icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

I'm Sorry, Rachel

Bab 10 Dia Tetaplah Suamiku!

Jumlah Kata:1034    |    Dirilis Pada: 02/07/2022

ekan, makian, dan perilaku teman-teman sekolahnya yang kejam. T

dia mendengar hal yang tidak mengenakkan

perintah Lisa

awanya ke gudang belakang sekolah. Mereka mel

ulai berbicara, "kalau cincin

ngannya di belakang tubuh. Dia tidak pernah berniat menjual ata

menunjukkan telapak tangannya

menggeleng sambil me

nurut rupanya,"

emaksa dengan tangan yang m

ngan ..." m

un tangan. Dia berjalan mendekat dengan tiga pemuda lainn

ya. Rachel terpaksa mengepalkan tangannya kuat-kua

n Rachel ke lantai. Kemudian memberi isyarat pada te

mengepal. Rachel merasakan jari-jari tangannya berderak saking kerasnya hantaman

eras. Dari sekian banyaknya siksaan yang mereka lakukan, baru kal

ak tangan dan punggung Rache

t kembali ke kelas

ulah sikap seorang guru di sekolah ini. Bukannya memarahi anak-anak pembully itu, tapi malah menyuruh me

t semua terutama di tangan kirinya. Bahkan tangan kirinya tidak bisa be

ah tidak mau belajar lagi. Rachel mau bolos dulu saja hari ini. Lagipula

ck lagi. Fahlan tampak berlarian di rua

m Rachel dengan segera m

g mengejar-ngejar ibunya. "Ugh ... Ugh ..." Fa

elihat jari manis Fahlan. Dan benar saja! Ibunya berhasil mengambil cincin Fahlan. Ya Tuhan! K

ngambilnya kembali," bisik Rache

ahlan masih

na cincinmu? Berikan

Bu," tol

erutkan kening dan melemparkan

cincin Fahlan,

a. "Kalau kalian mau tinggal

win kami." Rachel masih

mu!" Lina mendekati Rach

takkan tangan yang ditarik ibunya dan mengambil cincin Fahla

di di sana. Tapi genggaman Rachel sama kuatnya seperti ketika

Y

unya meraih ember berisi air bekas pel yang d

karang!" Lina meraih rambut Rac

u! Sakit!" t

arik

. Itu mi

ala

L

i telinganya berdengung pelan. Rachel menunduk melihat tangan Fahlan yang perlahan mengepal. Segera Rachel m

i tatapan Fahlan seolah terkejut dengan apa yang

Y

ersih. Rachel tidak tahu apakah ibunya sudah memerintahkan pen

kuambil cincinmu bahkan milik suami idiotmu!

lega. Perlahan dia ber

ik Fahlan untuk berdiri dan kembali ke kam

ahkan lebih mirip sebuah bisikan. "Jangan sampai kehilangan la

bil menggenggam tangan Fahlan yang sudah memakai kembali cincinnya. Bahunya bergetar

ngan lagi barang-barangmu. Aku gak mau lihat kamu seperti ini. Cukup aku

berontak sama sekali. Bahkan tangan yang biasanya dibuat mainan pun kin

ntuk tangan merah bekas tamparan ibunya. Kedua sudut bibirnya berdarah. Tapi walaupun begitu

Lain kali, jangan biarkan ibu memba

muda itu tidak menjawab, Rachel tetap tersenyum s

ayang sekali keadaanmu s

an dirimu. Air pel itu

Be

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
I'm Sorry, Rachel
I'm Sorry, Rachel
“Rasa sakit sudah biasa dia rasakan. Entah itu fisik, batin, bahkan psikis. Ibunya tidak pernah menganggapnya sebagai seorang anak. Karena dia lahir dari sebuah kesalahan di masa lalu. Jadi kalau dia tidak diinginkan kenapa dia harus dilahirkan? Namanya adalah Rachel. Nama yang bagus ini ternyata tidak sebagus kehidupannya. Dunia terkadang bersikap lebih kejam dari pada positif thinking yang selalu dipikirkan. Selama ini Rachel hidup hanya untuk menanggung seluruh kesengsaraan keluarganya. Sebagai tumbal dari sumber uang keluarganya. sampai dia harus menikah dengan anak bungsu keluarga Halim yang terbelakang mental. Tuhan! Sebenarnya apa kesalahan Rachel di kehidupan sebelumnya? *** "Fahlan, apakah ini kamu yang sebenarnya? Ternyata kamu sama seperti yang lain. Kenapa kamu melakukan ini padaku? Fahlan, pernahkah kamu mencintaiku? Kamu bahkan mengabaikan anakmu sendiri." Kehidupan Rachel tidak akan pernah mudah. Karena Rachel adalah sebuah kesalahan yang dilahirkan ke dunia. Dan disaat itulah Rachel percaya bahwa ... Karma itu ada.”