icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Take Me Back to Switzerland

Bab 2 Chapter 2 : Who Don't Know

Jumlah Kata:1020    |    Dirilis Pada: 13/02/2022

Barbie dan Ken, sama-sama cantik dan tampan, enggak bakal ada yang bisa menyangkal. Haris dan Marsha selalu berangkat ke sekolah bersama, makan di kantin bersama

h sebagian besar warga SMA Antariksa Jakarta, kecuali bagi segelintir orang yang membenci mereka. Apalagi bagi para guru, mereka menganggap Haris dan Marsha seper

pelajaran Fisika. Piala yang ia dapatkan terjejer rapi di lemari miliknya. Hari ini, Haris dan teman-temannya yang telah memenangkan OSN sudah berdiri di atas mimbar kecil di lapangan

emutuskan untuk tidak mengikuti OSN tahun ini. Padahal tahun ini adalah tahun terakhir baginya untuk mengikuti berbagai o

ua murid sudah harus mempersiapkan masa depan mereka dengan mengikuti berbagai ujian masuk perguruan tinggi. Mungkin karena otaknya yang s

mannya di depan kelas. Apel pagi tadi hanya dilaksanakan dengan waktu yang singkat karena kegiatannya ha

ak," ujarnya membalas perkataan Marsha. Teman Haris yang awalnya sedang m

a." Haris mengangguk kepada tema

dwal bimbel, kan? Jalan

kepada Haris. Jarang-jarang Haris mengajaknya untuk pergi saat sedang h

bel dulu, mau main sepuasny

apek kerja buat biayain bimbel sedangkan kamu mal

dibolehin, please." Haris memohon kepada Marsha den

tetapi ia juga terkadang suka berbohong. Pernah saat itu Haris mengajak Marsha pergi ke pantai. Haris bila

arah kemudian menyuruh Haris dan Marsha untuk segera pulang. Sesampainya di rumah, Haris dimarahi habis-habisan oleh Tina karena telah berani membohonginya. Marsha yang tidak tahu apa-apa h

Mamaku." Haris meyakinkan Marsha. Sepertinya kali

terletak di benua Eropa, tepatnya di Swiss. Marsha dan keluarganya jarang sekali bahkan hampir tidak pernah bertemu dengan mereka. Maka dari itu, Marsha

wiss? Kok nggak pernah cerita

ar lagi masuk kelas," ucap Marsha sedikit panik setelah mengecek ponselnya yang ternyata ter

isa dihukum sama Bu Ani." Marsha menga

a sendiri karena terlalu asyik mengobrol dengan Haris hingga lupa jika ada pelajaran matematika oleh Bu Ani, salah satu

lat, Marsha?" tanya

karena gugup dan menjawab, "Maa

gera menuju bangkunya yang terletak di tengah-tengah. Untung saja hari ini Bu Ani sedang baik hati. Biasanya jika ada mu

gi ngobrol sama si Haris deh, Sha," ledek Lia kepada Marsha. Marsha segera menyikut lengan teman sebangkunya it

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Take Me Back to Switzerland
Take Me Back to Switzerland
“Menjadi seorang dokter adalah cita-cita yang telah lama Marsha impikan sejak duduk di bangku SMA. Berbagai upaya telah ia lakukan untuk bisa mendapatkan beasiswa kedokteran di luar negeri. Dengan bantuan teman-teman dan orang terkasihnya, Marsha perlahan bisa segera mewujudkan impiannya. Marsha pun rela menghabiskan waktunya hanya sekadar untuk belajar, belajar, dan belajar. Namun, tiba-tiba cita-cita yang telah ia impikan hancur hanya dalam sekejap. Marsha hamil. Semua ini adalah akibat dari kecerobohannya dengan seseorang. Bagaimana Marsha akan mengungkapkan rahasia terbesarnya kepada semua orang? Apa yang akan ia lakukan untuk menghadapi kehidupan selanjutnya yang telah lama menunggunya?”