authorWelfare

Manfaat untuk Penulis

icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
closeIcon

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka

Fiksi Terlaris

Selebihnya

Novel CEO Terbaik

Selebihnya

baru saja diperbarui

Selebihnya
Putri Tunggal Para Martir: Kejayaannya Mekar Pasca Perceraian

Putri Tunggal Para Martir: Kejayaannya Mekar Pasca Perceraian

Sarah Ashford
5.0

Aku menyembunyikan identitas asliku sebagai jenius strategi militer Pentagon selama lima tahun demi menjadi istri yang penurut bagi Domenic. Aku bahkan diam-diam menggunakan uang santunan kematian orang tuaku untuk menyelamatkan perusahaannya dari kebangkrutan. Namun, dia malah memberikan satu-satunya kalung rubi peninggalan mendiang ibuku kepada selingkuhannya. Ketika aku menuntutnya kembali, Domenic membanting ponselku hingga hancur berkeping-keping di lantai marmer. "Jangan ganggu Karina, aku tidak akan membiarkanmu merusak suasana hatinya karena perhiasan murahan." Keesokan harinya, dia mengingkari janji untuk menemaniku menyambut kepulangan abu orang tuaku—pahlawan negara yang gugur—hanya karena selingkuhannya itu mengeluh keseleo. Saat aku membawa kotak abu itu pulang sendirian, ibu mertuaku merasa jijik dan menyuruh pelayan membuangnya ke gudang bawah tanah. Domenic yang baru tiba malah mengusirku dari rumah karena dianggap tidak menghormati keluarganya. Puncaknya, ketika kami tak sengaja bertemu di sebuah restoran dan tiba-tiba terjadi baku tembak mematikan, Domenic secara naluriah menerjang dan menjadikan tubuhnya tameng untuk melindungi selingkuhannya. Dia membiarkanku berdiri sendirian tepat di depan moncong senapan mesin para pembunuh bayaran. Melihat punggung suamiku yang rela mati demi wanita lain, sisa-sisa ilusi dan cintaku selama lima tahun menguap tak bersisa. Lima tahun aku menyerahkan segalanya untuk pria brengsek ini, hanya untuk diinjak-injak seperti sampah tak berharga. Di tengah desingan peluru dan pecahan kaca, aku menunduk menghindari tembakan dan dengan tenang menarik pisau taktis dari balik gaunku. Sudah waktunya aku mengambil kembali kerajaanku dan membiarkan mereka melihat siapa Anindita Kirana Wiratama yang sebenarnya.

Istrinya yang Tak Diinginkan: Sang Jenius Teknologi Tersembunyi

Istrinya yang Tak Diinginkan: Sang Jenius Teknologi Tersembunyi

Harmon Davy
5.0

Di malam perayaan ulang tahun pernikahan yang ketujuh, asisten Cornelius mengabarkan bahwa pria itu sedang rapat bisnis penting dan tidak bisa pulang. Namun, sebuah berita gosip di ponsel mengarahkan langkah Cassandra ke sebuah restoran mewah. Di sana, dia melihat suaminya sedang tertawa bahagia bersama cinta masa kecilnya, Halle, dan putra kandung Cassandra yang berusia tujuh tahun. Dari celah pintu, Cassandra mendengar suara nyaring putranya. "Mama sangat membosankan, aku berharap Tante Halle adalah mama kandungku." Cornelius tidak membela istrinya sama sekali. Dia malah tersenyum penuh kasih dan mengacak-acak rambut putra mereka, membenarkan ucapan kejam itu. Lebih hancur lagi, saat Cassandra membongkar robot usang pemberian suaminya, dia menemukan sebuah rekaman tersembunyi dari tujuh tahun lalu. "Kenapa kau tiba-tiba menikahi mahasiswi miskin itu, Cassandra?" "Karena dia mudah dikendalikan, tidak punya daya tawar. Dia hanya tameng sementara yang sempurna sampai Halle mau menetap." Darah Cassandra terasa membeku. Selama tujuh tahun, dia rela membuang gelar Ph.D. dari MIT dan menyembunyikan identitasnya sebagai desainer adibusana legendaris hanya demi menjadi vas bunga pajangan di Keluarga Wijaya. Ternyata, sejak detik pertama, pernikahan ini hanyalah jebakan jahat yang terencana. Malam itu juga, Cassandra melepas cincin berliannya dan pergi dari rumah itu. Dia mentransfer satu juta dolar hasil jerih payahnya sendiri ke pengacara perceraian paling kejam di New York, lalu mengunci foto-foto perselingkuhan suaminya di server awan terenkripsi. Sudah waktunya sang istri pajangan ini mengambil kembali hidupnya dan menghancurkan mereka.

Dilema Cinta Penuh Nikmat

Dilema Cinta Penuh Nikmat

Juliana
5.0

21+ Dia lupa siapa dirinya, dia lupa siapa pria ini dan bahkan statusnya sebagai calon istri pria lain, yang dia tahu ialah inilah momen yang paling dia tunggu dan idamkan selama ini, bisa berduaan dan bercinta dengan pria yang sangat dia kagumi dan sayangi. Matanya semakin tenggelam saat lidah nakal itu bermain di lembah basah dan bukit berhutam rimba hitam, yang bau khasnya selalu membuat pria mabuk dan lupa diri, seperti yang dirasakan oleh Aslan saat lidahnya bermain di parit kemerahan yang kontras sekali dengan kulit putihnya, dan rambut hitammnya yang menghiasi keseluruhan bukit indah vagina sang gadis. Tekanan ke kepalanya Aslan diiringi rintihan kencang memenuhi kamar, menandakan orgasme pertama dirinya tanpa dia bisa tahan, akibat nakalnya lidah sang predator yang dari tadi bukan hanya menjilat puncak dadanya, tapi juga perut mulusnya dan bahkan pangkal pahanya yang indah dan sangat rentan jika disentuh oleh lidah pria itu. Remasan dan sentuhan lembut tangan Endah ke urat kejantanan sang pria yang sudah kencang dan siap untuk beradu, diiringi ciuman dan kecupan bibir mereka yang turun dan naik saling menyapa, seakan tidak ingin terlepaskan dari bibir pasangannya. Paha yang putih mulus dan ada bulu-bulu halus indah menghiasi membuat siapapun pria yang melihat sulit untuk tidak memlingkan wajah memandang keindahan itu. Ciuman dan cumbuan ke sang pejantan seperti isyarat darinya untuk segera melanjutkan pertandingan ini. Kini kedua pahanya terbuka lebar, gairahnya yang sempat dihempaskan ke pulau kenikmatan oleh sapuan lidah Aslan, kini kembali berkobar, dan seakan meminta untuk segera dituntaskan dengan sebuah ritual indah yang dia pasrahkan hari ini untuk sang pujaan hatinya. Pejaman mata, rintihan kecil serta pekikan tanda kaget membuat Aslan sangat berhati hati dalam bermanuver diatas tubuh Endah yang sudah pasrah. Dia tahu menghadapi wanita tanpa pengalaman ini, haruslah sedikit lebih sabar. "sakit....???"