icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

I'm Sorry, Rachel

Bab 8 Mandi Bersama 18+

Jumlah Kata:1014    |    Dirilis Pada: 02/07/2022

ibunya dan Mira masih pergi belanja sedangkan ayahnya belum pulang

anggilnya d

nnya. Ternyata Rachel membelikannya sebuah mainan lego berukuran sedang. Fahlan melihat mai

Fahlan tersenyum dengan mata berbinar-binar seperti itu. Perl

amu mainan yang murah," gumam Rachel sebelum dia beranjak menuj

. Dia berbalik menatap Fahlan dan mainannya yang berantakan. Sege

a mengambil lalu membuangnya. Ini bahkan belum satu hari," jelas Rachel ketika melihat ekspresi muka Fahlan yang hamp

terbuka lebar menampakkan Mir

Hompimpa'?"-sebuah permainan anak-anak yang

g sudah terisak menangis. Segera Rachel menghampiri Fahlan dan menenangkan pemuda itu. Rachel mati-matia

n sekali mengusir kalian dari sini!" ujar Mira s

n. Aku bersalah. Jangan menangis lagi. Nanti kita main mainan

ya untuk menulis dan menggambar di buku kosong. Akhirnya

ina yang bertolak pinggang dengan kening mengkerut da

Rachel. "Bersihkan rumah sekarang! Buka

a kembali melengkung. "Ohh, Fahlan ... Kamu pasti kaget. Sssttt ... Jangan nangis lagi,

h buku pelajarannya di atas lemari. Rachel tidak peduli lagi kalau nanti dinding kamarnya penuh coretan karya Fahlan. Toh ini kamarnya

*

ba. Selesai membuat makan malam, seperti biasa Rachel memb

an. Rachel salah karena melewatkan makan siang. Dia lupa kalau Fahlan pasti tida

rsalah. "Aku seharusnya tidak menyamakan

lagi, "Aku gak pernah makan tepat waktu. Kadang makan dua kali sehari,

rus menyuapi Fahlan. Sampai dia tidak sadar kala

l masih bergumam meratapi nasibnya. Baru kali ini dia memb

yang harus makan. Kamu gak makan siang, jadi pasti kamu ke

Rachel. Sampai Rachel memutuskan untuk mengalah lagi. Dia meny

ang Rachel beli tadi dimasukkan ke dalam bathtub. Tempat itu menjadi l

uga mau mandi,

di dalam air hangat sebentar bisa mengurangi linu-linu di badannya. Rachel memunggungi Fahlan

pada mainan di depannya. Bannya terlihat menegang saat Rachel masuk

upun sesekali dia menyiramkan air menggunakan mainannya. Mungkin Fahlan merasa kesempitan karena tempat bermainnya menja

*

rus belajar di meja belajarnya. Waktu terus berlalu sampai jam tidur pun datang. Rachel melirik jam yang sudah menunju

innya," ucap Rachel sambil melepask

k!" Fahlan

. Di dalam air lagi?" Rach

unduk dan melempar mainannya ke lantai. Wajah

meletakkan tangannya di atas mata Fahlan sampai ter

ik Rachel san menc

a kembali ke meja belajarnya. Sepertinya dia harus begadang karena banyak sekali pelajaran yang harus d

Be

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
I'm Sorry, Rachel
I'm Sorry, Rachel
“Rasa sakit sudah biasa dia rasakan. Entah itu fisik, batin, bahkan psikis. Ibunya tidak pernah menganggapnya sebagai seorang anak. Karena dia lahir dari sebuah kesalahan di masa lalu. Jadi kalau dia tidak diinginkan kenapa dia harus dilahirkan? Namanya adalah Rachel. Nama yang bagus ini ternyata tidak sebagus kehidupannya. Dunia terkadang bersikap lebih kejam dari pada positif thinking yang selalu dipikirkan. Selama ini Rachel hidup hanya untuk menanggung seluruh kesengsaraan keluarganya. Sebagai tumbal dari sumber uang keluarganya. sampai dia harus menikah dengan anak bungsu keluarga Halim yang terbelakang mental. Tuhan! Sebenarnya apa kesalahan Rachel di kehidupan sebelumnya? *** "Fahlan, apakah ini kamu yang sebenarnya? Ternyata kamu sama seperti yang lain. Kenapa kamu melakukan ini padaku? Fahlan, pernahkah kamu mencintaiku? Kamu bahkan mengabaikan anakmu sendiri." Kehidupan Rachel tidak akan pernah mudah. Karena Rachel adalah sebuah kesalahan yang dilahirkan ke dunia. Dan disaat itulah Rachel percaya bahwa ... Karma itu ada.”