icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

ULANG TAHUN IBU MERTUA

Bab 9 Tukang Ngadu

Jumlah Kata:989    |    Dirilis Pada: 09/05/2022

ya. Kucari gambar yang tadi Ajeng kirim

apku sambil me

tikannya dengan saksama gambar pa

kan? Emangnya mereka kenapa?" tanyanya. Rupany

bak Mirna pake mirip banget sama gelang yang kita beli

. Dia menatapku dengan

itu? Kita 'kan belinya di toko emas biasa. Jadi, pastinya banyak

maksakan pendapatku sebelum memastikan sendiri jika

galihkan perhatian kami, Mas Alka k

gan penampilan bersahaja. Hidung bangir dan rambut ikalnya membuat wajahnya lebih mirip keturun

u lembut ternyata hatinya untuk sekadar menaruh prasangka. Namun, dalam hati kuyakin jika semu

melaksanakan salat, aku bergegas pulang. Bukan apa-apa, Mas Alka pasti berjualan hingga larut menunggu

a sekali tidak datang memenuhi permintaan Mas Hamish untuk membantu mengecat rumahnya. Sekali lagi, aku tidak

mendekat. Mas Alka sedang mengungkep ayam di dapur kecil kami yang hanya memiliki ukuran dua kali satu meter, di samping kamar ma

...

epeda motor itu ibu mertuaku. Tanpa salam dan tanpa basa-bas

sehat?" Aku berdiri dan menghampirin

ngucap salam. Sok alim banget kam

ada maksud sedikit pun terl

k, Ma." Aku menjelaskan agar dia tidak salah paham. Lalu mengges

angi sayuran. Ada daun kemangi yang menumpuk, cabai dan bekas petikan batangnya, bawang merah juga ba

patnya sempit dan kotor seperti itu?

apas, salah ap

mengungkep ayam dia mandi sepertinya. Sepulang da

ar dengan handuk men

tempat tinggalku, Ma?" sapa Mas Alka. Dia ber

nerima uluran tangan Mas Alka. Lelakiku itu ber

ke sini," celoteh suami

yur ke tepi. Kemudian bergegas mem

juga. Dia melirik sin

a tampaknya sebegitu tid

num untuk mama,

gaduk ungkep ayam Dan mematikan kompornya, tampaknya sudah matang. Ke

membantu. Apalagi kondisi kamu serba kekurangan kayak gini. J

manis hangat itu di depan wanita yang duduk menyan

adanya." Aku membungkuk hormat dan

, sih?" Mas Alka

menyimak obrolan mereka, tanganku kembal

datang. Mau jadi apa kamu, Ka? Kalau sama saudara sendiri sudah gak mau saling ba

la Mas Alka. Tampaknya dia enggan bercerita yang sebenarnya

. Jadi, setidaknya kalau kamu butuh uang, butuh pinjaman, mereka kasihan dan mau membantu kalian. Lagian cuma bantuin ngecat

apas. Mungkin sedang menet

Alka menatap wanita itu. Sepertinya

Bantuin dia. Siapa tahu nanti kamu dikasih

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
ULANG TAHUN IBU MERTUA
ULANG TAHUN IBU MERTUA
“"Aku tidak mengirim istriku untuk menjadi pembantu di sini, Ma. Kenapa dia sibuk mengambil piring dan gelas kotor, sementara kalian enak-enakan makan?" Alka melempar protes ketika sang istri yang dicintainya diperlakukan semena-mena. Menjadi orang tidak berpendidikan tinggi dan tidak berpunya membuat Madina dibeda-bedakan di keluarga suaminya. Terlebih Alka---sang suami, memiliki pendidikan paling rendah juga disbanding ketiga kakaknya. Tuti---ibu mertua Madina terasa sangat pilih kasih. Sering kali dia memperlakukan Madina seperti pembantu dan bukan menantu. Pada acara ulang tahunnya, Madina dicibir dan direndahkan. Bahkan dia disuruh membantu membereskan piring dan gelas kotor. Mereka mengira Madina datang hanya untuk menumpang makan, karena sepertinya tidak mungkin dia membelikan hadiah yang mewah. Semua anggota keluarga tahu jika Madina dan Alka hidupnya hanya rata-rata. Semua hinaan, kepedihan dan rongrongan dari keluarga sang suami membuat rumah tangganya kerap kali diterpa badai. Terlebih Tuti---sang ibu berharap memiliki besan dengan seorang yang terpandang. Dia mencoba memasukkan Ratna dalam kehidupan sang putra. Para Ipar dan Mertua Madina berusaha keras agar Ratna bisa menjadi istri kedua dari Alka. Bagaimanapun mereka diiming-imingi kehidupan mewah dan menyenangkan oleh Ratna. Hingga akhirnya persekongkolan itu membuat sebuah kesalah fahaman besar terjadi antara Madina dan Alka sehingga membuat mereka terpisah jarak dan antara. Dalam kesendirian itu, Madina yang memang sudah merintis karir dalam dunia literasi menemukan jalan rejekinya. Salah satu novel yang ditulisnya viral dan dirinya mendadak terkenal dengan nama pena yang tidak diketahui oleh keluarga suaminya. Begitu pun dengan Alka yang merasa ditinggalkan dan mengira jika Madina lebih memilih lelaki dari masa lalunya, dia sibuk memperbaiki kehidupan ekonominya. Akankah keduanya kembali dipertemukan dan bisa menjalani hidup penuh kebahagiaan? Ataukah semuanya berakhir, Madina dan Alka berjalan masing-masing dengan pilihan hidupnya?”
1 Bab 1 Bu, Dia Istriku, Bukan Pembantu!2 Bab 2 Kue Ulang Tahun3 Bab 3 Belum Dibuka4 Bab 4 Kosong 5 Bab 5 Antara Ada dan Tiada6 Bab 6 Belagu!7 Bab 7 Gelang yang Mirip8 Bab 8 Cup9 Bab 9 Tukang Ngadu10 Bab 10 Ujung-ujungnya Duit 11 Bab 11 Menantu Miskin12 Bab 12 Detektif13 Bab 13 Petir Di Siang Bolong14 Bab 14 Apakah Ini Hanya Siasat15 Bab 15 Tamu Mama Mertua16 Bab 16 Apakah Ini Hanya Prasangakaku 17 Bab 17 Pesan Dari Wanita Itu18 Bab 18 Ide Gila Mereka19 Bab 19 Kebaya Untuk Ratna20 Bab 20 Nama Pena21 Bab 21 Panas22 Bab 22 Pergi Dari Rumah Ini!23 Bab 23 POV IBU MERTUA - Gagal24 Bab 24 Makasih, Ya, Dek!25 Bab 25 POV IBU MERTUA - Tumbang26 Bab 26 Ganteng-Ganteng Tukang Parkir27 Bab 27 Hai Madinaku, Apa Kabar 28 Bab 28 Mas Alka, Jangan!29 Bab 29 Berburu Dengan Waktu30 Bab 30 Pulang31 Bab 31 Penyesalan Tak Bertepi32 Bab 32 Kenapa Ke Sini Lagi 33 Bab 33 Dering Ponsel Yang Hilang34 Bab 34 Sepeda Motor Mas Alka35 Bab 35 Dek!36 Bab 36 Wanita yang Kurindukan37 Bab 37 Melepas Rindu38 Bab 38 Main Belakang39 Bab 39 Keributan40 Bab 40 Akan Kubongkar!41 Bab 41 Rencana Keji42 Bab 42 Kecelakaan43 Bab 43 Sakit Hatiku44 Bab 44 Investigasi45 Bab 45 Kukembalikan Gelang Itu!46 Bab 46 Berhubungan Dengan Polisi47 Bab 47 Saya Tidak Bersalah, Pak!48 Bab 48 Labrak, Gaesss!49 Bab 49 Rumah Ini Disita50 Bab 50 Perempuan Itu 51 Bab 51 Lampu Merah52 Bab 52 Akhir Cerita