icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Jovanca Sang Penggoda

Bab 3 Pertengkaran

Jumlah Kata:1094    |    Dirilis Pada: 14/07/2022

a

a lihat saat ini. Benar kata orang, di saat memasuki duni

hatnya. Steacey, tengah asyik, bercinta dengan sesama jenisnya. Perut, Jovanca se

di kamarku? Oh- bukan, di kamar kita bersama.

rnya. Berjalan, tidak tentu arah, hingga dia lelah. Seharusnya, dia

ng ada di sana. Menurutnya, dan sejujurnya, tempat itu tidak t

ng mereka bicarakan. Pria itu, terlihay begitu marah,

Pria gila

, dan tidak ada yang mau mengalah diantara mereka. Mendapatkan hibur

an bukan tidak mungkin, dia akan ikut bergabung. Namun, di dalam kamar itu, lain h

ut, kala melihat, pria

sejati," ger

i hanya sebuah guyonan baginya. Sungguh, dia tidak benar benar

ose," lirih, Jovanca, ketika meliha

a bersalah, canggung, atau aneh. Seperti

galkan, wanita, dalam keadaan,

ca. Mencari alasan, kalau kalau pria itu, marah, karena

geleng, dia tidak suka, lelaki yang seperti

e," jawab, Jovan

ovanca. Kemudian, kini giliran, si wanita

nya?" tanyanya

? Kalian- hmm, tidak, tid

an Jovanca, berharap, tidak akan bertemu lagi de

ai waktu makan malam. Jika sampai tiba saatnya, mereka be

ebagai bantalannya. Dia berusaha terpejam, melupakan hari buruk ini. Sejak p

rumah mewah- oh- indahnya. Tapi, boleh dong, minta yang masih gaga

r benar liar, dan umum, di minta wanita yang pema

edua orang ya

snya masih membina hubungan baik. Namun perselisihan,

bukankah seperti itu, pertengkaran? Jeffrey, pria

a, bukanlah mereka. Melainkan, teman satu angkatannya. Yang mana, si

Dia yang banyak berusaha untuk hubungannya. Dia yang bany

an ribuan kali kan? Dari awal, sampai pada akhirnya keputusan yang kamu

kita buat kesepakatan, baru. Jika kamu, melahirkan, bayi laki laki, maka, aku akan tetap ti

kerjaanmu. Jika pun dia laki laki, dia juga masih bayi, tidak mungkin langsung besar,

semua kekayaan. Tentu saja, ada. Dia yang memang terobsesi, atau teramat ingin, mimpinya

idak ada bayi perempuan. Fix, jangan mengungkit masalah ini lagi. Aku

alam hatinya ribuan kecemasan, ketakutan, melanda diri. Namun, r

perlahan. Mengontrol dirinya, agar tetap tenang. Bagaimana pun dia lelak

un untuk Jeffrey. Lelaki itu, memeluk gadis kecil yang dihad

, Ains. Kamu tahu, sejak dulu, aku tidak pernah memegang berkas apapun. Yang aku, sent

agu, Ainsley, kemudian mencium kening w

. Dalam sebulan, kamu bisa menaikkan saham kita. Tenanglah, kamu tetap akan menjadi pemb

*

njang. Semua aktivitas di luar ruangan, telah berpindah, ke da

, minta segera diisi. Dia keluar dari kamar, dengan balutan dress berwana merah, diatas lutut,

t jelas, leher yang jenjang, dan menggoda. Alasannya, simpel, kare

di, di malam pertama tour

ambu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Jovanca Sang Penggoda
Jovanca Sang Penggoda
“Jovanca Wanita badung, bar-bar dan juga ayam kampus. Pesonanya sangat menakjubkan hingga sangat mudah baginya untuk memikat seorang lelaki. Namun, nasib tidak semulus wajahnya. Dia terlahir sebagai yatim piatu dan tergolong dalam ekonomi rendah. Sehingga selama hidupnya dia harus banting tulang untuk memenuhi seluruh biaya hidupnya sehari-hari. Semakin lama dia merasa bosan dengan hidup yang dia habiskan dengan bekerja. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk mencoba hal baru dengan memanfaatkan kecantikannya. Sehingga atas keisengannya menggoda pria justru membuat wanita itu terjebakdalam permainannya sendiri. Jovanca dikejar-kejar oleh para lelaki beristri, sementara dia mencintai lelaki lain. Ikuti terus kisah Jovanca... Selamat membaca bagi para reader yang khilaf mampir dilapak ini, jangan lupa tinggalkan jejak, like dan komen kalian...”