamu, Bernard37 Bab 37 Orang Pria Kaya Misterius di Kampus Mereka38 Bab 38 Akan Menunggumu di Hutan39 Bab 39 Dia Tidak akan Benar-Benar Pergi ke Hutan40 Bab 40 Gagal Menjadi Kaya41 Bab 41 Membuat Hal-hal Sulit dengan Sengaja42 Bab 42 Sebuah Kecelakaan43 Bab 43 Ternodai44 Bab 44 Membersihkan Lapangan45 Bab 45 Berkumpul Bersama46 Bab 46 Bertemu dengan Zavier Lagi47 Bab 47 Pria yang Tak Tahu Malu48 Bab 48 Siapa yang Akan Membayar Tagihannya 49 Bab 49 Menolak untuk Membayar50 Bab 50 Manor Willard yang Mewah51 Bab 51 Usir Dia Keluar52 Bab 52 Mengubah Aturan53 Bab 53 Tidak Diizinkan Masuk Tanpa Membeli Tiket54 Bab 54 Memecahkan Wiski Mahal55 Bab 55 Apakah Trevor Kaya 56 Bab 56 Apakah Orang Kaya Begitu Rendah Hati 57 Bab 57 Bagaimana Dia Bisa Menjadi Begitu Kaya 58 Bab 58 Ada Sesuatu yang Benar-benar Salah59 Bab 59 Mengadakan Sebuah Pesta60 Bab 60 Membagi Tagihan61 Bab 61 Menghasilkan Keuntungan62 Bab 62 Memesan Lima Botol Wine Lagi63 Bab 63 Berapa Totalnya 64 Bab 64 Pergi Tanpa Membayar Tagihan65 Bab 65 Meminta Pembayaran Utang66 Bab 66 Cara Mendapatkan Uang67 Bab 67 Apa yang Dilakukan Orang Cabul Itu di Sini 68 Bab 68 Apa Dia Memiliki Seorang Kekasih 69 Bab 69 Di mana Trevor 70 Bab 70 Mungkin Ini adalah Berkah Dalam Penyamaran71 Bab 71 Hukuman72 Bab 72 Mobil Mewah dan Wanita Cantik73 Bab 73 Berhubungan dengan Seorang Wanita Kaya74 Bab 74 Orang Miskin dan Orang Kaya75 Bab 75 Undangan Pesta Ulang Tahun76 Bab 76 Alasan Mengundang77 Bab 77 Pria Kaya Misterius78 Bab 78 Tidak Sulit Untuk Memilih79 Bab 79 Tiga Identitas Berbeda80 Bab 80 Hanya Ada Satu Kursi Kosong yang Tersisa81 Bab 81 Pekerja Paruh Waktu82 Bab 82 Salah Mengiranya Sebagai Orang Lain83 Bab 83 Menjadi Muda dan Kaya84 Bab 84 Pacarnya dan Videonya85 Bab 85 Video yang Mengejutkan86 Bab 86 Mabuk87 Bab 87 Pahlawan88 Bab 88 Dia Tampak Familier89 Bab 89 Mengambil Alih Restoran Baru90 Bab 90 Jangan Belajar Mengemudi Jika kamu Tidak Mampu Membeli Mobil91 Bab 91 Perhatikan Sopan Santun Anda92 Bab 92 Seorang Kenalan93 Bab 93 Heartbroken Memory94 Bab 94 Suasana Canggung95 Bab 95 Seorang Gadis yang Baik Hati96 Bab 96 Sebuah Meja Kecil97 Bab 97 Hidangan Spesial98 Bab 98 Pelanggan ke Seratus Ribu99 Bab 99 A Berjalan ke Kampus100 Bab 100 Jangan Menyentuhnya Jika Kamu Tidak Mampu Membelinya