icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PRAMESWARI

Bab 7 Keraguan Hati Prameswari

Jumlah Kata:1144    |    Dirilis Pada: 02/01/2022

tumpah ketika membaca baris demi baris catatan Mbak Honey. Apakah karena catatan itu mampu mengingatkannya pada Ummi, Abah dan juga Abang di rumah? Ataukah Mas Eiden yang selama ini mengisikan manis

biru yang tersaput

r M

nta tol

ri. Terus, kalau sudah dikeluarkan, kamu masuk

gak usah dibongk

Nah, untuk pakaian kamu, Mbak sudah sediakan kope

jadi pindah ke

ve

k H

anal

irullah

n, pemikiran dan penyesalan. Begitu banyak, campur aduk menjadi satu hingga mendorong dirinya untuk pergi. Ya, pergi jauh ... Mbak Honey memang b

Sebenarnya, siapa orang itu, ya Allah? Berniat jahat p

lan, lagi-lagi mencabik-cabik hatinya yang sudah tak berbentuk. 'Harusnya aku nggak usah kabur dari rumah, kan? Harusnya aku teri

antren silih berganti mengisi benaknya yang nyaris kosong. Abah yang selalu mengembangkan senyum manis dan tulus untuknya. Nggak pernah berkata atau be

aak

kalau nggak melarikan diri dari rumah, sekarang dia tengah mengaji bersama teman-teman. Oh, nggak, mungkin sedang memasak atau membereskan rumah

ri mulut Prameswari ketika bayangan Ummi menyelinap masuk ke dalam benaknya. Dengan segenap perasaan menyesal,

"Sekarang Wari sadar, Wari tahu kenapa Abang marah ... Abang sayang Wari dan Abang nggak mau kalau sampai Wari celaka. Iya kan, Bang? Tampar Wari

ug, dug,

engerjakan tugas dari Mbak Honey dan pergi. Iya, itulah keputusan hatinya yang sudah utuh dan bulat. Pergi, pulang ke Tang

*

ney sudah lebih

dia masih bisa mengantongi tiga setengah sampai lima juta rupiah. Wuaaahhhh, tentu saja Mbak Honey bangga. Beryukur juga tentunya, karena baginya segala kesukses

n yang di Jalan

mengembangkan usaha yang benar-benar dimulainya dari titik nol. Dari hanya membeli tanah ladang ... Dibangunnya sedikit demi sedikit hingga akhirnya seperti yang sekarang ini. Indah, mewah dan rejekinya melimpah ruah. Haha. Haha. Bi

mur hidup, baru kali ini dia merasakan kebahagiaan yang sebesar ini. Punya adik, punya saudara, bukannya hidup sebatang kara. Hehe. Ya, yaaahhh, anggap saja itu resiko yang harus didapatkannya sebagai anak yang tumbuh dan besar di Panti Asuhan. Baginya, itu masa lalu, nggak perlu diing

ek

kobar-kobar sekarang. Dia yakin, bersama Prameswari, akan lebih mampu melewati setiap tantangan yang ada dalam hidupnya.

tok,

Mbak Honey memanggil, "A

tok

Mbak Honey p

ci. Hal inilah yang melecut Mbak Honey untuk segera masuk dan mencari tahu, apa yang terjadi. Apakah Prameswari

tap,

memanggil nama Prameswari sambi

Honey terus mencari Mytha sampai ke sudut terkecil di rumah ini. Gudang, dapur, kamar mandi, balkon ... Semua ruangan disisirnya dengan teliti, meskipun seb

angkan diri karena begitu besar gelombang keragu-raguan menggulung hatinya. Sehingga

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
PRAMESWARI
PRAMESWARI
“"Aku, nggak bisa menaklukkan hati Mas Giga? Ih, lebih baik jerawatan di sekujur tubuh. Kalau perlu, kalian jangan panggil aku dengan nama Prameswari lagi. Catat baik-baik ya, kalau sampai aku gagal mendapatkan cinta Mas Giga, kalian boleh memanggilku dengan nama Mytha, selama-lamanya." (Prameswari) "Jujur, aku mulai jatuh cinta sama Mytha. Tapi kan, aku sudah punya Peony. Kami sudah menikah dan sekarang sedang mengandung anak pertama kami. Apa nggak dosa, kalau aku menuruti langkah cinta ini menuju hati Mytha?" (Giga) "Apa, Mytha? Jadi, itu yang namanya Mytha? Kok, kayaknya aku nggak asing banget, ya? Siapapun dia, awas saja kalau sampai macam-macam sama Mas Giga. Aku nggak akan segan-segan untuk memberinya pelajaran berharga. Lagian, kenapa sih Mas Giga harus deket-deket sama dia? Sudah punya istri, juga. Nggak inget apa, kalau aku lagi hamil?" (Peony) PRAMESWARI, mengisahkan tentang perjalanan hidup seorang puteri Kiai Sepuh di sebuah Pondok Pesantren yang kabur dari rumah, karena menolak untuk dijodohkan. Padahal, Abah menjodohkannya dengan Ustadz Rayyan yang mengajar Tahfidz Al-Qur'an di Pondok Pesantren abahnya. Ada apa dengan Ustadz Rayyan, mengapa Prameswari menolak perjodohan mereka? Apa karena Mas Eiden yang telah berhasil merenggut seluruh hatinya? Kepada siapakah akhirnya cinta Prameswari berlabuh? Seberapa lama dia mampu bertahan dengan kehidupan kota Yogyakarta yang pahit-pahit manis? Bagaimana dengan Abah dan Ummi? Apakah akhirnya mereka bisa menerima Prameswari kembali setelah dulu menyakiti hati mereka? Bagaimana dengan Giga? Apakah dia benar-benar jatuh cinta pada Mytha yang seorang Ladies Club? Jika benar, apa yang membuatnya jatuh cinta, sedangkan sudah ada Peony dalam hidupnya? Bukan hanya itu, bahkan mereka sedang menantikan kelahiran sang Buah Hati. Apakah tidak membahayakan rumah tangga mereka? Siapakah sebenarnya Peony? Mengapa dia merasa pernah mengenal Mytha dan bagaimana tanggapannya setelah tahu siapa Mytha yang sebenarnya? Apakah akhirnya dia rela, Giga membagi separuh hatinya untuk Mytha? Selamat membaca, ya? (Humairah Samudera)”