/0/13690/coverorgin.jpg?v=34d407bff7def1b62c3b6d9da1a2d824&imageMogr2/format/webp)
"Jika aku sampai mati, maka bisa kupastikan Ayah dan Kakakmu juga akan segera menyusul. Kalau memang begitu maumu, banyak orang di luar sana yang bisa mengabulkan."
Gadis dengan celana jeans hitam ternganga, setelah mendengar apa yang diucapkan oleh laki-laki di depannya saat ini.
Rafaele Jefferie. Kuat, berwibawa, tidak terkalahkan. Siapa sangka, laki-laki yang tak lain adalah pemimpin klan mafia dari keluarga Jeffie itu, segera akan menjadi suami dari Belleza Chiara Steel. Gadis manis, yang menghabiskan hampir separuh umurnya menjadi seorang kasir supermarket.
Bukan inginnya seperti itu. Semua terjadi, imbas dari perang antar klan yang pernah terjadi puluhan tahun silam. Membuat Bella, terpaksa harus diungsikan jauh.
Alaric Steel. Ayah kandung dari Bella, merupakan seorang pemimpin klan dari keluarga Steel. Ia kehilangan sang istri, dan juga sebelah kaki kirinya atas peperangan brutal tersebut. Demi melindungi hidup Bella, yang mana kala itu masih seorang balita, Alaric kemudian mengirim sang putri untuk dititipkan kepada adik angkatnya.
Dirawat dan diasuh oleh sang paman, Bella pun tumbuh menjadi seorang gadis manis, cerdas, mandiri. Dan satu lagi, tangguh. Ya, meskipun benar selama ini dia hidup tanpa mengetahui siapa Ayahnya yang sesungguhnya, tapi darah petarung senantiasa mengalir dalam diri gadis berusia 22 tahun tersebut. Sejak berumur 10 tahun, Bella memang sudah diajari keterampilan bela diri oleh sang paman. Tidak tanggung-tanggung, beberapa medali dan penghargaan pun berhasil Bella sabet dari hasil kejuaraan bela diri yang diikutinya setiap beberapa tahun sekali. Membuktikan, bahwa kemampuan Bella tidak bisa dibilang remeh. Dia berbakat. Secara alami.
Dan kini, ketika tiba-tiba Bella diambil kembali oleh Alaric, dia dihadapkan pada sebuh kenyataan paling konyol. Perjodohan.
"Sialan! Kau pikir aku datang jauh-jauh dari Thailand hanya untuk menyerahkan diri padamu, hah!" Bella berseru sengit. Matanya menajam pada wajah yang kini masih berdiri penuh wibawa di hadapan. Ia lantas maju beberapa langkah, berhenti tepat di depan tubuh tinggi dengan balutan kemeja putih itu.
Rafaele hanya tersenyum singkat, ketika melihat wajah cantik yang kini tengah mendongak. Harus begitu, sebab Rafaele memang memiliki postur tinggi yang cukup jauh dengan Bella. Walau dalam posisi berdiri, kepala Bella saja hanya setinggi dada Rafaele.
"Kupikir kau sudah tahu semuanya. Tapi mungkin aku salah. Apa harus aku yang menjelaskannya dari awal?" balas Rafaele. Suara berat itu baru saja mendorong Bella mundur selangkah ke belakang. Mendadak ia merasa baru saja diancam, hanya dengan aksi Rafaele mengembangkan senyuman.
Ya Tuhan, senyum itu benar-benar terlihat sempurna. Garis bibir, bentuk alis, rahang yang tegas, serta sepasang manik hitamnya, menjadi perpaduan terbaik dari wajah sang pangeran mafia. Satu-satunya putra yang dimiliki oleh Henry Jefferie. Sayang sekali, Henry harus wafat dua bulan sebelum kembalinya Bella ke Sisilia. Sebuah pulau indah di selatan Italia. Terletak di laut tengah. Menjadi asal-muasal lahirnya mafia dan gengster. Tak sedikit di antaranya, yang berhasil menguasai kota-kota besar di Amerika Serikat dan Eropa.
Termasuk juga Henry. Ia menjadi generasi penerus dari pemimpin mafia terdahulu, dan secara otomatis juga telah diturunkan kepada Rafaele. Putra tunggalnya.
/0/6219/coverorgin.jpg?v=20250120175132&imageMogr2/format/webp)
/0/12796/coverorgin.jpg?v=eca4627df25f42688ff2af3f4c66f383&imageMogr2/format/webp)
/0/3162/coverorgin.jpg?v=f8eaf9aefdfac947cf8917763edefae1&imageMogr2/format/webp)
/0/4690/coverorgin.jpg?v=20250121182607&imageMogr2/format/webp)
/0/19827/coverorgin.jpg?v=42e4246edc332ad131b87f0fec77c2f4&imageMogr2/format/webp)
/0/15126/coverorgin.jpg?v=20250123120533&imageMogr2/format/webp)
/0/15746/coverorgin.jpg?v=dd951388bf1506d99ea44810f630efd4&imageMogr2/format/webp)
/0/9295/coverorgin.jpg?v=a0f7c3bac77f643079e98db620e8b81a&imageMogr2/format/webp)
/0/18874/coverorgin.jpg?v=20240730192754&imageMogr2/format/webp)
/0/29128/coverorgin.jpg?v=20260106193325&imageMogr2/format/webp)
/0/29173/coverorgin.jpg?v=20260106193459&imageMogr2/format/webp)
/0/27566/coverorgin.jpg?v=20251018182742&imageMogr2/format/webp)
/0/16564/coverorgin.jpg?v=1fea2c047e0199e457c5dfea4689e55f&imageMogr2/format/webp)
/0/2562/coverorgin.jpg?v=1c0bc876cf31e2917d8e16ad7eb33bc5&imageMogr2/format/webp)
/0/21521/coverorgin.jpg?v=949f724aa518bedbacb3226a7a839c89&imageMogr2/format/webp)
/0/2668/coverorgin.jpg?v=c1701687d0f3dbf427f89dd7bb50d76f&imageMogr2/format/webp)
/0/6280/coverorgin.jpg?v=03b729dd0330ea7e2218765380599657&imageMogr2/format/webp)
/0/5715/coverorgin.jpg?v=a434b913e9c44fad1ab8c1500c38b6d6&imageMogr2/format/webp)