icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Menikah Demi Perceraian

Bab 2 Serangan Dadakan

Jumlah Kata:1248    |    Dirilis Pada: 26/01/2024

a?

ngan Vero, mengguncangnya pelan beb

ening, bertanya sembari melabuhkan tel

irkan tangan Vero, lalu menggenggam

akit, berarti kam

s, Uncle.

ak percaya. "Kita baru

hari, jadinya belum banyak yang

nyut nyeri untuk beberapa saat. "Tidur. Ini udah

antas memberi tepukan pelan di permukaan bahu istri

beneran seri

sebab suami tampannya itu kembali membuka mata, sembari menarik paksa tangannya sampai menubruk ke

diem

ro menyalang, menatap leka

hnya sampai terdengar, membersamai ra

sih?" Vero bertutur dengan dingin, diiringi tatapan penuh inti

bersitatap dengan Vero dalam jarak sedekat ini

dikit dewasa

nilik wajah cantik Reva

tukas Reva dengan begitu lugunya semb

. "Kamu kenapa tiba

kut, bahkan memutuskan kontak mata lag

au cepet-cepet nikah? Sekarang u

pernah bilang, kalau aku mau nikahnya sama Uncle!" Reva

ihat begitu menggemaskan, matanya yang bes

dak merenggang, karena tidak mau tersenyum tiba-ti

rapat-rapat, untuk sesaat, lantas mengangguk, gamang. "Tapi

anggung. "Eumm,

pi

Aku jadi ngerasa gak nyaman, Uncle. Mungkin karen

gguk paham.

ya sesaat. "Jadi ... bisa

ngusir

ru menggelen

er

s berdehem singkat. "Pokoknya aku mau

saja, jika atensi Vero sudah terpikat dan terfokus hanya d

na, tipis juga manis, ingin sekali Vero terkam dengan segera, mesk

cepet saya unboxing?" Vero bertanya sembari mengalihkan pandangan, dar

menandakan Reva sedang tersipu, Vero t

ikuk. "Aku kan

nganggepn

va terkejut, ditambah dengan tindakan yang dilakukan pribadi

tuk melakukan paling tidak persiapan, Vero dengan cepat ti

sekujur tubuhnya yang menegang, sementar

engerjap cepat beberapa kali, se

istri lakukan, selepas membiarkan permukaan bibirny

ecup singkat bibir sang ist

yang sebelumnya sudah tanpa ia sadari i

obok dengan manik jelaga indah milik Vero ya

ergelangan tangan Reva, Vero lantas beringsut, mendu

i aja," tukas Vero de

nyataan itu akhirnya berhasil memukul keras benak, mem

. "Iya. Kenap

ikit pun atensi, membiarkan manik mata hazel indahnya menyalang, menatap Vero dengan tatapan t

ng kini duduk saling berhadapan dengannya itu dengan tatapan mencibir. "Sok-sok'an mint

elangan tangan sebelah kiri Vero, membuat perge

kan tadi kamu gak nyam

n aku?" Reva menatap garang wajah tampan Vero yang tampa

ah kirinya, sedang matanya dibiarkan memicing, menatap Reva, penuh

va, kembali singgah, mendengar Vero bertan

annya dari Vero, sekilas, kemudian mengge

gimana? Kamu jangan b

n Vero dari genggamannya. Bibirnya m

idak mempertemukan pandangan dengannya, sedang bibir

mencondongkan tubuhnya ke arah Reva, sebelum kemudian de

ak menengadah dan me

Reva mendaratkan pukulan di permukaan bahu sebelah kanan

a mengusap puncak kepala Reva lembut, pe

pergelangan tangan

lantas mengalihkan pandangan, membangkitkan diri lagi dari d

setiap gerik yang Vero lakukan, menatap pribadi tampan itu berjal

e luar, Vero menghentikan langkah, lantas menoleh

Ih! Pokokny

ero melenggang melewati ambang

nya mengoceh di dalam sana, Vero tersenyum miring, lantas me

u menggeleng tidak percaya.

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Menikah Demi Perceraian
Menikah Demi Perceraian
“Sebastian Alvero Abraham, terjebak dalam sebuah ikatan suci pernikahan dengan Latasha Revalina Mahendra - gadis cantik yang memiliki usia delapan tahun lebih muda dari dirinya. "Nikah sama kamu, berasa lagi cosplay jadi pengasuh bocil." - Alvero "Bocil-bocil gini juga, gak kalah menggoda. Kayak mantan Uncle yang semok." - Revalina Vero tidak pernah mengira, jika menikah dengan Reva yang acap kali bersikap seperti anak kecil, membawa kebahagiaan tersendiri dalam hidupnya. Kebahagiaan yang selama ini tidak pernah ia rasakan, sebelumnya. "Uncle mau punya anak berapa sama aku?" - Revalina "Kalo ngomong kayak yang iya aja. Sok-sok'an nanya mau punya anak berapa, baru dicium aja udah panik setengah mati. Boro-boro unboxing, praktek bikin dedek bayi." - Alvero Saat sedang bahagia-bahagianya menikmati biduk rumah tangga, alasan Reva bersedia menikah dengan Vero, akhirnya terungkap ke permukaan. Bagaimana jika alasan tersebut membuat Vero kecewa? Lantas, akan seperti apa nasib pernikahan seumur jagung mereka ke depannya?”