icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Take Me Back to Switzerland

Bab 8 Chapter 8 : Girls Time

Jumlah Kata:1034    |    Dirilis Pada: 13/02/2022

satu minggu lagi ia akan mengikuti kegiatan study tour yang menghabiskan waktu hampir satu minggu. Setiap bel pulang sekolah berbunyi Marsha sudah siap dengan ransel di pun

erja kelompok akhirnya Marsha berangkat ke

h berada di depan sekolah. Ia kemudian pamit kepad

udah nungguin di depan." Mereka berdua lalu bergegas menuj

arsha untuk menemaninya ke mal karena ia ingin membeli hadiah untuk kakaknya yang besok akan berula

i gue jemput," ucap Lia dan Marsha mengangguk. Sesampainya

bimbel bagi para murid yang sedang menunggu jemputan. Ketika membuka ponselnya, ternyata Lia sudah memberikan pesan sejak pukul setengah tujuh. Pesan terseb

Ia lalu bertemu dengan salah satu teman kekasihnya, Hugo, yang sedang berbincang dengan s

ya?" tanya Hugo kepad

gue pulangnya sama Lia," jawab Marsha

kepada Marsha dan dibalas dehaman oleh Marsha. Ia lalu membuka ponselnya

wa ia sudah berada di depan tempat bimbelnya. Marsha bergegas keluar dan pamit kepada guru bimbel yang ada di sana. Sesampainya di luar, sudah ada Lia yang mengenakan hoodie putih dan cela

di telat, Nen

a segera menancapkan gas motornya dan p

u depan, tugas apa saja yang dikumpulkan untuk besok, bahkan Lia bercerita kepada Marsha tentang apa yang terjadi dengannya dan Felix tadi siang

a dan Lia memulai touch up untuk memperbaiki penampilannya dengan menyisir rambut dan memoles bibirnya dengan sedikit lipbalm. Apalagi Marsha, saat ini ia masih mengenakan seragam sekolah yang sudah kusut. Untung saja Marsha membawa baju ganti dan parfum. Ia memasuki

ya. Lia menyetujui ajakan Marsha dan mereka segera mencari outlet y

ana dan tidak ada orang yang sedang mengantre. Marsha dan Lia kemudian mencari tempat duduk yang nyaman untuk mereka berdua.

apa aja buat ke Bal

ena memang benar jika Marsha lebih mementingkan bimbel untuk masa depan

kayak pakaian, emangnya lo udah mikirin outfit buat ke Bali?" jela

or satu. Oleh karena itu, sudah jelas jika Lia sangat memikirkan apa yang akan dipakainya saat study tour. Apalag

inta makan membuatnya segera melahap sushi yang ada di depannya. Lia melihat tingkah temannya yang san

a tidak memedulikan ucapan temannya dan hanya fokus melahap sushi yang ada di depannya. Masa bodoh Haris melihat wajahnya seperti a

sha yang dipanggil kemu

a yang masih fok

ng baru mendapat uang satu miliar, "Kay

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Take Me Back to Switzerland
Take Me Back to Switzerland
“Menjadi seorang dokter adalah cita-cita yang telah lama Marsha impikan sejak duduk di bangku SMA. Berbagai upaya telah ia lakukan untuk bisa mendapatkan beasiswa kedokteran di luar negeri. Dengan bantuan teman-teman dan orang terkasihnya, Marsha perlahan bisa segera mewujudkan impiannya. Marsha pun rela menghabiskan waktunya hanya sekadar untuk belajar, belajar, dan belajar. Namun, tiba-tiba cita-cita yang telah ia impikan hancur hanya dalam sekejap. Marsha hamil. Semua ini adalah akibat dari kecerobohannya dengan seseorang. Bagaimana Marsha akan mengungkapkan rahasia terbesarnya kepada semua orang? Apa yang akan ia lakukan untuk menghadapi kehidupan selanjutnya yang telah lama menunggunya?”