Calm Spirit
2 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Calm Spirit
Cinta Lima Tahun, Hancur oleh Sebuah Panggilan
Romantis Pernikahanku dengan Erlangga, pria yang kucintai selama lima tahun, tinggal hitungan minggu.
Semuanya sudah siap untuk masa depan kami, sebuah kehidupan bersama yang terencana dengan indah.
Lalu telepon itu datang: kekasih masa SMA Erlangga, Citra, ditemukan dengan amnesia parah, dan pikirannya masih meyakini bahwa dia adalah kekasih Erlangga.
Erlangga menunda pernikahan kami, memintaku untuk berpura-pura menjadi kekasih kakaknya, Laksmana, dengan alasan "demi Citra."
Aku menahan siksaan dalam diam, melihatnya menghidupkan kembali masa lalu mereka, setiap gestur cintanya kini hanya untuk Citra.
Instagram Citra menjadi kuil publik untuk cinta mereka yang "bersemi kembali", dengan tagar #CintaSejati di mana-mana.
Aku bahkan menemukan sebuah klinik canggih untuk Citra, berharap semua ini akan berakhir, tapi Erlangga mengabaikannya.
Lalu, aku tak sengaja mendengar percakapannya: aku hanyalah "ban serep", "gadis penurut" yang akan menunggu, karena aku "tidak punya pilihan lain."
Lima tahun hidupku, cintaku, kesetiaanku, direduksi menjadi sebuah kemudahan yang bisa dibuang begitu saja.
Pengkhianatan yang dingin dan terencana itu merenggut napas dari paru-paruku.
Dia pikir aku terjebak, bahwa dia bisa memanfaatkanku sesuka hati, lalu kembali padaku, dan mengharapkan rasa terima kasih.
Aku limbung, mati rasa.
Dan kemudian, aku bertemu Laksmana, kakak Erlangga yang pendiam.
"Aku harus menikah, Laks. Dengan siapa pun. Segera." Kata-kata itu lolos begitu saja dari mulutku.
Laksmana, yang selama ini hanya menonton dalam diam, menjawab: "Bagaimana kalau aku yang menikahimu, Anisa? Sungguhan."
Sebuah rencana berbahaya dan nekat menyala di dalam diriku, dipicu oleh rasa sakit dan keinginan membara untuk sebuah pembalasan.
"Baiklah, Laks," kataku, sebuah tekad baru mengeraskan suaraku.
"Tapi aku punya syarat: Erlangga harus menjadi pendamping priamu, dan dia harus menjadi waliku dan menyerahkanku di pelaminan."
Sandiwara akan segera dimulai, tapi sekarang, semua berjalan sesuai keinginanku.
Dan Erlangga sama sekali tidak tahu, pengantin wanitanya adalah aku. Wanita Berwajah Dua yang Mencuri Hatiku
Modern Setelah bertahun-tahun pergi, Emma kembali ke keluarga kandungnya dengan harapan akan mendapatkan sambutan hangat. Namun, yang dia temukan adalah dirinya diatur untuk menikah dengan Ricky, yang dikenal karena sifatnya yang pemarah dan desas-desus tentang disabilitasnya, bukan saudara angkatnya yang mengambil peran itu.
Ricky tidak senang dengan pengaturan ini. "Kamu bisa tetap tinggal jika mau, tapi kamu hanya akan menjadi baby sitter anakku," katanya dengan dingin. Meskipun sikap Ricky yang tidak ramah, Emma tetap teguh pada pendiriannya. "Ricky, aku telah memilihmu, dan aku tidak akan mengubah pikiranku."
Seiring berjalannya waktu, sikap dingin Ricky mulai mencair ketika dia mulai mengembangkan perasaan untuk Emma, perlahan-lahan mengungkapkan sebuah rahasia.
Siapa sebenarnya Emma?
Seorang CEO, ahli komputer, seorang jenius musik, seorang pembalap...
Kemudian, suatu hari, Emma, yang merasa bingung, bertanya, "Ricky, kenapa anakmu makin lama makin mirip aku?" Anda mungkin suka
Gairah Nikmat Kopi Susu
Juliana 21+
"Pantas belum jalan, ada maunya ternyata" Ujar Fany
"hehehehe... Yuk..." Ujar Alvin sambil mencium tengkuk istrinya.
Fany segera membuka handuknya. Buah dadanya menggantung indah, perutnya yang rata dan mulus, serta area kemaluannya yang ditutupi rambut hitam langsung muncul. Alvin segera memeluk Fany dan melumat buah dadanya dengan rakus.
"Pintu sudah dikunci? " Tanya Fany
"Sudah...." Jawab Alvin disela mulatnya sedang mengenyot puting pink milik Fany
"nyalain Ac dulu" suruh Fany lagi
Sambil melepas sedotannya, Alvin mencomot remote AC lalu memencet tombol ON.
Kembali dia melumat buah dada Fany bergantian kiri dan kanan, buah dada yang putih dan terlihat urat-urat merah dan biru di buah dada putihnya, membuat Alvin makin rakus melumatnya.
Sambil menrunkan celana pendek dan celana dalamnya, dia membuka kaosnya, lalu merenggangkan paha Fany, ujung kontolnya yang belum tegak sempurna diberi ludah lewat jari tengahnya di bagian kepala, lalu menggosok gosok pelan di bibir vagina Fany.
Fany mendesah dan merasakan mulai ada rangsangan di bibir kemaluannya, lalu tiba-tiba masuk batang berurat milik Alvin di vagina Fany yg belum begitu siap dan basah, pelan2 lelehan cairan membasahi dinding vaginanya, Alvin mulai menggoyang dan naik turun, Fanny memeluk bagian pinggul suaminya, pahanya dibuka lebar.
Tidak lama kemudian..... Perselingkuhan Liar Istriku
Gemoy N Nafas Dokter Mirza kian memburu saat aku mulai memainkan bagian bawah. Ya, aku sudah berhasil melepaskan rok sekalian dengan celana dalam yang juga berwarna hitam itu. Aku sedikit tak menyangka dengan bentuk vaginanya. Tembem dan dipenuhi bulu yang cukup lebat, meski tertata rapi. Seringkali aku berhasil membuat istriku orgasme dengan keahlihanku memainkan vaginanya. Semoga saja ini juga berhasil pada Dokter Mirza.
Vagina ini basah sekali. Aku memainkan lidahku dengan hati-hati, mencari di mana letak klitorisnya. Karena bentuknya tadi, aku cukup kesulitan. Dan, ah. Aku berhasil. Ia mengerang saat kusentuh bagian itu.
"Ahhhh..."
Suara erangan yang cukup panjang. Ia mulai membekap kepalaku makin dalam. Parahnya, aku akan kesulitan bernafas dengan posisi seperti ini. Kalau ini kuhentikan atau mengubah posisi akan mengganggu kenikmatan yang Ia dapatkan. Maka pilihannya adalah segera selesaikan. Kupacu kecepatan lidahku dalam memainkan klitorisnya. Jilat ke atas, sapu ke bawah, lalu putar. Dan aku mulai memainkan jari-jariku untuk mengerjai vaginanya. Cara ini cukup efektif. Ia makin meronta, bukan mendesah lagi.
"Mas Bayuu, oh,"