icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Menikah Demi Perceraian

Bab 7 Perdebatan Nyeleneh

Jumlah Kata:1230    |    Dirilis Pada: 26/01/2024

. Menggigit bibir bawahnya sedikit kuat, guna meredam kegugupan yang seketik

uh dengan tempo cukup cepat, Reva mati-matian berusaha untuk tidak menunjukan, bahwa ef

erak acak, menatap permukaan dinding yang tiba-tiba le

n bercanda sama Bang Gevan, Uncle

p gemas Reva yang kikuk juga begitu salah tingkah di hadapannya it

lkan keberanian, mempertemukan lagi manik mata hazel indah

agak gemetar, wanita cantik itu tersenyu

O

"Ngomomg-ngomong, Uncle gak mau lepasin aku? Mau sampe kapan, kayak gini? Punggung Un

mata jelaga indahnya menilik Reva, sampai is

n tidak jelas, mencoba menyembunyikan kecanggungan. "Uncle bukannya tadi mau sarapan

hendak turun dari kursi yang sedang diduduki, jika sa

nya, hingga permukaan punggung wanita cant

p manik jelaga Vero yang tengah menatapnya lekat,

aya mau ganti menu sa

ertautan, membersamai mata yang memicing, menatap Vero, setengah kaget, juga bingung. "Uncle mau sarapan pake apa? Mau aku masakin?

, lalu mengge

uat sarapan? Pesen aja, giman

ang repot, kalau kamu b

a. Gak ngasih solusi sama sekali,"

lalu saja memiliki susunan kalimat cukup panjang untuk

n, maka akan dibalas lebih oleh Reva

va acap kali membuat Vero gemas bukan main, hingga tak kuasa mena

amu aja buat menu sa

i-lagi sukses dibuat membola, setelah rungunya mendengarka

edikit dorongan. "Uncle ini ada-ada aja. Aku itu manusia alias orang. Kalau Uncle gak ngerti bahasa Indones

eka dekat, sebab hanya dengan sedikit dorongan dari Reva saja, pribadi tampan itu langsung menegakan tubuh -

si, berdiri tepat di hadapan Vero, tanpa mengalihkan sedikit pun at

u kamu i

apa bilang, mau jadiin aku

memastikan, jika dirinya memiliki cukup banyak ruang untuk sekadar menghindar, jika saja tiba-tiba sua

kan kamu, pasti bakal lebih ngenyangin, daripada sekedar makan roti pake selai

cle mau jadi kanibal? Jangan, ya? Mau ngikutin jejaknya Om Sumanto? Sekarang beliau

Om kamu? Kamu punya Tant

ri aku, masa aku cuman sebut namanya aja, kan gak sopan. Takutnya, Om Sumanto punya Mas Indra ke tujuh,

rkan kekehan, mendengarkan Reva mulai meracau deng

at. Gak mungkin lah, dia jad

ecara perlahan, hingga akhirnya berhen

a pantry, berjarak lebih kurang hanya ti

keningnya yang mengernyit, keheranan. "Iya juga ya. Tapi kenapa, kita jadi bahas Om Sumanto? Uncle mau ngajakin ak

ang mulai,

jukan raut wajah juga sorot mata lugu, tanpa dosa. "Emang, tadi

lalu menaikan alis sebelah kiri saat ia kembali mempertemuk

ilang, mau jadiin aku sebagai pengganti menu sarapan U

kenapa ka

malah bahas unboxing-unboxing aku lagi. Ak

h. "Kamu yan

ilah sembari mendelikan mata, menatap Ver

lagi ngobrol s

, Uncle. Jangan dia

uat ngelakuin apa pun ke kamu. Mau grepe-grepein kamu, mau unboxing kamu, kamu bilang boleh." Vero bertu

ngan ke tepian meja, ia ikut mengambil langkah, mundur secara teratu

kalau gi

ak, menatap Vero k

tek bikin

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Menikah Demi Perceraian
Menikah Demi Perceraian
“Sebastian Alvero Abraham, terjebak dalam sebuah ikatan suci pernikahan dengan Latasha Revalina Mahendra - gadis cantik yang memiliki usia delapan tahun lebih muda dari dirinya. "Nikah sama kamu, berasa lagi cosplay jadi pengasuh bocil." - Alvero "Bocil-bocil gini juga, gak kalah menggoda. Kayak mantan Uncle yang semok." - Revalina Vero tidak pernah mengira, jika menikah dengan Reva yang acap kali bersikap seperti anak kecil, membawa kebahagiaan tersendiri dalam hidupnya. Kebahagiaan yang selama ini tidak pernah ia rasakan, sebelumnya. "Uncle mau punya anak berapa sama aku?" - Revalina "Kalo ngomong kayak yang iya aja. Sok-sok'an nanya mau punya anak berapa, baru dicium aja udah panik setengah mati. Boro-boro unboxing, praktek bikin dedek bayi." - Alvero Saat sedang bahagia-bahagianya menikmati biduk rumah tangga, alasan Reva bersedia menikah dengan Vero, akhirnya terungkap ke permukaan. Bagaimana jika alasan tersebut membuat Vero kecewa? Lantas, akan seperti apa nasib pernikahan seumur jagung mereka ke depannya?”