icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

CEO Dingin Itu Penyelamatku

Bab 9 9. Kecewa

Jumlah Kata:1664    |    Dirilis Pada: 01/07/2022

ana bahan bakar yang semakin mengobarkan gairahnya, Putra dibuat semakin menggila tiap kali tubuh mungil wanita itu menggeliat di bawahnya.

entuhannya. Bibir Putra ia rasakan semakin menyasar turun mendekati hutan yang menyembunyikan aset terindahnya. Sampai tiba-tiba Gi

waan. Setelah mendapatkan penolakan Embun tempo hari, kini ia juga

denganmu?" Giska bangkit seraya membenahi jubah mandinya kemudia

komitmen untuk tidak melakukan hal yang terlalu jauh sebelum kita resmi menikah, kamu lupa?" Giska berujar dengan bibir ge

n amat frustasi. "Entahlah, mungkin karena aku terlalu merindukan kam

salah dalam hal ini. Aku gan

pamit saja." Ucapan Putra berha

sebentar, lagian kita belum sempat ngobr

Besok kita masih bisa ketemu lagi, kok," tolak pria itu

tersemat di bibir, tapi Putra tahu kalau

au ada kesempatan nanti." Putra berpesan usa

," ujar Giska dengan tatapan penuh peringata

ukan itu sama dia. Sudahlah jangan ber

lah daun pintu kembali tertutup. Ia pun gegas kembali

atku selalu berpikiran ke arah itu terus. Ya Tuhan, ini sungguh san

an kecepatan sedang. Putra berharap Embun

*

sisinya. Seingat Embun, tadi mereka sama-sama naik kasur dan tidur bersa

ka hari telah malam. Ia pun gegas bangkit untuk me

itu di beberapa tempat pun,

ya Kak Putra,"

bun dengar derap langkah yang kian dekat. Ia menoleh dan melihat Putra sudah

kelaparan jadi buat jaga-jaga aku beli ini," kata Putra.

Kakak perg

Kita masih belum boleh keluar de

dan memindahkan makanan yang bar

apkan makanan untuknya, Embun terus bertanya-tanya dalam hati apakah suaminya itu benar-benar keluar

Biasanya kamu sangat men

Aku makan." Embu

ia pernikahannya baru seumur jagung, tapi nalurinya sebagai seorang istri tak mungkin salah. Embun berusaha untuk menyingkir

demi sebuah antisipasi. Embun yakin, dengan begitu dia bisa mengetahui apa-apa saja yang dil

i, apa Kakak mampi

giatan itu sejenak, mengambil gela

perlu. Tadi Kakak bilang kita bisa

k beli makanan kesukaan kamu. Kan s

hatnya dari pancaran mata Putra. Akan tetapi dia tak mau mem

. Selama ini aku bisa menyembunyikan hubunganku dengan Gisk

ia menjadi salah tingkah terlebih lagi s

i salah satu temannya, Embun mulai menjalankan misinya. Embun berjalan mengendap meninggalkan kamar membawa ponsel Putra kemudian mul

Embun mengg

a lagi jika sepanjang harinya terus ia habiskan dengan perasaan curiga dan was-was tentang apa saja per

Putra di nakas lalu bersiap mandi dan

ap layaknya seorang istri. Tak hanya setumpuk pakaian tersedia saat Putra membuka mata, dalam bak mandi pun telah terisi dengan air hangat lengkap dengan busa sabun aromaterapi yang w

telah tersedia dengan pelayanan dua puluh empat jam. Putra tahu sebesar apa kasih sayang Satria terhadap adiknya. Satria bahkan turun tangan langsung memintanya untuk meni

pembaringan lalu meraih cangkir y

nya sangat pas. Tidak terlalu manis tapi juga kental." Putra kembali menyesa

nghiasnya dengan sebutir telur mata sapi dengan kuning

aku b

tampan meski hanya mengenakan pakaian santai biasa. Aroma sabun menyeru

uk saja." Embun menyahut

b itu membuat Putra kembali teringat beta

al

akinya mencoba meredam sesuatu yang te

stikan semua keperluan s

tapannya berpindah menatap Embun dan sepiring na

Kak. Kenapa? Mukanya kayak nggak yakin gitu?" Embun mencebik meli

aih sendok bersiap mencic

a, dia juga memastikan kalau aku harus bisa melakukan hal yang memang sehar

enjawab singkat de

na? E

ernah aku makan." Putra tak bohong karena dia me

pujian dari sang suami. "Kala

memang nasi goreng buatan Embun sangat enak. Sementara Embun

u harus lebih giat lagi latihan masak supaya masakan yang aku sajikan b

itu memudar dan lenyap sepenuhnya usai dia melihat notifikasi pesan mas

aku akan jaga kalung ini baik-baik. Love you. Sampai ketemu lagi nanti. Rasanya sudah

dengan foto cantik wanita itu yang tengah berpose dengan gaya

saat tahu Putra benar

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 1. Ternyata Bukan Aku Pemilik Hatinya2 Bab 2 2. Ditinggalkan Di Malam Pertama3 Bab 3 3. Tak Tinggal Diam4 Bab 4 4. Tak Ingin Terbuai5 Bab 5 5. Wanita Seperti Apa 6 Bab 6 6. Strategi Pertama7 Bab 7 7. Begitu Banyak Rahasia8 Bab 8 8. Menuntaskan Kerinduan9 Bab 9 9. Kecewa10 Bab 10 10. Pertikaian Kecil11 Bab 11 11. Hampir Tertangkap Basah12 Bab 12 12. Akting Yang Sempurna13 Bab 13 13. Nasehat Bella14 Bab 14 14. Rela Melakukan Apa Saja15 Bab 15 15. Sebatas Mimpi16 Bab 16 16. Mengamuk17 Bab 17 17. Sebuah Keputusan18 Bab 18 18. Tragedi19 Bab 19 19. Tragedi Part 220 Bab 20 20. Hanya Orang Asing21 Bab 21 21. Curiga22 Bab 22 22. Hadiah Ulang Tahun23 Bab 23 23. Akhirnya Terbongkar24 Bab 24 24. Berita Besar25 Bab 25 25. Mencari Tahu26 Bab 26 26. Kembali Mencari Bukti27 Bab 27 27. Meninggalkan Semua Kenangan28 Bab 28 28. Kehilangan29 Bab 29 29. Tanpa Kabar Berita30 Bab 30 30. Membuka Lembaran Baru31 Bab 31 31. Tiga Purnama32 Bab 32 32. Hampa33 Bab 33 33. Insiden Kecil34 Bab 34 34. Karma35 Bab 35 35. Sesal Putra36 Bab 36 36. Mulai Terkuak37 Bab 37 37. Bukti Lain38 Bab 38 38. Hutang Yang Harus Dibayar39 Bab 39 39. Hancur Lebur40 Bab 40 40. Mengembalikan Nama Baik Embun41 Bab 41 41. Tak Sendiri Lagi42 Bab 42 42. Benar-benar Hancur43 Bab 43 43. Jatuh Cinta 44 Bab 44 44. Kasmaran45 Bab 45 45. Mulai Berjuang46 Bab 46 46. Pacar Pura-pura47 Bab 47 47. Bisikan Cinta Di Bawah Rintik Gerimis48 Bab 48 48. Hukuman Bagi Putra49 Bab 49 49. Gerak Cepat50 Bab 50 50. Tetangga Baru51 Bab 51 51. Lamaran52 Bab 52 52. Cinta Yang Bersambut53 Bab 53 53. Cincin Pengikat54 Bab 54 54. Akhirnya55 Bab 55 55. Suami Idaman56 Bab 56 56. Pertemuan Yang Tak Disengaja57 Bab 57 57. Penantian Yang Berakhir Manis58 Bab 58 58. Bukan Om-om Biasa59 Bab 59 59. Tak Sebanding60 Bab 60 60. Ikrar Suci61 Bab 61 61. Romantisme Pengantin Baru62 Bab 62 62. Senjata Makan Tuan63 Bab 63 63. Mas Davi 64 Bab 64 64. Embun Yang Memulai65 Bab 65 65. Candu Yang Mematikan66 Bab 66 66. CEO Dingin Itu Penyelamatku67 Bab 67 67. Tragedi Di Kantor Davi68 Bab 68 68. Gelora Dalam Lift69 Bab 69 69. Kedalaman Rasa70 Bab 70 70. Lelaki Terakhir71 Bab 71 71. Kabar Mengejutkan72 Bab 72 72. Bersedia Untuk Berlutut73 Bab 73 73. Kekuatan Cinta74 Bab 74 74. Tak Mengenalnya75 Bab 75 75. Berakhir Sia-sia76 Bab 76 76. Cari Masalah77 Bab 77 77. Salah Memilih78 Bab 78 78. Lahirnya Kebahagiaan79 Bab 79 79. Sedikit Masalah80 Bab 80 80. Jalan Keluar81 Bab 81 81. Dengan Cara Lain82 Bab 82 82. Terlalu Takut83 Bab 83 83. Mimpi Buruk84 Bab 84 84. Akan Berakhir85 Bab 85 85. Tenggelam Dalam Cinta86 Bab 86 86. Menantikan Hari Baru87 Bab 87 87. Memberikan Kejutan88 Bab 88 88. Bukan Sembarang Orang89 Bab 89 89. Baru Permulaan90 Bab 90 90. Kehilangan Semangat Hidup91 Bab 91 91. Ternyata Masih Belum Berakhir92 Bab 92 92. Lubang Di Hati93 Bab 93 93. Cinta Yang Senantiasa Terjaga94 Bab 94 94. Dengan Status Yang Berbeda95 Bab 95 95. Wanita Yang Berbeda96 Bab 96 96. Bumbu Cinta97 Bab 97 97. Menua Bersama98 Bab 98 98. Akhir Kisah Yang Menantang Takdir99 Bab 99 99. Cinta Luar Biasa100 Bab 100 100. Sedikit Drama