icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

ULANG TAHUN IBU MERTUA

Bab 10 Ujung-ujungnya Duit

Jumlah Kata:993    |    Dirilis Pada: 09/05/2022

apas. Mungkin sedang menet

Alka menatap wanita itu. Sepertinya

Bantuin dia. Siapa tahu nanti kamu dikasih u

pun aku datang nanti, aku berarti memang mau membantu dia. Sebenarnya yang membuatku malas ke s

k. Dia menegakkan duduknya d

ada apa-apa, pasti dia jadi penyumbang dana paling besar. Lah istri kamu, apa? Sudah kalian

Mama datang cuma buat membanding-bandingkan dia, me

etiap kali ibu mertuaku

iapkan jualan makanya sehari sebelum acara hanya datang sebentar. Itu pun aku hanya sendirian, mengecek berbag

n tahu, bahkan hanya menyumbang tidak lebih dari seperempatnya yang Mbak Mirna sumbangkan untuk acara ulang tahun ma

bangkan itu sudah hasil menyisihkan dari jualan setiap hari, bahkan aku rela menekan keinginanku agar demi bisa menyumbang sedikit rezeki untu

k rela mendengar hal buruk tentang Mbak Mirna-menantu kesayangannya. Jadi, sudah bisa dipasti

h Mas Hamish. Paling lusa baru bisa, soalnya sudah belanja ba

ot naik ojek ke sini. Mana jauh, panas, tempatnya gak nyaman banget

an pembicaraan. Tampak tidak ingin berko

a. Mereka mau patungan untuk biayanya. Mama kasih tahu saja dari sekarang biar kalian bisa nabung kalau mau nyumbang. At

as Mbak Mirna dan ocehannya, tetapi te

ke Mama, kok. Lah, sekarang kondisi aku aja cari makan tiap hari cuma dari jua

n, tapi ya ... tolong ngerti kondisi aku yang harus bekerja kasar seperti ini untuk bert

b kamu aja yang emang bawa sial. Pas kamu butuh uang, papa malah meninggal. Sudahlah ... mama gak mau b

ergegas mengambil jaket yang tergantung pada kapstok di belakang pi

u mertuaku tidak menyahut. Dia berj

at mama." Begitulah Mas Alka, rasa sayangnya jauh lebih besar daripada rasa kesal yang ker

uang. Mereka tidak pernah bertemu dalam satu pandangan yan

iap kali berbicara pasti takarannya adalah uang, uang, dan uang. Ya Allah, jadik

a?!" pekik Ma

yang sudah berisi potongan ayam itu. Kumasukan pla

ng menunjukkan arah ibu mertuaku. Aku mengerti,

ong ayam. Semoga Mama suk

dia menerima kantong p

ri kami gak dipakai? Ma

anyakan perihal gelang itu

gi. Pantesan kamu gembok biar gak malu dibuka didepan orang, ya

. Beliin emas imitasi malah buat mama alergi, nih," ucapnya dengan w

n meruncing. Tidak salah lagi, pasti gelang emas murni

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
ULANG TAHUN IBU MERTUA
ULANG TAHUN IBU MERTUA
“"Aku tidak mengirim istriku untuk menjadi pembantu di sini, Ma. Kenapa dia sibuk mengambil piring dan gelas kotor, sementara kalian enak-enakan makan?" Alka melempar protes ketika sang istri yang dicintainya diperlakukan semena-mena. Menjadi orang tidak berpendidikan tinggi dan tidak berpunya membuat Madina dibeda-bedakan di keluarga suaminya. Terlebih Alka---sang suami, memiliki pendidikan paling rendah juga disbanding ketiga kakaknya. Tuti---ibu mertua Madina terasa sangat pilih kasih. Sering kali dia memperlakukan Madina seperti pembantu dan bukan menantu. Pada acara ulang tahunnya, Madina dicibir dan direndahkan. Bahkan dia disuruh membantu membereskan piring dan gelas kotor. Mereka mengira Madina datang hanya untuk menumpang makan, karena sepertinya tidak mungkin dia membelikan hadiah yang mewah. Semua anggota keluarga tahu jika Madina dan Alka hidupnya hanya rata-rata. Semua hinaan, kepedihan dan rongrongan dari keluarga sang suami membuat rumah tangganya kerap kali diterpa badai. Terlebih Tuti---sang ibu berharap memiliki besan dengan seorang yang terpandang. Dia mencoba memasukkan Ratna dalam kehidupan sang putra. Para Ipar dan Mertua Madina berusaha keras agar Ratna bisa menjadi istri kedua dari Alka. Bagaimanapun mereka diiming-imingi kehidupan mewah dan menyenangkan oleh Ratna. Hingga akhirnya persekongkolan itu membuat sebuah kesalah fahaman besar terjadi antara Madina dan Alka sehingga membuat mereka terpisah jarak dan antara. Dalam kesendirian itu, Madina yang memang sudah merintis karir dalam dunia literasi menemukan jalan rejekinya. Salah satu novel yang ditulisnya viral dan dirinya mendadak terkenal dengan nama pena yang tidak diketahui oleh keluarga suaminya. Begitu pun dengan Alka yang merasa ditinggalkan dan mengira jika Madina lebih memilih lelaki dari masa lalunya, dia sibuk memperbaiki kehidupan ekonominya. Akankah keduanya kembali dipertemukan dan bisa menjalani hidup penuh kebahagiaan? Ataukah semuanya berakhir, Madina dan Alka berjalan masing-masing dengan pilihan hidupnya?”
1 Bab 1 Bu, Dia Istriku, Bukan Pembantu!2 Bab 2 Kue Ulang Tahun3 Bab 3 Belum Dibuka4 Bab 4 Kosong 5 Bab 5 Antara Ada dan Tiada6 Bab 6 Belagu!7 Bab 7 Gelang yang Mirip8 Bab 8 Cup9 Bab 9 Tukang Ngadu10 Bab 10 Ujung-ujungnya Duit 11 Bab 11 Menantu Miskin12 Bab 12 Detektif13 Bab 13 Petir Di Siang Bolong14 Bab 14 Apakah Ini Hanya Siasat15 Bab 15 Tamu Mama Mertua16 Bab 16 Apakah Ini Hanya Prasangakaku 17 Bab 17 Pesan Dari Wanita Itu18 Bab 18 Ide Gila Mereka19 Bab 19 Kebaya Untuk Ratna20 Bab 20 Nama Pena21 Bab 21 Panas22 Bab 22 Pergi Dari Rumah Ini!23 Bab 23 POV IBU MERTUA - Gagal24 Bab 24 Makasih, Ya, Dek!25 Bab 25 POV IBU MERTUA - Tumbang26 Bab 26 Ganteng-Ganteng Tukang Parkir27 Bab 27 Hai Madinaku, Apa Kabar 28 Bab 28 Mas Alka, Jangan!29 Bab 29 Berburu Dengan Waktu30 Bab 30 Pulang31 Bab 31 Penyesalan Tak Bertepi32 Bab 32 Kenapa Ke Sini Lagi 33 Bab 33 Dering Ponsel Yang Hilang34 Bab 34 Sepeda Motor Mas Alka35 Bab 35 Dek!36 Bab 36 Wanita yang Kurindukan37 Bab 37 Melepas Rindu38 Bab 38 Main Belakang39 Bab 39 Keributan40 Bab 40 Akan Kubongkar!41 Bab 41 Rencana Keji42 Bab 42 Kecelakaan43 Bab 43 Sakit Hatiku44 Bab 44 Investigasi45 Bab 45 Kukembalikan Gelang Itu!46 Bab 46 Berhubungan Dengan Polisi47 Bab 47 Saya Tidak Bersalah, Pak!48 Bab 48 Labrak, Gaesss!49 Bab 49 Rumah Ini Disita50 Bab 50 Perempuan Itu 51 Bab 51 Lampu Merah52 Bab 52 Akhir Cerita