icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

My Annoying Boss

Bab 9 Cantik Mana Sama Saya

Jumlah Kata:1073    |    Dirilis Pada: 11/07/2022

artemen ini memiliki berbagai perlengkapan perempuan. Bukan seperti b

Semuanya lengkap, lho. Mulai dari pakaian pergi ke luar, baju tidur, sampai dalaman pun ada di dalam lemari tersebut. Sina jadi bertanya-tanya. Sebenarnya apartemen in

enghindari sesuatu. Seperti ada yang sengaja lelaki itu sembunyikan darinya. Tapi, untuk apa memangnya? Sina tidak terlalu ped

sini kali, ya." Sina bergumam

sekaligus, lho. Tidak, Sina tidak sempat mencobanya. Sebelum Sina diberi pakaian baru oleh Abra, Sina masih mengenakan pakaian miliknya

alu?" Sina membungkam bibirnya sendiri. Isi kepalanya mulai berkeliaran. Berfan

yang datang lagi ke apartemen ini. Sina juga heran, katanya apartemen ini diberikan untuknya. Tapi ti

berjalan dengan normal, kok. Dia tahu jika perempuan dan lelaki yang bukan suami dan istri tidak boleh tidur di kamar yang

eru Sina meng

lengan sofa. Sina mengikuti langkah Abra, ikut

agi pusing," ujar Abra mewanti-wanti Sina agar

an saya cuma pengin tanya sesuatu. Bukan nyaris masalah apa l

ya, sama seperti mencari mas

a seolah mereka sangat akrab. "Itu k

kebalik?" s

ulu. Sina seringkali memukul lengannya, mencubit pinggang Abra, atau yang paling

walau ingatan perempuan itu hilang. Abra mendesah pendek,

ali. Melihat mata Sina yang mengerjap setiap kali bicara, Sina

ajahnya berubah sedi

melamun. Abra menatap Sina sekali lagi sebelum ia merebahkan t

saat ia menundukkan kepala. Kedua pasang mata itu saling menatap satu sama lain lumayan lama. H

lu sama saya. Tiba-tiba aja baringan di pangkuan saya." Sina

kamu minta tanggungjaw

atap lelaki tampan. Sina akan terus tenang, dan justru sebaliknya, lelaki itu yang akan salah tingkah akibat Sina mengeluarkan jurus ajaibnya. Namun,

Abra mengarahkan kepalanya

in, kemudian menunduk menatap Ab

angg

banyak barang-barang perempuan. Kayak emang udah ada di sini sebelumnya. Makanya saya mikir Bapak pernah

jawab

dugaannya. Sina kira Abra akan mencari alasan sebelum akhirnya

ina hati-hati. "Cantik

tengah mendengus mendengar pertanyaan yang Sin

tanya. "Saya mirip

enggeleng. "Kamu cantik deng

agak ambigu. Sina cantik sebagai versi dewasa? Mak

k usianya lumayan jauh. Emang pacar Pak Abra

itu mengadu sembari mengusapnya. "Saya itu c

gak mungkin masih pacaran kalau Bapak aj

amun. "Ada di dekat saya,

tinggal nikah pa

Sina. "Saya mulai pusing. Kayaknya saya udah

ina mendengus lalu mengentakkan kakinya. Padahal Sina masih penasaran siapa perempuan itu. Masih pacaran at

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
My Annoying Boss
My Annoying Boss
“Ingin terlepas dari jeratan mantan pacar super toxic, Sina justru mendapat masalah baru karena ia refleks menarik lelaki secara sembarangan di sebuah restoran, lalu mengakui lelaki itu sebagai selingkuhannya di depan mantan pacarnya. Sumpah, Sina hanya ingin terbebas dari mantan pacar. Tapi, yang terjadi justru Sina harus berurusan dengan atasannya sendiri. Ya. Lelaki yang Sina tarik di restoran adalah Abraham Prama. Atasan baru Sina di kantor! Abraham Prama telah memasuki usia tiga puluh lima tahun-dan tentu saja bujukan kedua orang tuanya agar segera menikah selalu mampir setiap hari. Tidak kenal waktu. Bahkan mamanya selalu mengingatkan supaya Abra segera mencari calon istri-atau kalau tidak, Abra akan dijodohkan dengan pilihan kedua orang tuanya. Sina yang tiba-tiba menarik tangan Abra, kemudian mengklaim Abra sebagai pacar baru perempuan itu membuatnya memiliki ide baru. Yang jelas akan menguntungkan mereka berdua. "Saya nggak ada waktu buat kenalan sama perempuan di sana-sini. Karena kamu sudah pegang tangan saya, dan mengakui saya sebagai pacar di depan banyak orang, rasanya nggak adil kalau kamu nggak tanggungjawab."-Abraham Prama. "Tanggungjawab kayak gimana ya, Pak? Saya rakyat jelata lho, Pak!"-Sina Lestari.”