icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Jovanca Sang Penggoda

Bab 4 Berbaikan Kembali

Jumlah Kata:1153    |    Dirilis Pada: 14/07/2022

a

ta Branch. Jovanca, mengambil banyak menu. Dia tidak akan menyiapk

li dengan perspektif orang lain. Terpenting, dia tidak men

, dan yang pasti, gratis! Wait! Ini tidak gratis, Jo, kamu bayar

pat diujung ruangan. Memilih tempat menyendiri, dan

" kikihnya, memuji dirinya sendi

n, semua dia embat. Moqueca, adalah makanan dari berbagai

nis minuman pun siap di

eninggoy, makanan ini tidak akan bisa kamu nikmati," gumamnya.

sok menjaga image. Dia adalah wani

an mengulum senyum. Melihat bagaimana cara wanit

, dengan melebarkan senyum, memb

k. Mulutnya penuh, dan berantakan. Dengan cuek, dia

ngan membawa makanya,

Menunya enak?" ta

an?! Nikmati, jangan banyak bertanya, aku lapar! Un

ndon, pria yang menjadi salah satu koki di Motel Mayoral. Dia, usai dengan peker

aku tidak memintamu bergabung ya, so- nikmati pertunjukan ini," t

y aku Brandon." Pria itu mengulurkan tangannya

" jawabny

?" Jovanca

ngnya, panggilan hanya satu kata kan? Memangnya penting banget nama buatmu?" Br

ngenalkan marga mereka. Aku kir

Mereka makan menggunakan sendok, dan juga pisau, lalu membuka

tur, ha-ha- ha..." Me

re right," s

r

u mengejutkan, Brandon. J

stop sok kenalnya. Pergi sana!" usir Jova

egitu saja. Brandon, bergeleng, awalnya merasa ini adalah awal yang baik,

ya kepribadian ganda

mau misiku, digagalkan oleh seorang pun." Matanya menyipit,

a itu? Merugikan, menguntungkan, atau justru

ga Jeffrey, mereka pun melakukan makan malam. Namun, tidak berkumpul bersama dengan pa

m kamar, dan diatas ranjang, yang berdecit. Ya, sebelum memak

bagian dadaa, atau pun pinggul. Suara leguhan, dan desahan memenuhi kamar itu

tidak seperti kuda yang tanpa sehelai benang. Selimut, bukan suatu p

rkan birahi yang tidak lagi bisa dia tahan. Menerbangkan angan keawang. T

hasratnya, yang tidak tertahankan. Menggapai suatu puncak kenikmatan,

g telah basah karena keringat, begitu jug

ah, babe," ke

a diatas tubuh mungil Ainsley. Pria itu, memeluk istri

begitu menggoda saat dia baru, atau tengah bercin

fery, dia mencium kenin

ingin air dingin

ya, dan memakai celananya. Berjalan menuju, pantry

a baru saja berolahraga malam. Rasanya Air dingin saja tidak cukup

y, menerima uluran bot

t baik, hanya saja, terkadang emosinya, tidak terkontrol, dan menguasai

yang kamu, makan, baby. Bolehk

rlalu lama." Tanpa m

, sampai ketiga kalinya, tidak juga ada yang menjawab. Mereka semua sibuk, melaya

di. Sudah menjadi kebiasaan saat menikah, bahwa jika wanit

a digunakan. Lain kali jangan berlibur di kota

inya begitu marah. "Why? Kenapa kamu marah?" tanya

satupun orang menjawab teleponnya.

ika kamu keberatan." Jeffrey, hanya mengibaskan

ih begitu banyak, manusia di sana. Jeffrey,

rjalan mencari pelayan. Kedua tangannya k

iba terlihat di wajah laki laki beristri itu. Apa

gkahnya tidak be

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Jovanca Sang Penggoda
Jovanca Sang Penggoda
“Jovanca Wanita badung, bar-bar dan juga ayam kampus. Pesonanya sangat menakjubkan hingga sangat mudah baginya untuk memikat seorang lelaki. Namun, nasib tidak semulus wajahnya. Dia terlahir sebagai yatim piatu dan tergolong dalam ekonomi rendah. Sehingga selama hidupnya dia harus banting tulang untuk memenuhi seluruh biaya hidupnya sehari-hari. Semakin lama dia merasa bosan dengan hidup yang dia habiskan dengan bekerja. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk mencoba hal baru dengan memanfaatkan kecantikannya. Sehingga atas keisengannya menggoda pria justru membuat wanita itu terjebakdalam permainannya sendiri. Jovanca dikejar-kejar oleh para lelaki beristri, sementara dia mencintai lelaki lain. Ikuti terus kisah Jovanca... Selamat membaca bagi para reader yang khilaf mampir dilapak ini, jangan lupa tinggalkan jejak, like dan komen kalian...”