icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Jovanca Sang Penggoda

Bab 7 Dipermalukan

Jumlah Kata:1101    |    Dirilis Pada: 14/07/2022

a

Jangan ada yang mengetahuinya. Sekecil dan sese

n. Mau berangkat sekarang?" Kembali Jovanca meraih ponselnya da

mukanya tanpa mandi dan gosok gigi. Ia hanya menelan p

mangat. Seakan kesedihan yang baru saja t

agaimana bisa dia merubah dengan cepat

vanca, sembari memukul lengan lelaki

begitu?" Jovanca mengangguk, masih deng

Brandon dan bersiap untuk kembali ke motel. Namun, Jovanc

ja, ketika mereka melewati taman, sudah banyak teman-teman Jo

on." Gadis itu menepuk kedua

dan kembali menyahut jaket lelaki itu. Memakainya dan pergi begi

n melanjutkan laju motornya, menuju tempat

nyahut satu kardus yang ada di atas meja. Men

as kecil itu. Isinya sendiri beberapa bahan pokok makanan. Roti, keju, selai dan teh.

korban yang bisa dia beri bingkisan itu. Pastinya, yan

ngan membawa tongkat palsunya. Jelas mereka tidak lumpuh. Jovanc

menggelengkan kepalanya. Heran dengan sik

un wajah mereka memelas, tetapi

teacey menarik bahu Jovanca hingga wanita itu berbali

ih mampu berjalan dan bekerja! Buka mata kalian! Jangan asal tuduh! Permisi,

geleng. Memutuskan untuk memberikan empat bingkisan pada mereka. Tidak hanya be

hatan, juga rajutan, atau baju-baju yang para m

*

k Jovanca,

enjulurkan kakinya untuk membuat gadis itu berguling di atas tanah lapan

wajah garangnya. Siapa lagi? Tentu saja lelaki yang hampi

a. Jangan sampai gadis ini terkena imbasnya, bukankah lel

mencari simpati? Tidak cukupkah istri sek

kedua tangan yang tetap memegang kar

an sovenir sampai kosong tanpa sisa di kardus, dia

a karena dia kecewa telah ditolak dan dia akan set

n mempermalukan Jovanca di depan umum. Dia akan mengat

ng banyak perhatian orang di sana. Dalam sekejap

banyak orang. Ini adalah kesekian kali dia menjadi bintang di seb

tri, tetapi dia- dengan terang-terangan menggoda saya. Semalam dengan pakaian y

Jovanca. Namun, gadis itu memberontak. Wajahnya merah padam karena

ka juga ingin melihat punggung dan bahumu yang indah," bi

n semua orang masih menatapnya. Ia menunggu saat yang tepat untuk

elur, dia akan selalu berkokok. Seperti manusia yang tidak punya etika kentut. Dia yang men

kan? Dia bertelur tapi dia sendiri yang heboh, petok-petok kesana kemari, seakan mencari pembelaan! Begitupun dengan mukamu! Tampang pas-pasan tapi s

lnya Jeffrey mengira bahwa dia berhasil mempermalukan gadi

ah harta. Namun, siapa sangka bahwa suaminya menggoda wanit

egang di hadapannya banyak orang. Sorak Sorai

ak berpaling pun semakin malu. Namun Jovanca, gadis itu berjalan den

icara Jovanca. dia takjub, dan terpesona akan keberanian Jov

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Jovanca Sang Penggoda
Jovanca Sang Penggoda
“Jovanca Wanita badung, bar-bar dan juga ayam kampus. Pesonanya sangat menakjubkan hingga sangat mudah baginya untuk memikat seorang lelaki. Namun, nasib tidak semulus wajahnya. Dia terlahir sebagai yatim piatu dan tergolong dalam ekonomi rendah. Sehingga selama hidupnya dia harus banting tulang untuk memenuhi seluruh biaya hidupnya sehari-hari. Semakin lama dia merasa bosan dengan hidup yang dia habiskan dengan bekerja. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk mencoba hal baru dengan memanfaatkan kecantikannya. Sehingga atas keisengannya menggoda pria justru membuat wanita itu terjebakdalam permainannya sendiri. Jovanca dikejar-kejar oleh para lelaki beristri, sementara dia mencintai lelaki lain. Ikuti terus kisah Jovanca... Selamat membaca bagi para reader yang khilaf mampir dilapak ini, jangan lupa tinggalkan jejak, like dan komen kalian...”