icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

CEO Dingin Itu Penyelamatku

Bab 3 3. Tak Tinggal Diam

Jumlah Kata:2095    |    Dirilis Pada: 01/07/2022

ura di depan Embun, tapi Putra jelas tak memiliki pilihan lain. Tak mengapa jika sekarang dia masih harus menyembunyikan hubu

g muda, karirnya cukup cemerlang ditunjang dengan penampilannya yang menawan. Banyak wanita yang tunduk dan bahkan terang-terangan mengejarnya

berpaling dari satu gadis. Giska Amanda merupakan dokter spesialis kandungan

bukankah kamu harus ke rumah

h pekat dengan aroma khas itu dari tangan kekasihnya. Giska langsu

kamu nggak

nya terlihat dipenuhi cinta kala manik matany

benar-benar memastikannya kalau dia sudah tidur k

gkin ada di sini sekarang

ncintaimu Put." Giska mak

ahun dan setelah itu kita bisa me

luwes karena memang mereka sering menghabiskan waktu berdua tanpa sepengetahuan ora

tepat di depan bibir Giska saat

bertanya dengan

gat, kita sedang di mana

u nggak

reka telah lama tak melakukannya. Putra menyambutnya dengan senang hati,

uhnya bergetar hebat melihat suaminya berciuman mesra dengan perempuan lain sementara

ja Embun mendengar semuanya karena dia berada di sana untuk waktu yang lama. Emb

mu pergi menemuinya, kak.' E

dari tempat terkutuk itu. Dari tempatnya berdiri, Embun dapat leluasa me

pada kening Giska, keduanya berebut menghirup oksigen sebanyak mungk

u jarinya, mengecup singkat bibir itu lagi

," Kata Giska usai momen

manja, dia nggak sebanding dengan kamu jadi hilangkan ketakutan yang ada d

sampai jatuh cin

a kita pacaran, dan selama

enikah dengan Embun,"

setahun, dan setelahnya kita bisa menikah dan hidup bers

erbalik menjadi jatuh cinta padanya dan

rnah jatuh cinta pada Embun, harus berapa kali ak

andainya hal

sama aku." Putra merengkuh tubuh keka

tuk menemui kamu kalau memang aku nggak beneran cinta sama

hampir tenggelam karena wanita itu teng

hatan dan kamu berdiri di sini dengan gaun setipis itu. Kamu bisa masuk

ih ingin di sini sam

n rencana kita dan aku nggak bisa membayangkan apa yang akan terjadi kalau sampai Satria mengetahui diam-diam aku selingkuh di belakang adikn

begitu aku kembali bekerja, oke?"

tra mencium keningnya lalu dengan langkah

menuju kamarnya. Aktingnya tak boleh sampai diketahui orang, dia harus tetap ber

mkan diri di bawahnya, berpura-pura tidur agar suaminya tak curiga. Debaran jantung Embun menghentak kuat saat mendengar bunyi da

anak remaja. "Kamu sangat cantik, jujur aku akui itu,

aksa matanya untuk terpejam karena tak s

kamu jatuh cinta dan tergila-gila padaku suatu saat nanti dan kamu

siapa yang menyangka kalau dalam hat

dengan telapak tangan. Putra terperanjat saat menyadari posisinya saat ini, dia sedang memel

k pun terbangun, matanya terasa berat dengan sisa kantuk yang masih menyergapnya. Embun tak bisa tid

sudah b

eheman singkat dan gega

apa yang bisa aku lakukan pada

ng itu hampir semua kursi telah terisi penuh. Embun menghentikan langkahnya saat melihat kedua mertuanya tengah berbincang,

gadis berbalut dress selutut warna kuning cerah yang sedang duduk menatap balas kekasihnya penuh ci

melambaikan tangan pada

tkan langkahnya kemudian du

a sekali tak terjadi apa-apa antara dirinya dan sang suami, Embu

ling bertatapan, seolah Putra sedang menghibur kekasihnya dan

ernah muda." Ayah mertua Embun menya

maan, terkecuali Giska yang seda

ama senang akhirnya kamu menjadi menantu Mama

juga bahagia karena ak

t dikasih momongan ya biar

...

arah Putra yang tampak panik men

saja makann

menunjukkan betapa dia sangat mencemaska

ekali sama Giska," Seloroh Satria. Kakak Embun itu melihat ada kejanggalan dalam di

asih SMA jadi kadang reflek gitu. Kamu kayak nggak kenal aku saja, Sa

mpai mengetahui hubungan gelapnya dengan Giska, karirnya bisa h

ah berbeda sekarang, kamu harus

aat Satria hendak membuka mulu

maaf y

. "Sudah, sebaiknya ki

nang lautan, akan tetapi dalam hati sebenarnya Embun bersorak menang kar

sebentar." Giska ba

mereka, lalu selang beberapa menit kemud

usaha menyangkalnya. Embun masih ingin mencoba mendapatkan hati suaminya, dan

Putra setengah berlar

is

dada Putra saat lelaki itu berha

uh kena

askan aku seperti tadi? Dengan kamu bersikap seperti itu yang ada orang justru ak

rjadi begitu saja dan

yang masih setengah basah, lalu teringat kalau ram

emalam," Kata Putra, ia tersenyum geli karena tahu Giska pasti telah

luntur lho." Putra mencubit g

pun lenyap dalam sekejap. Sepa

karibnya yang sekarang sudah menjadi adik iparnya saat ini, menyadari adik iparnya

ur Embun melihat kakak

t Kakak agak kurang n

anapun juga Satria tak boleh menggagalkan rencana yang sudah Embun susun

akaknya yang sudah semakin

egah kakaknya, mengulur waktu agar apa

gu!" Teriak

terlepas. Sepasang sejoli itu saling bertatapan, derap

knya kan?" Tanya Giska ketakutan. Wajahnya seputih kapas

angan Giska. Mereka berlari ke kamar mandi tapi kemudian t

ei

ka kenal betul pemilik suara yang baru saja mene

?" Bisik Giska lirih dan sarat akan keputusasaan. Bahkan unt

titik peluh dingin merembes di pelipisnya. Tamat sudah hidup dan k

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
CEO Dingin Itu Penyelamatku
CEO Dingin Itu Penyelamatku
“Embun kira dengan menikahi pria yang dicintainya maka hidupnya akan bahagia, tapi ternyata dugaannya salah besar. Pria yang dinikahinya itu tak seperti apa yang Embun bayangkan selama ini. Bukan kehidupan rumah tangga penuh cinta, melainkan neraka yang diciptakan sang suami untuknya. Putra, suaminya mencintai wanita lain yang bahkan telah Embun anggap layaknya kakak sendiri. Embun tak tinggal diam, dan sebagai seorang istri dia rela melakukan berbagai macam cara demi bisa mendapatkan cinta suaminya. Namun, saat kehadirannya tak lagi dianggap, saat semua pengorbanan dan perjuangannya dipandang sebelah mata, akankah Embun tetap mempertahankan keutuhan rumah tangganya? "Cintai aku sedikit saja, Kak," lirih Embun pilu usai menghabiskan malam bersama Putra. Bukan kata cinta yang Embun impikan selama ini dapat dia dengar, melainkan seperti sebilah pisau yang menghujam jantungnya saat suaminya menggaungkan nama wanita lain di akhir penyatuan mereka.”