icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

ULANG TAHUN IBU MERTUA

Bab 4 Kosong

Jumlah Kata:900    |    Dirilis Pada: 09/05/2022

nya sambil menyimpan kembali kotak itu. Dia beral

tergurat, tapi segera disembunyikannya. Dia duduk kembali di sam

melihat dua buah jam tangan ternama ada di dalam kotak kad

Gak pelit juga ngasih hadiah buat calon mertua," ucapnya sambil tersenyu

kan sempurna. Punya anak mantu yang baik semua,"

ucapnya lagi. Sudut netranya melirik ke arahku. Mas Alka tidak menyimak sepertinya, kalau dia me

bongan orang tuanya Gibran?" Aku bertanya pada Ajen

lagi, Mbak," ucapny

u bentar, ya." pami

ang usil bilang saja padaku,

. Seolah aku ini orang yang paling rentan dis

lkan. Sekilas menoleh pada Bi Romsih yang tampak sedang sibuk dengan cucian piring yang tak henti. Ada rasa iba di hati. Akhi

?" tanyaku sambil menggulu

," ucapnya dengan wajah

ya, Bi." Aku

bibi. Upahnya sebagian sudah habis ju

engambil kursi plastik kecil dan duduk d

gi uang simpanan. Sejak ditinggal almarhum,

niatan nikah lagi?

udi yang diungkit suatu hari nanti oleh ayah sambungnya. Anak bibi masih kecil-kecil soalnya.

ntara tanganku sudah membantu Bi Romsih untu

ih sambil membantunya. Namun, suara seseora

epan bareng kami. Kamu tuh cocoknya jadi pembantu bukan menantu." sinis Mba

banget, ya. Pastinya isinya gak sebanding dengan barang

h. Aku sontak berdiri, gigiku gemelutuk menahan marah. Andai dia

ergeletak di sana. Aku menoleh pad

g lain, setidaknya jangan menghinanya seperti ini," ucap

ot? Ambil saja kalau memang kamu mau bawa pulang

ringah Mas Alka ketika menghitung recehan dalam t

sudah cukup. Semoga ibu suka kalau gelang itu dijadikan kado

tinya terketuk ya, Mas. Apalagi kalau dia sampai memberikan restu p

mpat belikan kamu perhiasan mewah. Mas mau beliin mama dulu, nant

knya kita tinggikan. Aku malah bangga sama kamu, Mas," ucapku sambil menatap lekat wajahnya. Ada rasa haru melihat kedu

a depan kita. Mas pengin membesarkan usaha kita, Dek. Gak hanya angkringan. Siapa tahu nan

sokan harinya bisa langsung berangkat ke pasar

rna tadi. Dia yang dilemparkan, tapi hati ini yang terluka. Namun, kedua alisk

a ke mana? Apakah

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
ULANG TAHUN IBU MERTUA
ULANG TAHUN IBU MERTUA
“"Aku tidak mengirim istriku untuk menjadi pembantu di sini, Ma. Kenapa dia sibuk mengambil piring dan gelas kotor, sementara kalian enak-enakan makan?" Alka melempar protes ketika sang istri yang dicintainya diperlakukan semena-mena. Menjadi orang tidak berpendidikan tinggi dan tidak berpunya membuat Madina dibeda-bedakan di keluarga suaminya. Terlebih Alka---sang suami, memiliki pendidikan paling rendah juga disbanding ketiga kakaknya. Tuti---ibu mertua Madina terasa sangat pilih kasih. Sering kali dia memperlakukan Madina seperti pembantu dan bukan menantu. Pada acara ulang tahunnya, Madina dicibir dan direndahkan. Bahkan dia disuruh membantu membereskan piring dan gelas kotor. Mereka mengira Madina datang hanya untuk menumpang makan, karena sepertinya tidak mungkin dia membelikan hadiah yang mewah. Semua anggota keluarga tahu jika Madina dan Alka hidupnya hanya rata-rata. Semua hinaan, kepedihan dan rongrongan dari keluarga sang suami membuat rumah tangganya kerap kali diterpa badai. Terlebih Tuti---sang ibu berharap memiliki besan dengan seorang yang terpandang. Dia mencoba memasukkan Ratna dalam kehidupan sang putra. Para Ipar dan Mertua Madina berusaha keras agar Ratna bisa menjadi istri kedua dari Alka. Bagaimanapun mereka diiming-imingi kehidupan mewah dan menyenangkan oleh Ratna. Hingga akhirnya persekongkolan itu membuat sebuah kesalah fahaman besar terjadi antara Madina dan Alka sehingga membuat mereka terpisah jarak dan antara. Dalam kesendirian itu, Madina yang memang sudah merintis karir dalam dunia literasi menemukan jalan rejekinya. Salah satu novel yang ditulisnya viral dan dirinya mendadak terkenal dengan nama pena yang tidak diketahui oleh keluarga suaminya. Begitu pun dengan Alka yang merasa ditinggalkan dan mengira jika Madina lebih memilih lelaki dari masa lalunya, dia sibuk memperbaiki kehidupan ekonominya. Akankah keduanya kembali dipertemukan dan bisa menjalani hidup penuh kebahagiaan? Ataukah semuanya berakhir, Madina dan Alka berjalan masing-masing dengan pilihan hidupnya?”
1 Bab 1 Bu, Dia Istriku, Bukan Pembantu!2 Bab 2 Kue Ulang Tahun3 Bab 3 Belum Dibuka4 Bab 4 Kosong 5 Bab 5 Antara Ada dan Tiada6 Bab 6 Belagu!7 Bab 7 Gelang yang Mirip8 Bab 8 Cup9 Bab 9 Tukang Ngadu10 Bab 10 Ujung-ujungnya Duit 11 Bab 11 Menantu Miskin12 Bab 12 Detektif13 Bab 13 Petir Di Siang Bolong14 Bab 14 Apakah Ini Hanya Siasat15 Bab 15 Tamu Mama Mertua16 Bab 16 Apakah Ini Hanya Prasangakaku 17 Bab 17 Pesan Dari Wanita Itu18 Bab 18 Ide Gila Mereka19 Bab 19 Kebaya Untuk Ratna20 Bab 20 Nama Pena21 Bab 21 Panas22 Bab 22 Pergi Dari Rumah Ini!23 Bab 23 POV IBU MERTUA - Gagal24 Bab 24 Makasih, Ya, Dek!25 Bab 25 POV IBU MERTUA - Tumbang26 Bab 26 Ganteng-Ganteng Tukang Parkir27 Bab 27 Hai Madinaku, Apa Kabar 28 Bab 28 Mas Alka, Jangan!29 Bab 29 Berburu Dengan Waktu30 Bab 30 Pulang31 Bab 31 Penyesalan Tak Bertepi32 Bab 32 Kenapa Ke Sini Lagi 33 Bab 33 Dering Ponsel Yang Hilang34 Bab 34 Sepeda Motor Mas Alka35 Bab 35 Dek!36 Bab 36 Wanita yang Kurindukan37 Bab 37 Melepas Rindu38 Bab 38 Main Belakang39 Bab 39 Keributan40 Bab 40 Akan Kubongkar!41 Bab 41 Rencana Keji42 Bab 42 Kecelakaan43 Bab 43 Sakit Hatiku44 Bab 44 Investigasi45 Bab 45 Kukembalikan Gelang Itu!46 Bab 46 Berhubungan Dengan Polisi47 Bab 47 Saya Tidak Bersalah, Pak!48 Bab 48 Labrak, Gaesss!49 Bab 49 Rumah Ini Disita50 Bab 50 Perempuan Itu 51 Bab 51 Lampu Merah52 Bab 52 Akhir Cerita