icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat

Bab 4 Terpuruk

Jumlah Kata:1139    |    Dirilis Pada: 05/11/2024

inya, walaupun sudah menikah, Yoga tidak membatasi aktivitasnya, ia masih diijinkan bekerja di luar rumah

cermin kamarnya ketika Yoga melewatinya den

u, berkata, "Aku duluan ya. A

is. "Iya, hati-hati di jalan," balasnya lembut, berharap s

kerjanya dan berkata singkat,

telinga Rania. Ia menarik napas panjang, menatap bayangannya di cermin,

dan menjaga jarak, seolah Rania hanyalah orang asing di rumah itu. Meskipun ia dilayani dengan baik, perhatian suaminya

yang cukup ramai, ia melihat Yoga bersama seorang wanita cantik, tampak tertawa akrab. Hatinya terasa teriris. Rania mencoba meyakinkan dirinya bahwa itu hanya rekan kerj

tika suaminya akhirnya pulang, Rania mencoba menahan tangis saat

p Rania sebentar, lalu menjawab datar, "In

baru menikah, tapi kamu bahkan tidak pernah menganggapku sebagai i

utuskan untuk mencari tahu sendiri kebenarannya. Dengan perasaan yang bercampur aduk antara marah, sedih, dan takut, ia mengikuti mobil Yoga dari kejauhan. Perj

jalan masuk ke dalam gedung. Tangannya gemetar saat menunggu di lobi, menyaksikan suaminya memasuki lift dengan t

depan sebuah pintu apartemen. Di detik itu juga, pintu terbuka dan seorang wanita cantik keluar menyambut Yoga dengan s

Rania terasa runtuh seketika. Hatinya terasa seperti ditusuk ribuan pisau, tak ada yang bisa menyiapkan dirinya untuk melihat ken

ia membalikkan badan dan berjalan pergi dengan

ahi seluruh tubuhnya, tapi ia tak peduli. Perasaannya hancur, hatinya teriris, dan pikirannya kacau. Air mata b

n kesedihannya. "Kenapa harus aku! Apa salahku!" suaranya tenggelam dalam deru angin dan hujan. Dalam keput

pengemudi saat melihat sosok Rania yang tiba-tiba muncul di depannya. Pengemudi itu menginjak

. Tubuhnya lemas dan tak berdaya, akhirnya pingsan di bawah hujan deras. Sang pengemudi dengan pan

unya dengan cemas, mengguncang lemb

sigap, pengemudi itu segera mengangkat tubuh Rania ke dalam mobilnya, berusaha m

an untuk membawa Rania ke apartemennya, karena malam semakin larut dan tidak ada tempat terdekat untuk berlindung. Di perjalanan, ia terus memperhatikan Rania, memastika

enghantam dadanya lebih keras daripada suara hujan yang memukul kaca. Ia tidak pernah membayangkan pertemuan ini terjadi dalam situasi yang

kepada Rania yang tertidur lemah. Wajahnya tampak jauh lebih pucat dari yang diingatnya. Mun

Ketika ia memutuskan untuk pergi, meninggalkan Rania tanpa penjelasan, ia berjanji pada dirinya sendiri bahwa itu demi kebaikan mere

nya dengan suara bergetar, mesk

juga di hatinya. Dulu, ia berjanji akan melindungi wanita ini, tapi kenyataannya malah ia yang paling sering menyakiti.

uat keputusan bodoh itu di masa lalu? Kini, kesempatan untuk memperbaiki seg

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat
Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat
“Rania harus bekerja keras mempertahankan rumah tangganya yang sudah diujung tanduk, saat tiba-tiba datang laki-laki di masa lalunya yang menjadi pengobat kegundahannya. Bisakah Rania mempertahankan rumah tangganya bersama Yoga yang sedari awal tidak benar-benar mencintainya? Ataukah berpaling pada Rendy, sosok penyayang yang tiba-tiba hadir kembali saat dirinya sudah terikat?”
1 Bab 1 Momen2 Bab 2 Sungkem3 Bab 3 Pesan Kakek4 Bab 4 Terpuruk5 Bab 5 Orang di Masa Lalu6 Bab 6 Curahan Hati7 Bab 7 Pulang8 Bab 8 Perintah Kakek9 Bab 9 Pesta10 Bab 10 Bertemu lagi11 Bab 11 Merasa dihargai12 Bab 12 Pertengkaran13 Bab 13 Pasrah14 Bab 14 Yoga Sakit15 Bab 15 Elena Datang16 Bab 16 Keputusan17 Bab 17 Pisah sementara18 Bab 18 Introspeksi Diri19 Bab 19 Salah Paham20 Bab 20 Mulai Oleng21 Bab 21 Mencari Solusi22 Bab 22 Konseling23 Bab 23 Mediasi Kedua24 Bab 24 Jebakan Elena25 Bab 25 Keputusan Sulit26 Bab 26 Luka Mendalam27 Bab 27 Rendy Datang Lagi28 Bab 28 Rania Mulai Ragu29 Bab 29 Titik Kritis30 Bab 30 Mulai Oleng31 Bab 31 Rania Terpuruk32 Bab 32 Bertemu Rendy33 Bab 33 Pertengkaran Besar34 Bab 34 Keputusan yang Sulit35 Bab 35 Waktu untuk Berpisah36 Bab 36 Kembali atau Akhiri Semua37 Bab 37 Perpisahan38 Bab 38 Pilihan39 Bab 39 Kehidupan Baru Bersama Anak Kembar40 Bab 40 Waktu yang Terbagi41 Bab 41 Solusi42 Bab 42 Berusaha Ada43 Bab 43 Berusaha Ada44 Bab 44 Jarak yang Semakin Nyata45 Bab 45 Persimpangan Hati46 Bab 46 Pertemuan yang Mengusik47 Bab 47 Bayangan Masa Lalu48 Bab 48 Pilihan Rania49 Bab 49 Masa Lalu yang Kembali50 Bab 50 Kecurigaan Rania51 Bab 51 Rahasia yang Mulai Terungkap52 Bab 52 Kebenaran yang Memukul53 Bab 53 Kebenaran yang Tak Terduga54 Bab 54 Pesan Terakhir Siska55 Bab 55 Rumah Baru Raka56 Bab 56 Menjaga Rahasia57 Bab 57 Penjelasan yang Lembut