Pada hari pernikahannya, saudari Khloe berkomplot dengan pengantin prianya, menjebaknya atas kejahatan yang tidak dilakukannya. Dia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara, di mana dia menanggung banyak penderitaan. Ketika Khloe akhirnya dibebaskan, saudarinya yang jahat menggunakan ibu mereka untuk memaksa Khloe melakukan hubungan tidak senonoh dengan seorang pria tua. Seperti sudah ditakdirkan, Khloe bertemu dengan Henrik, mafia gagah tetapi kejam yang berusaha mengubah jalan hidupnya. Meskipun Henrik berpenampilan dingin, dia sangat menyayangi Khloe. Dia membantunya menerima balasan dari para penyiksanya dan mencegahnya diintimidasi lagi.
Pada hari Khloe Evans diadili oleh pengadilan atas tuntutan tunangannya, hujan turun deras.
Dari saat mereka jatuh cinta sampai akhirnya mereka menikah yang berlangsung dalam kurun waktu empat tahun, dia selalu percaya bahwa tunangannya sangat mencintainya dan kehidupan pernikahan mereka akan bahagia.
Namun pada hari pernikahan mereka, tunangannya secara pribadi menuntutnya ke pengadilan untuk diadili hanya karena ucapan adik tirinya.
Di dalam ruang sidang yang sunyi dan khidmat, palu hakim bergema, menandakan dimulainya momen yang menegangkan.
"Khloe Evans, kamu dicurigai melakukan suap terhadap juri kompetisi, penipuan akademis, dan percobaan pembunuhan. Apa kamu mengaku bersalah atau tidak?"
Khloe menatap Eric Watson, tunangannya, dengan sorot mata penuh kekecewaan sekaligus putus asa. Dia tidak bisa menahan diri untuk tidak mencibir.
Keluarga Watson adalah salah satu keluarga terkaya dan paling berpengaruh di negara ini. Tidak akan ada seorang pun yang berani menyinggung mereka hanya karena orang biasa seperti dirinya.
Khloe menjawab, "Aku tidak memiliki apa pun untuk dikatakan."
Selama ini, dia mengira Eric adalah cinta dalam hidupnya. Namun ternyata pria itu telah berselingkuh dengan adik tirinya, Sloane Evans. Lebih parahnya lagi, Eric telah mencuri prestasi akademisnya. Dan sekarang, pria itu juga memfitnahnya sebagai pembunuh. Pria itu benar-benar tidak berperasaan!
Apa lagi yang bisa dia katakan?
Hakim mengetuk palu lagi dan memberikan putusannya.
"Dengan ini, pengadilan menjatuhkan hukuman pada terdakwa, Khloe Evans, delapan tahun penjara dan denda sebesar 600 juta."
Sidang berakhir, sipir penjara mengawal Khloe.
Melangkah keluar dari ruang sidang, Khloe berbalik dan menatap Eric, yang duduk di kursi penggugat, dengan sorot mata penuh kebencian dan amarah yang mendalam.
.... ....
Tiga tahun kemudian di dalam penjara.
"Khloe Evans, seseorang telah menebusmu. Kamu bisa keluar dari sini."
Mendengar ucapan ini, Khloe terkejut dan mendongak dengan wajah pucat pasi.
Setelah menderita penyiksaan tiada akhir selama tiga tahun, dia mengira dirinya harus menjalani kehidupan ini selama lima tahun lagi sesuai putusan hakim. Dia tidak menyangka bahwa dirinya akan dibebaskan lebih awal dari perkiraan.
Satu jam setelah dibebaskan dari penjara, Khloe dibawa ke rumah sakit.
Memasuki bangsal, jantungnya berdebar kencang saat melihat ibunya tergeletak tidak berdaya di atas ranjang rumah sakit dari balik pintu ICU. Dengan wajah pucat dan berbagai peralatan yang terhubung ke tubuhnya, wanita itu tampak tidak bernyawa.
"Ibu ...," ucap Khloe dengan suara bergetar dipenuhi emosi. Dia ingin membuka pintu dan melangkah masuk.
"Berhenti! Bangsal ini diamankan secara khusus. Tidak seorang pun diperbolehkan masuk tanpa izinku." Suara seorang wanita tiba-tiba terdengar di belakangnya.
Khloe berbalik dan terkejut saat melihat orang yang berbicara. "Sloane? Ibuku sudah memutuskan hubungan dengan Keluarga Evans sejak lama. Kenapa kamu masih menyakitinya seperti ini?" ucap Khloe sambil memelototi Sloane dengan penuh kebencian.
Menatap Khloe, rasa cemburu dan jijik melintas sekilas di mata Sloane. Dia mencibir, "Kak Khloe, kamu salah paham. Aku justru menyelamatkannya. Tanpa aku, ibumu pasti sudah meninggal dari dulu. Mungkin saat kamu keluar dari penjara, kamu hanya akan melihat makamnya."
Khloe menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri sebelum berkata, "Sloane, berhentilah bersikap munafik. Kamu menyelamatkan ibuku? Hanya orang bodoh yang akan memercayainya. Apa yang sebenarnya kamu rencanakan? Kamu ingin memanfaatkan ibuku untuk memanipulasiku, kan?"
"Kak Khloe, kamu memang cerdas. Pantas saja mereka menyebutmu sebagai bintang baru di dunia akademis. Tapi sayang sekali, sekarang kamu menjadi narapidana karena percobaan pembunuhan. Sekarang, nasibmu ada di tanganku," ucap Sloane dengan nada mengejek. "Karena kamu sudah tahu, aku tidak perlu berbasa-basi lagi. Yang perlu kamu lakukan adalah menghabiskan malam bersama Karl Russell. Setelah itu, aku akan mengurus pembebasanmu dan pengobatan ibumu."
"Karl Russel? Bukankah pria itu sudah berusia kepala enam? Apa kamu sudah gila?!" ucap Khloe dengan mata terbelalak tak percaya.
"Memangnya kenapa? Itu bukan urusanku. Kamu yang akan tidur dengannya, bukan aku. Asal kamu bersedia menghabiskan satu malam bersamanya, keluarga kita bisa mengamankan pesanan senjata Keluarga Russell. Ini adalah bisnis yang sangat menguntungkan. Seharusnya kamu merasa terhormat karena kamu menjual tubuhmu untuk menghasilkan banyak uang bagi kami. Tapi jika kamu menolak ...."
Sloane menunjuk ke ruang ICU dan melanjutkan, "Aku akan menyuruh mereka mencabut alat bantu kehidupan ibumu dan dia akan mati tepat di hadapanmu. Kuberi kamu waktu lima detik untuk memutuskan. Lima, empat, tiga ...."
"Oke! Aku akan melakukannya," ucap Khloe dengan berat hati. Kali ini, dia tidak dapat lagi menahan air matanya yang telah dia tahan sejak tadi.
Dia tidak punya pilihan lain. Demi ibunya, dia harus melakukannya.
Setelah mandi, Khloe dimasukkan ke dalam mobil.
Malam ini, dia ditakdirkan tidur dengan pria berusia enam puluhan yang menjijikkan.
Dia bahkan masih perawan!
Bab 1 Dipenjara
21/02/2025
Bab 2 Henrik Watson
21/02/2025
Bab 3 Ciuman
21/02/2025
Bab 4 Tindakan Tegas
21/02/2025
Bab 5 Jadilah Tunanganku
21/02/2025
Bab 6 Calon Suami
21/02/2025
Bab 7 Mahar
21/02/2025
Bab 8 Pertunjukan Yang Bagus
21/02/2025
Bab 9 Apa Kamu Menyukai Hadiah Dariku
21/02/2025
Bab 10 Eric, Kamu Benar-Benar Buta!
21/02/2025
Bab 11 Tarik Pelatuknya
21/02/2025
Bab 12 Aku Akan Menghancurkan Keluarga Evans
21/02/2025
Bab 13 Habisi Mereka
21/02/2025
Bab 14 Aku Mengampuni Kalian Untuk Saat Ini
21/02/2025
Bab 15 Apakah Henrik Berencana Memasak
21/02/2025
Bab 16 Tanda Cinta
21/02/2025
Bab 17 Snowpear
21/02/2025
Bab 18 Peaks of Eternity
21/02/2025
Bab 19 Kamu Tidak Ada Apa-Apanya
21/02/2025
Bab 20 Kamu Masih Menyukaiku
21/02/2025
Bab 21 Khloe Lebih Cocok
21/02/2025
Bab 22 200 Miliar
21/02/2025
Bab 23 Henrik Adalah Cadangan
21/02/2025
Bab 24 Keintiman Yang Tak Terduga
21/02/2025
Bab 25 Ciuman Hukuman
21/02/2025
Bab 26 Demi Kebaikanmu Sendiri
21/02/2025
Bab 27 Membuat Mereka Membayar
21/02/2025
Bab 28 Rahasia Ibunya
21/02/2025
Bab 29 Foto Eric Dan Khloe Bersama
21/02/2025
Bab 30 Rencana Lorraine
21/02/2025
Bab 31 Dunia Sangat Sempit
21/02/2025
Bab 32 Berbeda Level
21/02/2025
Bab 33 Penghinaan Yang Luar Biasa
21/02/2025
Bab 34 Audisi
21/02/2025
Bab 35 Sosok Yang Bersinar
21/02/2025
Bab 36 Audisi Dimulai
21/02/2025
Bab 37 Dia Membuat Novel Itu Menjadi Hidup
21/02/2025
Bab 38 Aksi Yang Salah
21/02/2025
Bab 39 Semua Orang Ketakutan
21/02/2025
Bab 40 Memeluk Khloe Dengan Erat Dalam Pelukannya
21/02/2025