back
Unduh aplikasi
icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
LILYA - Gadis yang Digadaikan Keluarga

LILYA - Gadis yang Digadaikan Keluarga

Kaitani Hikari

5.0
Ulasan
3.1K
Penayangan
47
Bab

Perusahaan keluarga nyaris bangkrut, keuangan menipis lantaran terbiasa hidup hedonis. Lilya harus menerima takdir Kenanga yang menolak dijodohkan dengan Pak Tua Mesum dari keluarga Gunawan yang terkenal. Demi keluarga dia rela berkorban, dia rela digadaikan, dinikahkan dengan Pak Tua Mesum Gunawan yang terkenal kaya raya. Namun, Pak Tua itu tidak mau menunjukkan dirinya sebelum hari pernikahan mereka tiba. Sosoknya yang misterius dan selalu bersembunyi di balik kamera, akhirnya terungkap saat ia menikahi Lilya dengan cara terhormat. "K-kamu ... masih muda?" tanya Lilya dengan polosnya. "Kamu kira saya sudah tua?" Lilya menggeleng panik. "Tapi, kata Kak Kenanga, kamu orang tua mesum dari keluarga Gunawan yang terkenal." Laki-laki bernama Evan itu mendengkus keras. "Itu hanya rumor palsu tentang saya, jangan percaya rumor sebelum kamu melihat sendiri buktinya." Apakah Lilya yang selalu menderita bisa hidup bahagia dengan suaminya Evan? Ataukah Kenanga akan menjadi duri dalam daging di pernikahan keduanya? ___ All right reserved by Kaitani Hikari

Bab 1
Prolog

"KENANGA, kamu anak sulung di keluarga ini. Kamu harus mau menikahi orang-orang Gunawan itu agar perusahaan kita selamat dari kebangkrutan, Nak," jelas Mawar, ibunya dengan suara welas asih.

Wanita dengan tubuh bak gitar spanyol itu menggeleng tegas. "Nggak, aku nggak akan nikah sama Pak Tua Mesum dari keluarga Gunawan itu, jangan harap!"

"Nak, mengertilah, perusahaan kita sedang diambang kebangkrutan, kalau kamu menolak menikah dengannya, bagaimana kita bisa hidup esok harinya? Pikirkan baik-baik, Nak. Ini demi masa depan kamu juga."

"Masa depan apa, sih, Bu? Ibu kalau mau ngorbanin aku bilang aja, dong! Ibu mau aku nikah sama Pak-pak tua yang umurnya setara sama Bapak itu?" Kenanga meludah. "Cuih, mimpi saja! Lebih baik aku jatuh

miskin daripada harus menikah dengannya!" jerit Kenanga yang lantas berlalu dari sana.

Lilya sejak tadi hanya menyimak. Dia hanya anak pungut di keluarga itu, tapi dia tetap dihitung sebagai anggota keluarga mereka, walau setiap harinya dialah yang mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga.

"Ada apa, Ibu?" tanyanya pada Mawar yang langsung memegangi bahu Lilya dan mencengkeramnya kuat.

"Lilya, cuma kamu satu-satunya harapan Ibu."

Lilya menatap Mawar tak mengerti, tapi begitu penjelasan panjang kali lebar itu ia terima, Lilya hanya bisa mengangguk pasrah dan menerima.

"Lilya mau menikahi orang itu, kalau orang itu bisa membantu Bapak dan Ibu. Lilya bersedia, Bu."

____

Terima kasih sudah baca, jangan lupa save dilibrary, ya!

Unduh Buku