icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Bab 5
Perjanjian Perceraian
Jumlah Kata:696    |    Dirilis Pada:14/11/2022

Ketika mereka sampai pada topik perceraian, tidak ada ekspresi apa pun yang terlihat di wajah Becky. Nada dalam suaranya tetap tenang dan serius.

Jessie bertanya-tanya apakah dirinya sudah salah dengar. Dia kemudian memiringkan kepalanya ke samping dengan penuh tanda tanya sampai Becky berkata, "Perjanjian perceraian itu ada dalam koperku. Tolong bantu aku untuk menemukannya."

Kali ini, Becky terdengar serius! Jessie hampir saja menangis karena bahagia.

Becky akhirnya memutuskan bahwa dia ingin menceraikan Rory. Semua anggota Keluarga Arsenio tidak akan ada hubungannya dengan Becky lagi mulai sekarang!

"Baiklah, tunggu aku di sini. Aku akan segera mengurus prosedur keluar rumah sakit! Kamu akan mendapatkan surat perjanjian perceraian yang telah ditandatangani dengan sesegera mungkin! Pada akhirnya, kamu sudah selesai dengan Keluarga Arsenio!"

"Ya, itu benar. Terima kasih, Jessie."

Jessie sudah menginginkan Becky untuk menceraikan Rory sejak awal pernikahan mereka. Bahkan, dia juga tidak pernah merasa optimis tentang pernikahan mereka.

Jessie sudah mengenal Becky sejak mereka masih kecil dan mereka adalah teman baik. Dia sungguh tidak tega untuk menyuruh Becky agar menceraikan Rory. Sebaliknya, dia hanya berharap dan menunggu hari di mana Becky pada akhirnya akan mengerti bahwa pernikahan mereka adalah sebuah kesalahan.

Tahun demi tahun pun berlalu, Jessie hampir kehilangan harapannya dan berpikir bahwa mereka sama sekali tidak akan pernah bercerai. Becky sudah bersikap terlalu keras kepala dan terobsesi dengan Rory.

Sekarang setelah Becky akhirnya sadar dan ingin bercerai, Jessie tidak ingin menunda-nundanya lagi. Dia langsung mengurus prosedur keluar rumah sakit, kemudian memeriksa perjanjian perceraian itu.

"Kapan kamu membuat ini? Kamu memutuskan untuk menyerahkan semua propertimu dalam perceraian ini padanya? Bukankah dengan begini kamu melepaskan Rory dengan terlalu mudah?"

Becky mengambil surat perjanjian cerai itu darinya, kemudian bertanya, "Menurutmu, apa aku benar-benar membutuhkan uang dalam jumlah yang menyedihkan itu?"

Ketika mendengar ucapannya, Jessie berhenti sejenak. Dia tahu betul apa yang dimaksud oleh Becky. Bagaimanapun, ayah Becky adalah kepala keluarga di Keluarga Ravindra yang merupakan keluarga yang kaya raya dan berkuasa.

Para idiot dari Keluarga Arsenio sama sekali tidak mengetahui apa-apa tentang identitas aslinya. Mereka mengira bahwa dia berasal dari keluarga biasa. Benar-benar konyol!

Setelah keluar dari rumah sakit, Becky masuk ke dalam mobil Jessie. Sebelum Jessie bahkan sempat bertanya kepada Becky ke mana dia ingin pergi, Becky telah lebih dulu berinisiatif dan mengatakan, "Ayo kita pergi ke Crowbar Technologies."

Rory kemungkinan sedang berada di kantor saat ini.

Memikirkan kemungkinan perceraian mereka, Jessie segera melesat pergi ke gedung Crowbar Technologies. Jika bukan karena batas laju kecepatan yang diterapkan, dia pasti sudah akan melaju secepat mungkin.

Setengah jam kemudian, mobil itu akhirnya berhenti di depan sebuah gedung yang menjulang tinggi. Jessie menarik rem tangan dan kemudian berbalik untuk menghadap Becky. "Ingat, tetaplah tenang dan selesaikanlah semua ini dengan sangat cepat."

Sambil menganggukkan kepalanya, Becky tersenyum dan berkata, "Jangan khawatir."

Tiga tahun adalah waktu yang sudah lebih dari cukup untuk menghabiskan semua kesabarannya dengan pria itu. Dengan surat perjanjian cerai yang ada di tangannya, Becky langsung masuk ke dalam gedung itu.

Resepsionis di dalam gedung sama sekali tidak menghentikannya, tapi orang-orang yang dia temui di sepanjang jalan semua menatapnya dengan sorot mata yang menghakimi. Sebelum Becky tiba di kantor Rory, asisten Rory, Lowell Baldwin, telah memberitahunya tentang kehadirannya di sana.

"Biarkan saja dia masuk."

Dia ingin melihat apa yang ingin dilakukan wanita itu di sini.

"Baik," kata Lowell sambil mengangguk dengan patuh. Kemudian, dia berjalan keluar dari ruangan itu dan meninggalkan Rory sendirian.

Saat itu, Becky sedang melangkah keluar dari lift dan langsung berjalan menuju ke kantor Rory. Dia pernah datang ke sini beberapa kali sebelumnya dan dia sudah tahu jalannya.

Saat dia berjalan, sekretaris Rory menyambutnya dengan acuh tak acuh. Biasanya, Becky akan menanggapi dengan senyum sopan, namun hari ini, dia sedang tidak ingin berbasa-basi.

Dia berjalan ke pintu ruangan Rory dengan sepatu hak tinggi yang bergemeletuk di lantai keramik, kemudian dia mengetuk pintu. Sebelum orang yang ada di dalam bisa menjawab, dia telah lebih dulu mendorong pintu itu hingga terbuka dan melangkah masuk.

"Tanda tangani surat cerai ini, dan datanglah ke gerbang pengadilan pada jam sembilan besok pagi," kata Becky sambil meletakkan dokumen itu di atas meja Rory.

Becky sudah menandatanganinya. Yang tersisa untuk dipenuhi adalah tanda tangan Rory.

Tanpa menunggu jawaban apa pun darinya, Becky pun berbalik dan pergi.

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Dia Tidak Percaya padanya2 Bab 2 Hukuman3 Bab 3 Kita Bercerai Saja4 Bab 4 Gosip5 Bab 5 Perjanjian Perceraian6 Bab 6 Semua Ini Karena Rory7 Bab 7 Tidak Setia Seperti Seekor Anjing8 Bab 8 Wanita yang Terlalu Percaya Diri9 Bab 9 Kamu Pikir Kamu Siapa10 Bab 10 Apa Becky Gila 11 Bab 11 Perceraian Membuatnya Lebih Baik12 Bab 12 Pertengkaran di Hotel13 Bab 13 Pacar Baru14 Bab 14 Summer Band15 Bab 15 Wanita Idamanku16 Bab 16 Kami17 Bab 17 Tidak Bisa Berinteraksi18 Bab 18 Dia Sama Sekali Tidak Peduli19 Bab 19 Wanita Misterius yang Cantik20 Bab 20 Kenapa Becky Ada di Sini 21 Bab 21 Senyum Becky22 Bab 22 Sangat Murah23 Bab 23 Mutiara dan Berlian24 Bab 24 Menantikannya25 Bab 25 Pembalasan yang Lemah26 Bab 26 Tulus Atau Tidak 27 Bab 27 Di Antah Berantah28 Bab 28 Jangan Sakiti Aku29 Bab 29 Mata dibalas Mata30 Bab 30 Balas Dendam31 Bab 31 Membayarnya Seratus Kali Lipat32 Bab 32 Berlutut33 Bab 33 Keberanian34 Bab 34 Katakan Sesuatu yang Baik35 Bab 35 Membeli Mobil36 Bab 36 Masa lalu yang Indah37 Bab 37 Summer Band Beraksi Kembali38 Bab 38 Sebuket Mawar39 Bab 39 Bagiku, Dia Sudah Mati40 Bab 40 Pengagum Becky41 Bab 41 Kebuntuan42 Bab 42 Tidak Tertarik43 Bab 43 Bukankah Dia Berkata Dia Tidak Bisa Menari 44 Bab 44 Anjing Gila45 Bab 45 Bukan Urusanku46 Bab 46 Uang Adalah Prioritas47 Bab 47 Jangan Jatuh Cinta Karena Penampilannya48 Bab 48 Pujian yang Tinggi49 Bab 49 Seorang Bajingan50 Bab 50 Ingin Bertaruh 51 Bab 51 Apa Hebatnya Keluarga Arsenio 52 Bab 52 Kamu Memang Jenius53 Bab 53 Apa Becky Jatuh Cinta pada Devin 54 Bab 54 Lelang55 Bab 55 Calon Pacar56 Bab 56 Berapa Banyak yang Kamu Inginkan 57 Bab 57 Dunia ini Benar-Benar Sangat Sempit58 Bab 58 Bersenang-Senang dengan Pria Seksi59 Bab 59 Kylan Salvino60 Bab 60 Calon Istriku61 Bab 61 Suasana Hati yang Baik Hancur62 Bab 62 Cemburu63 Bab 63 Apa Kamu Sedang Mengancamku 64 Bab 64 Apa Kamu Menungguku 65 Bab 65 Menemanimu66 Bab 66 Menangislah Jika Kamu Sedih67 Bab 67 Pemikat Wanita68 Bab 68 Apa Becky Begitu Kekurangan Pria 69 Bab 69 Hari yang Sial70 Bab 70 Mereka Setara71 Bab 71 Siapa Pria Itu 72 Bab 72 Sugar Daddy73 Bab 73 Siapa yang Melakukan ini 74 Bab 74 Janji75 Bab 75 Siapa Pria Itu 76 Bab 76 Dua Triliun77 Bab 77 Mimpi Apa 78 Bab 78 Aku Akan Mengajarimu Cara Meminta Maaf79 Bab 79 Beraninya Mereka 80 Bab 80 Tidak Sebodoh Itu81 Bab 81 Apa Orang Tuamu Tidak Mengajarimu Sopan Santun 82 Bab 82 Putri Kesayangan Steve83 Bab 83 Tiga Hal84 Bab 84 Kamu Berbohong85 Bab 85 Buta86 Bab 86 Penghinaan87 Bab 87 Kita Tidak Mampu Menyinggung Mereka88 Bab 88 Permintaan Maaf89 Bab 89 Aku Tidak Tahu90 Bab 90 Devin Mencintaimu91 Bab 91 Cinta Murahan yang Tidak Berharga92 Bab 92 Sesuatu yang Berarti93 Bab 93 Prinsip94 Bab 94 Sampah95 Bab 95 Kamu Berutang Sesuatu Padaku96 Bab 96 Menjadi Posesif97 Bab 97 Apa Kamu Kecewa 98 Bab 98 Devin Serius99 Bab 99 Waktunya Merespon dengan Baik100 Bab 100 Aku akan Menanganinya