icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

CINTA SANG MAFIA : Kembali Mencinta

Bab 8 SAHABAT

Jumlah Kata:1022    |    Dirilis Pada: 06/07/2022

an. Namun, dalam beberapa langkah tiba-tiba dia berhenti. Netranya menatap bergantian pada William dan juga

in kunci pintu, sih, Le?

ada William dan Anan, lalu mengedipkan

an kotor dari Algo. Merasa kesal, dia melem

ih normal

itu memang terkenal paling usil di antara mereka berlima. Sementara itu,

minuman sehat. Mereka memutuskan untuk tidak menyertakan rokok

?" tanya William, menyadari ketida

empat tongkrongan yang biasanya selalu mereka datangi di setiap akhir pekan. Setelah menimbang keadaan Anan, mereka pun ak

a. Kayak enggak ngerti dunia mereka aja, loe, Le." Di antara lima saha

ikit terlambat." Robby menjeda sesaat u

sedikit urusan

rpaut empat hingga lima tahun lebih tua dari mereka itu sangat baik pada Anan, meski banyak ka

ngerutkan kening. "Istri? Tuan Mark sud

. Mereka menatap Anan, seakan

mengedikkan bahu, bersikap acuh tak acuh.

g itu dibu

rlibat dalam kebersamaan, keduanya seolah-olah telah sepakat untuk menjaga jarak, layaknya orang asing. Mer

dap William, seakan dapat menjelaskan adanya perang dingin di antara keduanya. Mereka seperti

terhadapnya. Padahal, selama ini dia tidak pernah menyinggungnya. Namun William memilih untuk menyembunyikan itu semu

awab pertanyaanku?" Willi

a melihat foto pernikahan mereka. Mark sang

ampan itu datang dengan berbagai macam makanan serta buah-buahan di tangannya. Meski banyak yang meng

ni mereka meniadakan alkohol dan juga junk food. Mes

engerutkan alis sembari menatap jam tangan rol

erlambat, kok. Kita baru minum sedikit."

rsilahkan Mark untuk duduk. Teman-temannya yang sudah ter

kap Mark terhadap William tiba-tiba saja berubah.

Caramu memanggil dan bersikap padaku seakan-akan menunjukkan

tasan Anan yang mendadak akrab

h setua itu, Le?" poton

ari tersenyum kikuk." Anda terlihat jauh lebih mud

uju. Jadi, bagaimana ha

el 'Tuan' yang selama ini selalu disematkannya. Setelah berpikir sejenak, d

k, kalau begitu,

a ha! Itu bagus. Begini

ini Mark terlihat sangat terbiasa dengan cara William memanggil atau pun bersikap formal

ota kita menjadi semakin kompak,

ngkari meja yang tak seberapa besar itu. Mereka makan dan minu

. Dia memainkan kunci-kunci nada dengan sangat tepat. Ketika nada yang sudah sangat famil

gangkat bahu berpu

akiti gendang telinga kita." Perkataan Robby l

ersatu, lalu mendengus. "Kali

etelah kamu menjadi

pun t

ntang malam itu menambahkan keharmonisan persahabatan mereka. William menyanyikan lagu favoritnya dengan penuh perasaan,

i, akan kupastikan kamu be

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
CINTA SANG MAFIA : Kembali Mencinta
CINTA SANG MAFIA : Kembali Mencinta
“Kesalahan serta pengkhianatan yang dialaminya tiga tahun lalu mengubah pribadi hangat William Ferdinand menjadi sosok dingin dan menyendiri. Dia membenci dan tidak pernah lagi percaya akan sebuah cinta, dan memilih terjun ke dalam dunia mafia. Shirley Smith, istri yang terpaksa dinikahinya di atas kertas kembali ke tanah air dan mendatanginya dengan segala sifatnya yang menggemaskan. Perlahan pribadi hangat William kembali, tetapi hanya ditujukan untuk Shirley seorang. "Shir, ganti pakaianmu. Aku tidak mengizinkanmu ke luar dengan pakai seperti itu!" "Shir, kamu dilarang berbicara dengan lelaki lain di belakangku!" "Shir, aku lebih suka kamu ke luar dengan dandananmu yang mengerikan itu!" Sikapnya yang dominan membuat Shirley memberenggut kesal. "Tuan William, anda sudah bersikap layaknya seorang suami!" William tertegun. Shirley tidak tahu jika mereka sudah menikah! Mohon maaf cerita ini tidak berlanjut, dan akan berlanjut di aplikasi Noveltoon!”
1 Bab 1 PENYESALAN 2 Bab 2 BAGIAN TERPENTING 3 Bab 3 HASRAT 4 Bab 4 DITINGGALKAN 5 Bab 5 KAMBUH6 Bab 6 SAUDARA 7 Bab 7 PRIORITAS 8 Bab 8 SAHABAT 9 Bab 9 UNDANGAN 10 Bab 10 PESTA ULANG TAHUN 11 Bab 11 MAAF, TERLAMBAT 12 Bab 12 KESEMPATAN 13 Bab 13 KEKACAUAN 14 Bab 14 KEHILANGAN 15 Bab 15 DI MANA 16 Bab 16 PENGAKUAN ALGO 17 Bab 17 DILEMA KARINA 18 Bab 18 BIMBANG 19 Bab 19 KENANGAN 20 Bab 20 MAWAR 21 Bab 21 MAKAN MALAM 22 Bab 22 PESAN23 Bab 23 TARGET 24 Bab 24 ANAN DAN ZIYA 25 Bab 25 KECEWA26 Bab 26 PENOLAKAN 27 Bab 27 MARK SEBASTIAN 28 Bab 28 TELEPON LARUT MALAM 29 Bab 29 KEBAKARAN 30 Bab 30 KANTOR POLISI 31 Bab 31 AMARAH 32 Bab 32 PERSETERUAN 33 Bab 33 REKAMAN 34 Bab 34 KEBENARAN 35 Bab 35 KE MANA ANAN 36 Bab 36 MENCARI ANAN37 Bab 37 HARAPAN 38 Bab 38 JEBAKAN 39 Bab 39 TAK TERDUGA 40 Bab 40 PETUNJUK 41 Bab 41 MASA LALU MARK 42 Bab 42 TRAGEDI 43 Bab 43 TRAGIS 44 Bab 44 PENYEBAB 45 Bab 45 SEBUAH JAWABAN 46 Bab 46 KENANGAN