icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Menikah Demi Perceraian

Bab 10 Sedia Hujan Sebelum Payung

Jumlah Kata:1116    |    Dirilis Pada: 26/01/2024

li perkataan Vero dengan intonasi s

memberi tarikan pada tangannya yang masih Vero genggam, g

ke arah Rev

adi bila

g ma

an hampir terjungkal, karena saking kagetnya denger

au mandiin kamu, kar

at. "Iya, itu. Uncl

mposisikan diri agar bisa berdiri saling berhadapan

nyit, keheranan. "

mana, mau mandi sendir

pilihan ketiga? Misa

bebal dan sedikit sulit diatur itu dengan tatapa

t aku. Curang itu namanya," prote

vaa

k sebal sambil mencebikan bibi

h, kalau kamu minta saya buat mandiin kamu," goda Vero sambil me

annya yang saat itu masih berada dalam cekalan V

erjalan melewati Vero, tak lupa menyenggol b

Gak mau ganti pilihan? Tawaran

u dirinya menghentikan langkah, berdi

p Vero dengan tatapan penuh hardik sembari

ki-aki!" protes Vero, tidak terima

pungkan perkataan, Reva membuka pintu dan masuk begitu saja, benar-benar m

egas berjalan, berdiri tepat di hadapan permukaan daun pint

mau mandi

urusa

Uncle n

amar mandi, bukan di

payung-" "sedia payung sebe

tu maks

kamar mandinya aja, R

ar kalau aku ke luar dari kamar mandi, te

bak

beres mandi, beres ganti baju sama beres dand

ikan pasokan udara mengisi penuh setiap celah ruang

ka hidup seatap dengan Reva, akan membuatnya

ya itu, adalah salah satunya. Jadi ... sebisa mungki

kai birai, hingga memetakan senyum simpul yang jelas-jelas dipaksakan.

ara Reva yang menyahuti perkataan V

kit lantang, memanggil sang istr

badi tampan itu mendengkus. "Kalau kamu

mar, membuat Vero membuang napas kasar yang berasal dari rasa pasra

ang menjulang di hadapan, Vero mendengkus se

*

uhkan tepukan pelan di permukaan bahu pria tampan yang sedang

ditemani kerlap kerlip lampu disko

anik mata jelaga indahnya yang dikelilingi iris yang memerah, bersitat

a - lelaki berusia dua puluh sat

nongkrong di sini," sindir si ga

ia dua puluh tahun, yang tidak lain, me

y. Manik mata hazel indahnya gemetar, menilik pahatan indah dari wajah Rey

memutuskan kontak mata dengan Naya. "Gue nyesel, karena udah

gkat di kampus tempatnya dan Reva berkuliah itu dengan tatapan penuh rasa sim

elas kecil yang berada di permukaan meja di hadapa

menaruh gelas kecil yang sudah kosong itu, kembali ke tempat semula. "Sepupu gue, rekan bisnis dari cowok

. Kalau pun iya, Reva beneran udah nikah,

noleh, membiarkan matanya bersitatap dengan Naya, menilik wajah c

, matanya memicing, menat

ruskan pandangan. "Kalau gue jadi Reva, gue gak b

ngomong k

engan tatapan sinis penuh hardik, lalu menyeringai. "Lo u

n bernada sarkastik yang Rey ucapkan, Naya malah

yang udah sama-sama berkhianat juga ada di depan gue. Jangan lupa, Re

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Menikah Demi Perceraian
Menikah Demi Perceraian
“Sebastian Alvero Abraham, terjebak dalam sebuah ikatan suci pernikahan dengan Latasha Revalina Mahendra - gadis cantik yang memiliki usia delapan tahun lebih muda dari dirinya. "Nikah sama kamu, berasa lagi cosplay jadi pengasuh bocil." - Alvero "Bocil-bocil gini juga, gak kalah menggoda. Kayak mantan Uncle yang semok." - Revalina Vero tidak pernah mengira, jika menikah dengan Reva yang acap kali bersikap seperti anak kecil, membawa kebahagiaan tersendiri dalam hidupnya. Kebahagiaan yang selama ini tidak pernah ia rasakan, sebelumnya. "Uncle mau punya anak berapa sama aku?" - Revalina "Kalo ngomong kayak yang iya aja. Sok-sok'an nanya mau punya anak berapa, baru dicium aja udah panik setengah mati. Boro-boro unboxing, praktek bikin dedek bayi." - Alvero Saat sedang bahagia-bahagianya menikmati biduk rumah tangga, alasan Reva bersedia menikah dengan Vero, akhirnya terungkap ke permukaan. Bagaimana jika alasan tersebut membuat Vero kecewa? Lantas, akan seperti apa nasib pernikahan seumur jagung mereka ke depannya?”