icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Bab 2
Tiga Tahun Pernikahan Tanpa Cinta
Jumlah Kata:985    |    Dirilis Pada:09/10/2022

Tiga tahun lalu, ayah Kirana gagal dalam bisnisnya dan akhirnya terkubur di dalam tumpukan utang. Banyak kreditur yang datang menghampiri mereka untuk meminta uang mereka kembali. Untuk melunasi utang mereka sesegera mungkin, Keluarga Tjandra tidak punya pilihan lain selain meminta bantuan dari Keluarga Hendrawan, karena kedua keluarga telah membuat kesepakatan bertahun-tahun yang lalu untuk menikahkan anak-anak mereka. Mereka berharap Kirana akan menikah dengan Reza, dan Keluarga Hendrawan akan memberi mereka sejumlah besar uang untuk membantu mereka melewati krisis ini.

Keluarga Hendrawan adalah keluarga yang kaya dan berkuasa, tetapi Reza Hendrawan adalah seorang playboy terkenal.

Kirana belum pernah bertemu dengan Reza sebelumnya, dan ada pria lain yang sedang disukainya saat itu. Awalnya, dia menolak ketika ayahnya memintanya untuk menikah dengan Reza. Tapi kemudian, ayahnya mengancamnya menggunakan ibunya yang sakit jiwa. Pada akhirnya, Kirana tidak punya pilihan lain selain menyetujui perintah ayahnya.

Sebelum pernikahan itu berlangsung, Keluarga Hendrawan dan Keluarga Tjandra telah mengatur pertemuan agar Kirana dan Reza bertemu.

Kirana merasa sangat enggan saat datang ke rumah Keluarga Hendrawan.

Hari itu, matahari bersinar begitu terik. Ketika Kirana melihat Reza untuk pertama kalinya, mata pria itu dipenuhi dengan ketidaksabaran. Namun, pria itu tetap terlihat sangat menarik. Pria itu mengingatkannya pada Romeo dari kisah cinta klasik.

Kirana merasakan jantungnya berdebar begitu kencang dan telapak tangannya menjadi basah saat Reza berjalan mendekatinya. Dia sama sekali tidak menyangka bahwa calon suaminya adalah pria yang sama dengan pria yang telah dia sukai selama bertahun-tahun lamanya.

Dia masih bisa mengingat dengan jelas percakapan pertama di antara mereka selama sore yang tenang itu. Dia menyapa Reza dengan nada gembira, "Halo. Perkenalkan aku adalah Kirana Tjandra, calon istrimu."

Reza mendengus saat menanggapi perkenalannya. Dia duduk di sofa sambil menyilangkan kakinya yang panjang dan berkata dengan nada dingin, "Kirana Tjandra? Terserah kamu saja. Sejujurnya, kakekku sedang sakit parah dan hanya bisa terbaring di atas ranjang. Kakekku ingin memiliki cicit sebelum dia meninggal. Aku tidak akan menikah denganmu jika kakekku dalam keadaan sehat. Keluargaku akan memberi keluargamu sejumlah uang untuk menyelesaikan masalahmu. Tapi setelah kita menikah, kita hanya akan menjadi suami dan istri yang sah secara hukum. Jangan harap aku akan mencintaimu atau peduli padamu. Tugasmu hanya untuk menghasilkan ahli waris untuk Keluarga Hendrawan. Apakah semua itu jelas untukmu?"

Kirana menatap matanya yang dingin dan tanpa emosi dan tahu bahwa pria itu sama sekali tidak menyukainya.

Tapi dia tetaplah Reza Hendrawan, pria yang dicintainya selama ini.

Ini adalah satu-satunya cara untuk dia bisa mendekati pria itu.

Dia akhirnya menikah dengan pria itu dengan penuh harapan. Dia mencoba yang terbaik dalam rumah tangganya. Dia bersikap baik padanya dan mencintainya. Selalu berharap bahwa mungkin suatu hari nanti pria itu akan memiliki perasaan untuknya.

Namun, ternyata dia salah besar.

Dalam tiga tahun terakhir, dia telah mengabdikan seluruh hatinya untuk pria ini. Dia bangun pagi-pagi setiap harinya untuk menyiapkan sarapan untuknya. Dia melakukan segalanya untuk pria itu, tetapi pria itu memperlakukannya seperti setitik debu sebagai imbalannya.

Pria itu sama sekali tidak ingat hari ulang tahunnya ataupun ulang tahun pernikahan mereka. Dia tidak pernah datang ke acara keluarga ketika para tetua merayakan ulang tahun mereka dan mereka seharusnya muncul di pesta itu bersama. Ada saat ketika dia mengalami sakit perut yang sangat parah sampai-sampai dia hanya bisa menggigil dan meringis. Ketika dia menelepon Reza, pria itu hanya memberitahunya melalui telepon, "Aku sangat sibuk sekarang. Jangan hubungi aku jika tidak ada hal yang mendesak."

Kemudian dia menutup telepon.

Pada saat itu, dia berjuang setengah mati untuk bisa sampai ke rumah sakit sendirian. Dia menandatangani dokumen-dokumen rumah sakitnya sendiri dan menyewa seorang perawat untuk merawatnya. Dia kembali ke rumah sendirian setelah dia keluar dari rumah sakit. Reza tidak pernah repot-repot bertanya di mana dia berada saat itu. Dia bahkan tidak yakin pria itu menyadari bahwa dia tidak pulang selama berhari-hari.

Namun, Reza sangat peduli pada Nita Setiadi.

Dia mengatur setiap masalah sepele untuk wanita itu.

Ketika Kirana menikah dengan Reza, dia bertemu dengan Nita, kakak ipar Reza.

Reza, kakak laki-lakinya, dan Nita adalah teman masa kecil dan mereka tumbuh besar bersama. Baik Reza dan kakaknya jatuh cinta pada Nita, tetapi Nita memilih kakak Reza untuk menjadi suaminya. Kemudian, kakaknya mengalami kecelakaan dan terluka parah. Sejak saat itu, kesehatannya memburuk. Setelah kakaknya dan Nita menikah, mereka berdua memilih untuk tinggal di luar negeri.

Sayangnya, kakak Reza akhirnya meninggal. Reza pergi ke luar negeri untuk membawa pulang abu kakaknya. Dia juga membawa Nita kembali ke kota itu bersamanya dan memberinya salah satu apartemennya untuk ditinggali.

Setiap kali sesuatu terjadi pada Nita, Reza akan langsung menemuinya.

Mereka berdua selalu bersama seolah-olah mereka adalah pasangan nyata, sementara Kirana, istri sah Reza, seakan-akan seperti orang asing baginya.

Kirana telah menghibur dirinya sendiri bahwa Nita hanyalah kakak ipar Reza. Reza tidak akan pernah berselingkuh dengan wanita itu.

Namun, suatu hari, dia menerima sebuah foto dari Nita. Di dalam foto itu, Reza mengenakan celemek dan sedang memasak di dapur. Kirana telah menikah dengan Reza selama tiga tahun, dan tidak sekali pun pria itu menyiapkan makanan untuknya.

Kirana tidak ingin memercayainya, jadi dia memutuskan untuk pergi mengunjungi Nita.

Reza yang membukakan pintu untuknya. Dia berdiri di pintu dengan mengenakan kemeja putih sederhana. Dia menatapnya dan bertanya dengan nada dingin, "Apa yang sedang kamu lakukan di sini?"

Nada suaranya terdengar penuh dengan rasa jijik. Dia berbicara padanya seolah-olah kehadirannya saja telah merusak seluruh harinya.

Nita berdiri di belakangnya, dan wanita itu hanya mengenakan handuk mandi yang melilit tubuhnya. Nita mengedipkan mata pada Kirana dengan sebuah seringai nakal.

Kirana menatap pemandangan yang ada di depannya. Dia tidak bisa memercayai matanya.

Nita adalah kakak ipar Reza. Bagaimana dia bisa berada di ruangan yang sama dengannya dengan mengenakan pakaian seperti itu?

Kirana menunggu sampai air matanya keluar, tapi dia sama sekali tidak merasakan apa-apa saat melihat mereka. Dia pikir dia akan marah saat melihat Reza dan Nita dalam situasi seperti itu, tapi dia bersikap tenang.

Mungkin karena Reza telah mengecewakannya berkali-kali sehingga dia telah kehilangan semua harapan. Semuanya sudah berakhir. Dia membalikkan badannya dan berjalan pulang.

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Seks Tanpa Cinta2 Bab 2 Tiga Tahun Pernikahan Tanpa Cinta3 Bab 3 Seperti yang Kamu Inginkan4 Bab 4 Tidak Ada Tempat untuk Pergi5 Bab 5 Cinta Tidak Bisa Dipaksakan6 Bab 6 Ayo Kita Mabuk-mabukan!7 Bab 7 Di dalam Bar8 Bab 8 Aku yang Traktir Minumannya9 Bab 9 Setiap Menit Bersamanya Terasa Menyiksa10 Bab 10 Menjauhlah dari Dia11 Bab 11 Sisi Lain Kirana12 Bab 12 Seorang Wanita yang Menawan13 Bab 13 Apakah Kamu Serius dengan Perceraian Itu 14 Bab 14 Kondisi Pasien Sangat Kritis15 Bab 15 Aku Tidak Akan Melahirkan Bayimu16 Bab 16 Aku Tidak Akan Menceraikanmu!17 Bab 17 Sebuah Tempat untuk Mencari Sensasi18 Bab 18 Ciumannya19 Bab 19 Aku Tidak akan Kembali ke Tempat Itu20 Bab 20 Apa Kamu Gila 21 Bab 21 Wanita yang Sudah Menikah Lebih Terampil Merayu22 Bab 22 Dia Pasti Berhubungan dengan Banyak Pria23 Bab 23 Kamu Harus Datang Sendiri dan Mengambil Tubuhnya24 Bab 24 Beraninya Kamu Memukul Istriku 25 Bab 25 Seorang Pria Berengsek26 Bab 26 Tidak Semudah Itu27 Bab 27 Aku Tidak akan Menjejakkan Kakiku Lagi ke Villa Ini28 Bab 28 Kamu Harus Membayar Atas Apa yang Baru Saja Kamu Lakukan29 Bab 29 Kamu Bukan Pelacur, 'kan 30 Bab 30 Kamu Membuatku Muak!31 Bab 31 Api Cinta32 Bab 32 Minta Maaf Padanya33 Bab 33 Keluar34 Bab 34 Kamu Terlalu Bangga35 Bab 35 Tidak Ada Pria yang akan Menolaknya36 Bab 36 Karir Adalah Hal yang Paling Penting Bagi Seorang Pria37 Bab 37 Akulah Satu-satunya Nyonya Hendrawan38 Bab 38 Dia Selalu Menjadi Korban39 Bab 39 Bercerai40 Bab 40 Siapa Orang Tua itu 41 Bab 41 Banyak Penggemar42 Bab 42 Kenakan Pakaianmu43 Bab 43 Kamu Tidak Bisa Menikahi Wanita Lain44 Bab 44 Apakah Kamu Telah Menyinggung Seseorang 45 Bab 45 Dia Masih Tidak Menginginkanmu46 Bab 46 Apakah Kamu Hamil 47 Bab 47 Ayah dari Bayi48 Bab 48 Aku Akan Melahirkan Bayi Ini49 Bab 49 Mengapa Berpura-pura Seakan-Akan Kamu Peduli50 Bab 50 Menyebabkan Masalah Lagi51 Bab 51 Orang Lain yang Bisa Dia Peras Uangnya52 Bab 52 Seumur Hidup Tidak Akan Bisa Membayarnya.53 Bab 53 Ini Semua Salahmu54 Bab 54 Wanita Murahan55 Bab 55 Aku Tidak Tertarik56 Bab 56 Aku Menculik Istrimu dan Istri Kakakmu57 Bab 57 Bom Waktu58 Bab 58 Situasi Harus Memilih Satu59 Bab 59 Kamu Hanya Seorang Wanita Simpanan60 Bab 60 Kirana Tidak Menginginkanmu Lagi61 Bab 61 Jangan Membuat Setiap Pernikahanmu Menyedihkan62 Bab 62 Apa Kamu Pernah Jatuh Cinta 63 Bab 63 Beritahukan Hargamu64 Bab 64 Sebuah Hati yang Tangguh65 Bab 65 Dia Melemparkan Dirinya Padanya66 Bab 66 Melakukan Aborsi67 Bab 67 Kamu Pikir Itu Bisa Dibilang Beruntung 68 Bab 68 Keluar dari Sini69 Bab 69 Ada Masalah Apa Denganmu 70 Bab 70 Reza adalah Seorang Bajingan71 Bab 71 Dia Tiba-tiba Mengerti72 Bab 72 Apakah Ada yang Salah dengan Reza 73 Bab 73 Kamu Tidak Pantas Disebut Sebagai Seorang Manusia74 Bab 74 Usaha Putus Asa75 Bab 75 Dia Ingin Mencium dan Memeluknya76 Bab 76 Aku Pikir Itu Berarti77 Bab 77 Seorang Pria Kusam78 Bab 78 Dia Liar di Dalam79 Bab 79 Bawa Aku Pergi Bersamamu80 Bab 80 Jangan Berpura-pura Suci dan Polos81 Bab 81 Menemui Orang Jahat Seperti Aku82 Bab 82 Berhubungan Seks Lagi83 Bab 83 Sungguh Memalukan, Pria Macho Bersikap Imut84 Bab 84 Kalian Adalah Pasangan yang Sempurna85 Bab 85 Dia Pasti Memiliki Lebih Banyak Rahasia86 Bab 86 Mengapa Kamu Tidak Mati Saja87 Bab 87 Dia Sangat Beruntung Bisa Menikahiku88 Bab 88 Biarkan Dia Bersenang-senang89 Bab 89 Jangan Lepaskan Aku90 Bab 90 Apakah Dia Tidak Menginginkanku Lagi 91 Bab 91 Semua Usahaku Sia-sia92 Bab 92 Aku akan Mengaku Kalah93 Bab 93 Membuat Dia Tidak Dapat Melakukan Apa pun94 Bab 94 Pria Itu Licik95 Bab 95 Jangan Sampai Aku Bertemu Denganmu Lagi96 Bab 96 Hanya Cinta Sesaat97 Bab 97 Reza yang Tidak Bersalah98 Bab 98 Kamu Bahkan Tidak Bisa Menjadi Simpanan99 Bab 99 Istri Satu-Satunya Tuan Hendrawan100 Bab 100 Masih Peduli Padanya