icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

CINTA SATU MALAM DENGAN CEO

Bab 2 Pertemuan Kembali

Jumlah Kata:1313    |    Dirilis Pada: 24/05/2022

Tak ada

n Ar

ya, membuat pria itu terlonjak kaget hing

ak baik pagi ini,' batin Karan, mencuri pandang

abnya hingga Bos

bar uang 100 ribu yang ia temukan d

alkan oleh wanita yang me

g ia berikan semalam suntuk ternyata hanya b

at Arthur men

dupnya, baru kali ini ia dicampakkan oleh teman tid

n teman tidurnya lebih dulu setel

pagi

Harga dirinya hancur tak tersisa karena

kaya dengan perusahaan yang terkenal di berb

ribu oleh teman tidurnya. Hingga ras

dalam sekejap di media sosial. Bahkan mungkin wajahnya akan dipajang di ma

t Arthur yang kini mem

i melihat hal tersebut. Dirinya ingin k

emanggil Karan, tapi pria itu tak juga memb

ar

tnya. Ia melirik ragu pada Bosnya

a tetap tenang meski ludahnya te

a menatap Karan yang

. Ia mengalihkan pan

ahu, jika dia ditinggalkan oleh te

gurungkan niatnya. Bisa hancur harga

ndangan ke arah lain dengan ekspresi mengenaska

aran semakin bertanya-tanya akan

memberi isyarat pada Karan

. Sedikit membungkukkan badannya sebelum

ang pintu. Ia menoleh ragu menatap Bo

Karan membatin sebelum keluar d

in keras. Di dalam benaknya sudah

an wanita itu, ba

ayar banyak orang untuk me

!' geram Arthur dalam hati. Mengepal

tahari mulai terasa

berdiri di halte bus dengan m

umam Athena sedikit mendongak menatap langit b

berapa bahan makanan yang telah habis

iang ini terasa lebi

umam Athena, kemudian menatap kanan dan

ni Athena telah tiba di dep

p dalam diam kondisi ruang

a," gumam Athena saat tak lagi meli

apartment yang sama. Hanya kadang-kadang sa

edua orang tua mereka pun berteman. Jadi Lina dan Athena cukup ta

Mulai menyusun satu persatu bela

il di sela-sela kegiatannya. Ia

yinya sendiri. Dia tidak sabar menant

k membuahkan hasil?"

u jarinya. Kebiasaan yang selalu

setelah berhubungan intim adalah seminggu. Lalu, bagaim

ening Athena. Segera ia menggeleng

mbuahkan hasil." Ucapnya tegas, mencoba untuk tetap be

giatannya yang tertunda. Mengalihkan pem

GU KEM

Hiks

duduk di sofa ruang tamu, mengalihkan fokusnya menata

rapa menit sejak sahabatnya itu masuk ke dalam sana, tapi b

a. Memasuki dapur untuk me

buka pintu kamar mandi. Tersentak me

lantai kamar mandi sambil memegan

ras membuat Lina segera mendekat

a? Kok nangis?" Tanya Lina

erisak, membuat hati Lina teras

." Lirih

beo dengan raut

ga

an

ingga tatapannya tertuju pad

u menghela napas pelan. It

a, kamu paksain garis satunya naik." U

ar dari bibir Athena, membuat Lina

yataan bodoh!' Lina mer

ak orang yang ke tipu." Ujar Lina, mencoba sabar. Ia lu

mendengar hal itu. Ia tidak

harus dia lak

dokter aja?" Tanya Athena. Ia harus melakukan sega

iam tak bisa

tu ingin memiliki anak h

hea?" Tanya Lina, ia harus mencoba sangat

udah. Kita ke rumah sakit

ntu sahabatnya untuk bangkit dan bergegas ke rumah

*

terdengar tanpa henti membuat beberapa orang yang

rjalan bagai tak menyadari

agi orang yang mau jadi penyumbang kecebong."

! I-iya," l

t. Bersiap mendekat ke tepi jalan, tepatn

a di sampingnya terhenti. Lina menatap penuh tany

anya Lina, mencoba mengiku

rlari meninggalkan Lina, m

kita bica

membuat sosok pria mematu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 ONS2 Bab 2 Pertemuan Kembali3 Bab 3 Baiklah, Kita Lakukan Lagi4 Bab 4 Kekasih5 Bab 5 Di mana Kamu Menemukannya 6 Bab 6 Ke Apartemen7 Bab 7 Siapa 8 Bab 8 Wanita Polos9 Bab 9 Ayah, Ibu 10 Bab 10 Kenangan Lama11 Bab 11 Hanya Rasa Penasaran Sesaat12 Bab 12 Itu Panas13 Bab 13 Kepanikan Lina14 Bab 14 Pertanyaan Aneh15 Bab 15 Perjodohan16 Bab 16 Restoran17 Bab 17 Pertemuan Kecil18 Bab 18 Sebatas Rasa Nyaman19 Bab 19 Hampir Ketahuan20 Bab 20 Keributan di Lobi21 Bab 21 Aku Mau Makan Kamu22 Bab 22 Kediaman Davidson 23 Bab 23 Rencana24 Bab 24 Anak Pungut25 Bab 25 Kangen26 Bab 26 Bercocok Tanam27 Bab 27 Testpack28 Bab 28 Merajuk29 Bab 29 Beli Semua30 Bab 30 Perasaan Tak Tenang31 Bab 31 Kecelakaan32 Bab 32 Kegugupan Arthur33 Bab 33 Ayah Mertua34 Bab 34 Ancaman35 Bab 35 Habis Ngapain 36 Bab 36 Saingan37 Bab 37 Jauhi Athena!38 Bab 38 Ayo menikah39 Bab 39 Hanya Kelilipan40 Bab 40 Bantuan41 Bab 41 Gigit lalu Hisap42 Bab 42 Mimpi Buruk43 Bab 43 Ruangan Arthur44 Bab 44 Lamaran45 Bab 45 Bercak Merah46 Bab 46 Wanita Pengganggu 47 Bab 47 Peringatan48 Bab 48 Percakapan Lina dan Kiara49 Bab 49 Sogokan50 Bab 50 Informasi yang Ditunggu51 Bab 51 Kafe52 Bab 52 Pertanyaan53 Bab 53 Dia Wanita Itu 54 Bab 54 Athena Diculik !55 Bab 55 Tolong56 Bab 56 Hamil57 Bab 57 Resah58 Bab 58 Berita59 Bab 59 Terima kasih, Arthur60 Bab 60 Rujak61 Bab 61 Marahan 62 Bab 62 Kangen63 Bab 63 Kamu Hamil 64 Bab 64 Pelukan dari Belakang65 Bab 65 Panik66 Bab 66 Luka Masa Lalu67 Bab 67 Hanya Mimpi68 Bab 68 Apa Kabur Saja 69 Bab 69 Perbincangan di Taman70 Bab 70 Kecewa71 Bab 71 Kekasih Masa Lalu72 Bab 72 Perjanjian73 Bab 73 Pusat Perbelanjaan74 Bab 74 Patah Hati75 Bab 75 Kakek 76 Bab 76 Keputusan77 Bab 77 Pembicaraan di Ruang Rawat78 Bab 78 Keluarga! 79 Bab 79 Kesalahpahaman Arthur80 Bab 80 Apartment Lina81 Bab 81 Memulai Awal Baru82 Bab 82 Pertemuan Yang Ditunggu83 Bab 83 Foto dari Pesan WhatsApp84 Bab 84 Pengakuan Gibran85 Bab 85 Pria Brengsek!86 Bab 86 Kembali Berbaikan87 Bab 87 Rencana Jahat Jenice88 Bab 88 Tak Peduli89 Bab 89 Kejadian Na'as90 Bab 90 Terguncang91 Bab 91 Obsesi Jenice92 Bab 92 Kabar Bahagia yang Ditunggu93 Bab 93 Pembicaraan Serius Kakek Gerald94 Bab 94 Dalang Sesungguhnya95 Bab 95 Ketakutan Arthur96 Bab 96 Nomor tak Dikenal97 Bab 97 Kemarahan Arthur yang Meluap98 Bab 98 Lepaskan, Jenice!!99 Bab 99 Dimulainya Pembalasan100 Bab 100 Pelukan Penuh Haru