icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ketika Hati Mulai Mendua

Bab 4 Izin Menikah Lagi

Jumlah Kata:1008    |    Dirilis Pada: 09/05/2022

nak yang harus aku pikirkan. Aku berusaha untuk menata hatiku kembali. Mencoba untuk kuat dan tegar walaupun hati sudah hancur berkeping-

Mama?" kata Mas Fandi di k

a? Sepertinya

eminta maaf mungkin yang Papa samp

-tele, Pa. Apa yang

dengan Leni," kata Mas

ua

a lemas dan air mata langsung jatuh. Muda

lagi dengan Leni?" tanyaku seola

," jawab Mas

pa salah Mama, Pa? Mama selalu berusaha menyenangkan hati Papa. Ternyat

lah apa-apa. P

mana perasaan anak-anak

g akan bicara d

nya. Nggak mikir perasaan Mama, keluarga besar kita dan karir Papa.

a bilang sama Mama, supaya ti

diam saja, seolah-olah tidak terjadi pernikahan Papa

kan alasan

pasti akan membenarkan

i Ma

ntu kamar, langsung aku rebahkan tubuhku di temp

an bersama hingga tua nanti, ternyata mengkhianati ikatan suci ini. Aku tidak tahu apa yang akan

ku terasa sangat berat. Kuambil air wudu, menunaikan sunah sambil b

malam. Pikiranku benar-benar kacau. Aku mencoba memejamkan mata, ternyata pikiranku tida

nya. Aku tetap melakukan aktivitas seperti biasa, menyiapkan sa

ucat," kata Angga yan

aja," jawabku. Anak pertamak

yang selalu aku buatkan tiap pagi. Aku bersikap seolah-

dibantu Anggi memb

angkat ya?" Angg

a, segera kulajukan mobil ke arah kantor. Ketika melewati kantor, suasana masih sepi. Aku mau jalan-jalan dulu, menik

tang. Sambil aku meletakkan jajanan pasar yang tadi kubel

endiri, Nis?"

bilnya di pasar," ja

makanan sebanyak ini. Dasar kamu, Nis. Bilang saj

nya te

*

lku di kamar. Aku sedang tiduran sambil berselan

a?" j

a, sudah Angg

makasi

bergegas keluar kamar

melihat siapa yang datang. Leni d

ni?" tanyaku

saya bicarakan dengan

ah pe

g sekal

i siapa? Aku

a be

ersebrangan

ngkari janji pada Mbak Anis. Saya kesini mau

usaha untuk menahan diri. Aku takut

a tidak ada laki-laki lain? Apa kamu tidak memikirkan

Mbak, tapi ak

in aku menangis sekuat-kua

u berusaha untu

idak bohong. Untuk

kan berbagai macam cara. Termasuk dengan berb

anak Mas Fandi!" Len

Aku nggak yakin kalau kamu hanya melakukannya dengan mas Fandi saja.

as Fandi. Aku mohon Mbak, izinkan kami menikah. Kasihan anak ini

r sampai kesana? Pasti nggak bakal mikir. Kare

Mbak. Res

ya kan? Sampai kapan pun aku tidak akan merestuinya. Jangan harap anakmu itu nanti bernasab pada Mas Fandi.

bak, to

lua

rjalan

tu. Tiba-tiba p

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ketika Hati Mulai Mendua
Ketika Hati Mulai Mendua
“Kehidupan rumah tangga yang harmonis menjadi berantakan ketika muncul sang mantan. "Teman? Tidak ada yang namanya teman antara laki-laki beristri dan perempuan bersuami. Apalagi berteman dengan mantan. Yang namanya mantan tidak perlu dikenang tapi harus dibuang ke kotak sampah," kata Anis. Begitu dahsyatnya pesona mantan hingga menghilangkan logika seorang Affandy Nugraha. "Mama harus sehat, harus kuat, harus bangkit dan tegar. Demi Angga, Anggi dan Mama sendiri. Kalau Mama terpuruk, mereka akan senang dan bertepuk tangan. Buktikan kalau Mama itu seorang wonder woman," kata Angga memberi semangat pada mamanya.”