Akibat Cinta Semalam dengan CEO

Akibat Cinta Semalam dengan CEO

Kaitani Hikari

5.0
Komentar
6.3K
Penayangan
49
Bab

Sehari setelah kepindahannya ke kantor pusat, Jeanne mendapati dirinya tidur dengan CEO perusahaan di tempat kerja barunya, padahal saat itu dia sudah memiliki pacar. Jeanne melepas kegadisannya pada sang CEO yang merupakan sepupu dari mantan pacarnya dan salah satu teman prianya, Alan Rasya Purnama. Kesialan apa coba yang sedang mengikutinya ini? Apalagi tiba tiba saja Alan tampak begitu terobsesi untuk memilikinya; baik tubuh, cinta, dan jiwanya!

Akibat Cinta Semalam dengan CEO Bab 1 prolog

DEMI jumlah mantannya yang masih bisa dihitung dengan jari, kenapa juga dia mendapat promosi tapi harus dimutasi?

Pekerjaannya selama ini memang memuaskan, tapi naik jabatan saja tanpa perlu mutasi, kan, bisa? Kenapa dia harus repot-repot dibuang ke Jakarta hanya demi pekerjaannya saja?

Jeanne tidak rela. Benar, dia sangat tidak rela.

Jeanne orang asli Bandung. Kedua orang tuanya ada di sana. Walaupun dia sekarang tinggal sendiri, karena mau mencoba mandiri, tapi berulang kali Jeanne masih mengunjungi kedua orang tuanya yang cerewet bukan main itu. Apalagi dia memang anak satu-satunya yang mereka punya.

Belum lagi soal pacarnya. Jeanne sudah punya pacar. Namanya Fredy alias si bebek sawah. Sesuai julukannya, dia adalah bebek yang cueknya bisa mengalahkan gunung es di kutub utara.

Tidak percaya? Baca pesan mereka berdua ini!

J : Gue mau berangkat ke Jakarta. Lo nggak mau datang buat peluk cium gue sebelum kita berdua LDR-an apa?

F : Lebay.

J : Serius, Bek! Abis ini gue bakal jarang gangguin lo lagi!

F : Malah bagus.

J : Gue putusin lo!

F : Canda.

J : Gue serius. Makin ngeselin banget lo sekarang, Bek!

F : Gue ada rapat nanti, jadi nggak bisa nganter. Lagian cuma Jakarta - Bandung, gue bisa langsung ke sana kalau udah kangen.

Jawaban panjang pertama setelah perdebatan hampir seminggu mereka. Tentu saja perdebatan itu diisi penuh oleh Jeanne seorang, karena Fredy hanya akan membalas satu dua kata saja saat bicara ataupun mengirim pesan padanya.

Jika bukan karena sayang isi kantongnya, Jeanne pasti sudah membuang pacar bebek sawahnya yang cuek banget itu.

F : Jadi putus?

J : Nggak.

F : Kirain.

J : Kenapa? Kok kayaknya kecewa?

F : Nggak.

Jeanne melempar ponselnya ke atas ranjang sambil mengembuskan napas kasar. Berat. Fredy memang orang sabar, tapi Jeanne berani sumpah kalau dia tidak sesabar pacarnya.

Dia baru mulai belajar namanya sabar setelah bertemu dengan Fredy. Itu pun karena dia terpaksa harus mengimbangi sifat sang calon suami. Kalau tidak? Sudah dia lempar ke jurang aja kali model cowok kayak gini?!

Siapa juga yang bilang kalau punya cowok dingin itu enak? Gue pengen tampol mukanya biar dia sadar dan nggak kebanyakan berkhayal!

Jeanne menghela napasnya sekali lagi, kemudian mengambil ponselnya dan memasukkannya ke dalam tas. Dia sudah bersiap sejak beberapa saat yang lalu. Orang tuanya bahkan turut membantu sembari mengucap salam perpisahan karena mereka takkan bertemu dalam beberapa waktu.

"Jaga diri baik-baik di Jakarta nanti, Je!" Pesan ayahnya.

Jeanne mengangguk patuh.

"Inget kalau kamu sudah punya pacar, sudah jadi calon suami juga. Jangan macam-macam di sana kalau kamu masih mau nikah tahun ini, ya!" Peringat ibunya yang tampak khawatir sekali kalau Jeanne bakal berbuat nakal selama di Jakarta nanti.

"Ayah sama Ibu tenang aja. Emangnya aku mau ngapain di sana? Orang aku mau kerja, bukan mau cari calon suami baru karena calon yang ini terlalu kaku."

Kedua orang tuanya hanya bisa memasang senyuman masam setelah mendengar ucapannya. Sedangkan Jeanne menunjukkan senyum terbaik andalannya.

"Kaku-kaku gitu juga pilihanmu sendiri, Je," sindir ibunya yang terasa menusuk tepat ke ulu hatinya.

"Iyain!" Setelah berpamitan dengan cara salim hormat pada kedua orang tuanya, Jeanne masuk ke dalam taksi yang akan membawanya pergi.

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Kaitani Hikari

Selebihnya

Buku serupa

Bosku Kenikmatanku

Bosku Kenikmatanku

Juliana
5.0

Aku semakin semangat untuk membuat dia bertekuk lutut, sengaja aku tidak meminta nya untuk membuka pakaian, tanganku masuk kedalam kaosnya dan mencari buah dada yang sering aku curi pandang tetapi aku melepaskan terlebih dulu pengait bh nya Aku elus pelan dari pangkal sampai ujung, aku putar dan sedikit remasan nampak ci jeny mulai menggigit bibir bawahnya.. Terus aku berikan rangsang an dan ketika jari tanganku memilin dan menekan punting nya pelan "Ohhsss... Hemm.. Din.. Desahannya dan kedua kakinya ditekuk dilipat kan dan kedua tangan nya memeluk ku Sekarang sudah terlihat ci jeny terangsang dan nafsu. Tangan kiri ku turun ke bawah melewati perutnya yang masih datar dan halus sampai menemukan bukit yang spertinya lebat ditumbuhi bulu jembut. Jari jariku masih mengelus dan bermain di bulu jembutnya kadang ku tarik Saat aku teruskan kebawah kedalam celah vaginanya.. Yes sudah basah. Aku segera masukan jariku kedalam nya dan kini bibirku sudah menciumi buah dadanya yang montok putih.. " Dinn... Dino... Hhmmm sssttt.. Ohhsss.... Kamu iniii ah sss... Desahannya panjang " Kenapa Ci.. Ga enak ya.. Kataku menghentikan aktifitas tanganku di lobang vaginanya... " Akhhs jangan berhenti begitu katanya dengan mengangkat pinggul nya... " Mau lebih dari ini ga.. Tanyaku " Hemmm.. Terserah kamu saja katanya sepertinya malu " Buka pakaian enci sekarang.. Dan pakaian yang saya pake juga sambil aku kocokan lebih dalam dan aku sedot punting susu nya " Aoww... Dinnnn kamu bikin aku jadi seperti ini.. Sambil bangun ke tika aku udahin aktifitas ku dan dengan cepat dia melepaskan pakaian nya sampai tersisa celana dalamnya Dan setelah itu ci jeny melepaskan pakaian ku dan menyisakan celana dalamnya Aku diam terpaku melihat tubuh nya cantik pasti,putih dan mulus, body nya yang montok.. Aku ga menyangka bisa menikmati tubuh itu " Hai.. Malah diem saja, apa aku cuma jadi bahan tonton nan saja,bukannya ini jadi hayalanmu selama ini. Katanya membuyarkan lamunanku " Pastinya Ci..kenapa celana dalamnya ga di lepas sekalian.. Tanyaku " Kamu saja yang melepaskannya.. Kata dia sambil duduk di sofa bed. Aku lepaskan celana dalamku dan penislku yang sudah berdiri keras mengangguk angguk di depannya. Aku lihat di sempat kagett melihat punyaku untuk ukuran biasa saja dengan panjang 18cm diameter 4cm, setelah aku dekatkan ke wajahnya. Ada rasa ragu ragu " Memang selama ini belum pernah Ci melakukan oral? Tanyaku dan dia menggelengkan kepala

Puncak Nafsu Ayah Mertua

Puncak Nafsu Ayah Mertua

Cerita _46
5.0

Aku masih memandangi tubuhnya yang tegap, otot-otot dadanya bergerak naik turun seiring napasnya yang berat. Kulitnya terlihat mengilat, seolah memanggil jemariku untuk menyentuh. Rasanya tubuhku bergetar hanya dengan menatapnya. Ada sesuatu yang membuatku ingin memeluk, menciumi, bahkan menggigitnya pelan. Dia mendekat tanpa suara, aura panasnya menyapu seluruh tubuhku. Kedua tangannya menyentuh pahaku, lalu perlahan membuka kakiku. Aku menahan napas. Tubuhku sudah siap bahkan sebelum dia benar-benar menyentuhku. Saat wajahnya menunduk, bibirnya mendarat di perutku, lalu turun sedikit, menggodaku, lalu kembali naik dengan gerakan menyapu lembut. Dia sampai di dadaku. Salah satu tangannya mengusap lembut bagian kiriku, sementara bibirnya mengecup yang kanan. Ciumannya perlahan, hangat, dan basah. Dia tidak terburu-buru. Lidahnya menjilat putingku dengan lingkaran kecil, membuatku menggeliat. Aku memejamkan mata, bibirku terbuka, dan desahan pelan keluar begitu saja. Jemarinya mulai memijit lembut sisi payudaraku, lalu mencubit halus bagian paling sensitif itu. Aku mendesah lebih keras. "Aku suka ini," bisiknya, lalu menyedot putingku cukup keras sampai aku mengerang. Aku mencengkeram seprai, tubuhku menegang karena kenikmatan itu begitu dalam. Setiap tarikan dan jilatan dari mulutnya terasa seperti aliran listrik yang menyebar ke seluruh tubuhku. Dia berpindah ke sisi lain, memberikan perhatian yang sama. Putingku yang basah karena air liurnya terasa lebih sensitif, dan ketika ia meniup pelan sambil menatapku dari bawah, aku tak tahan lagi. Kakiku meremas sprei, tubuhku menegang, dan aku menggigit bibirku kuat-kuat. Aku ingin menarik kepalanya, menahannya di sana, memaksanya untuk terus melakukannya. "Jangan berhenti..." bisikku dengan napas yang nyaris tak teratur. Dia hanya tertawa pelan, lalu melanjutkan, makin dalam, makin kuat, dan makin membuatku lupa dunia.

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Akibat Cinta Semalam dengan CEO Akibat Cinta Semalam dengan CEO Kaitani Hikari Romantis
“Sehari setelah kepindahannya ke kantor pusat, Jeanne mendapati dirinya tidur dengan CEO perusahaan di tempat kerja barunya, padahal saat itu dia sudah memiliki pacar. Jeanne melepas kegadisannya pada sang CEO yang merupakan sepupu dari mantan pacarnya dan salah satu teman prianya, Alan Rasya Purnama. Kesialan apa coba yang sedang mengikutinya ini? Apalagi tiba tiba saja Alan tampak begitu terobsesi untuk memilikinya; baik tubuh, cinta, dan jiwanya!”
1

Bab 1 prolog

06/12/2024

2

Bab 2 01 - Pertemuan Kembali

06/12/2024

3

Bab 3 02 - CEO Keparat!

06/12/2024

4

Bab 4 03 - Alan Mode Curcol

06/12/2024

5

Bab 5 04 - Bencana Satu Malam

06/12/2024

6

Bab 6 05 - Tanggung Jawab

06/12/2024

7

Bab 7 06 - Keanehan Seorang Alan

06/12/2024

8

Bab 8 07 - Mau Untung

06/12/2024

9

Bab 9 08 - Malah Buntung

06/12/2024

10

Bab 10 09 - Gagal Total

06/12/2024

11

Bab 11 10 - Dilema

06/12/2024

12

Bab 12 11 - Lo Mau Nggak

13/12/2024

13

Bab 13 12 - Udah Kayak Pasutri

14/12/2024

14

Bab 14 13 - Lowongan Sekretaris CEO

15/12/2024

15

Bab 15 14 - Drama Makan Siang

16/12/2024

16

Bab 16 15 - Lagi Sakit

17/12/2024

17

Bab 17 16 - Mulutmu Harimaumu

18/12/2024

18

Bab 18 17 - Posisi Baru

20/12/2024

19

Bab 19 18 - Kedatangan Fredy

25/12/2024

20

Bab 20 19 - Pil Kontrasepsi

25/12/2024

21

Bab 21 20 - Alasan

19/01/2025

22

Bab 22 21 - Tidak Terpuaskan

19/01/2025

23

Bab 23 22 - Mulai Membandingkan

19/01/2025

24

Bab 24 23 - Puasin gue!

20/01/2025

25

Bab 25 24 - Hasutan Alan

20/01/2025

26

Bab 26 25 - Jeanne Jealous

20/01/2025

27

Bab 27 26 - Bungkusin Jeanne

21/01/2025

28

Bab 28 27 - Pinjem Ponsel

21/01/2025

29

Bab 29 28 - Alan vs Fredy

22/01/2025

30

Bab 30 29 - Rencana Melamar

22/01/2025

31

Bab 31 30 - Kesepakatan

23/01/2025

32

Bab 32 31 - Pacaran

23/01/2025

33

Bab 33 32 - Rekomendasi

24/01/2025

34

Bab 34 33 - Pacaran Tengah Malam

25/01/2025

35

Bab 35 34 - Manis

26/01/2025

36

Bab 36 35 - Cek Sendiri

27/01/2025

37

Bab 37 36 - Mengakui

28/01/2025

38

Bab 38 37 - Minta Jatah

29/01/2025

39

Bab 39 38 - Kencan Pertama

30/01/2025

40

Bab 40 39 - Hangatnya Malam

31/01/2025