icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Bab 9
Kamu Pikir Kamu Siapa
Jumlah Kata:772    |    Dirilis Pada:14/11/2022

Ketika Becky kembali ke apartemen Jessie, sahabatnya itu menatapnya dan bertanya dengan penuh semangat, "Jadi, bagaimana hasilnya? Apa sekarang kamu sudah resmi bercerai?"

Dia telah menantikan perceraian mereka sejak lama. Sepanjang pagi, dia merasa ketakutan Becky mungkin saja akan berubah pikiran dan tidak melanjutkan perceraiannya. Pemikiran itu menggerogoti dirinya terus-menerus.

Melihat Jessie bertingkah seperti ini, Becky tidak bisa menahan tawanya. "Yah, sekarang aku hanya perlu menunggu hakim untuk menyelesaikan proses perceraiannya."

Jessie hampir meledak dalam tangis ketika dia mendengarnya. "Astaga! Aku turut bahagia untukmu! Sebentar lagi, kamu akan segera resmi menjadi seorang wanita lajang! Kita benar-benar harus merayakannya. Becky, apa kamu ingin keluar dan bersenang-senang malam ini?"

Tanpa diduga, Becky menggelengkan kepalanya sebagai jawaban atas ajakannya itu. "Tidak. Aku sudah tidak pulang selama tiga tahun lamanya. Aku sangat merindukan keluargaku."

Saat berbicara, Becky seakan merasa ada gumpalan yang terbentuk di dalam tenggorokannya.

Tiga tahun penuh telah berlalu sejak terakhir kali dia melihat kedua orang tuanya. Sekarang setelah semua urusannya dengan Rory selesai, dia sudah tidak perlu lagi tinggal di Kota Courtbush.

Namun sebelum pergi, dia harus meminta Jessie untuk mengirimkan apa yang dia sebut sebagai 'hadiah'. Itu adalah sesuatu yang telah dia siapkan khusus untuk Berline. "Sudah waktunya untuk merilis video yang telah kukirimkan padamu."

Lagi pula, Rory memintanya untuk meminta maaf pada Berline. Maka dari itu, Becky akan meminta maaf. Dia sangat yakin bahwa Berline akan tercengang dengan permintaan maafnya.

Mata Jessie langsung menyala dan berbinar. "Akhirnya! Aku sudah menunggu sinyal darimu! Aku juga sudah mengatur segalanya. Hanya perlu satu panggilan telepon, dan video itu akan segera menjadi sensasi hebat berikutnya di seluruh penjuru Internet!"

Becky mengangguk dengan puas. "Bagus! Aku akan pergi untuk mengemasi barang-barangku. Penerbanganku jam tiga. Bagaimana kalau kita makan siang bersama sebelum aku pergi?"

Mendengar ini, Jessie mendadak menyadari sesuatu. "Apa kamu tidak akan kembali?"

"Kenapa aku harus kembali? Rumahku ada di Kota Bluepond."

Mendengar ucapannya, Jessie mengerucutkan bibirnya. Sejak Becky mengetahui bahwa pernikahannya tidak berhasil, dia telah berubah menjadi sangat tegas dan berani. Sekarang, Jessie juga jadi tidak ingin tinggal di Kota Courtbush.

"Tunggu aku, oke? Aku akan membereskan segalanya di studio dan kembali ke Kota Bluepond dalam beberapa bulan!"

Becky tercengang ketika dia mendengar ucapan sahabatnya itu. Setelah beberapa saat, dia kemudian berkata dengan nada meminta maaf, "Namun, tidak mudah bagi studiomu untuk bisa menjadi seperti sekarang ini."

"Yah, tapi aku tidak menghasilkan banyak uang dari itu. Aku sudah tidak ingin bekerja di sini lagi!"

Baik Jessie maupun Becky dilahirkan dalam keluarga yang kaya. Bahkan jika mereka menghabiskan banyak uang setiap hari selama sisa hidup mereka, mereka tidak akan pernah bisa menghabiskan kekayaan mereka.

Satu-satunya alasan mengapa Jessie membuka studio di Kota Courtbush adalah untuk meyakinkan Becky bahwa dia tidak hanya datang kemari untuknya, itu hanyalah sebuah cara untuk membuat Becky agar tidak merasa bersalah.

Mendengar ini dari Jessie, hati Becky tergerak. Dia kemudian berbisik dengan pelan, "Oke."

Setelah makan siang bersama, Jessie mengantar Becky ke bandara. Pesawatnya lepas landas tepat pada pukul tiga sore. Pada saat bersamaan, beberapa akun pemasaran yang berpengaruh merilis video itu di Internet.

Video tersebut memperlihatkan momen di mana Becky diduga mendorong Berline ke kolam renang pada malam pesta ulang tahun Elmore.

Namun, video itu dengan jelas menunjukkan bahwa Becky sama sekali tidak mendorong Berline. Ternyata, Berline sendiri yang melompat ke dalam kolam, dia bahkan juga menyeret Becky bersamanya.

Pada malam itu, hanya ada Becky dan Berline yang sedang berdiri di sebelah kolam renang. Percakapan antara kedua wanita di dalam video itu sangat jelas.

"Becky, kamu pikir kamu siapa? Apa kamu benar-benar begitu bodoh untuk berpikir bahwa Rory mencintaimu? Teruslah bermimpi! Dia hanya menikahimu untuk membuat keluarganya merasa tenang.

Becky, jika aku jatuh ke dalam kolam ini dan membunuh bayi ini, menurutmu apa yang akan dilakukan Rory? Aku sungguh tidak sabar untuk melihat reaksinya! Kamu pasti akan diusir dari keluarga ini!"

Tidak lama setelah video kontroversial itu dirilis, rekaman audio Berline yang menyulitkan Becky juga ikut dirilis.

"Becky, berhentilah bermimpi! Rory sama sekali tidak akan pernah mencintaimu."

"Becky, biarkan aku memberitahumu fakta yang sebenarnya. Rory mencintaiku, bukan dirimu. Jika kamu melawanku, kamu akan hancur!"

"Tidak ada satu orang pun yang peduli apakah kamu melakukannya atau tidak. Selama aku mengatakan bahwa kamu yang melakukannya, mereka akan memercayaiku!

Apa kamu marah? Sayang sekali. Kamu sama sekali tidak bisa menyentuhku. Kamu sungguh tidak pantas untuk menikah dengan Rory dan masuk ke keluarga ini sejak awal. Kamu pikir kamu siapa? Kamu hanya mempermalukan keluarga ini."

Segera setelah video dan rekaman audio itu dirilis, hal itu menjadi viral di Internet. Berita bahwa anak Berline sudah tiada telah menimbulkan sensasi yang sungguh luar biasa.

Sekarang, situasinya tiba-tiba berbalik. Semua berita ini telah membuat seluruh kota terkejut.

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Dia Tidak Percaya padanya2 Bab 2 Hukuman3 Bab 3 Kita Bercerai Saja4 Bab 4 Gosip5 Bab 5 Perjanjian Perceraian6 Bab 6 Semua Ini Karena Rory7 Bab 7 Tidak Setia Seperti Seekor Anjing8 Bab 8 Wanita yang Terlalu Percaya Diri9 Bab 9 Kamu Pikir Kamu Siapa10 Bab 10 Apa Becky Gila 11 Bab 11 Perceraian Membuatnya Lebih Baik12 Bab 12 Pertengkaran di Hotel13 Bab 13 Pacar Baru14 Bab 14 Summer Band15 Bab 15 Wanita Idamanku16 Bab 16 Kami17 Bab 17 Tidak Bisa Berinteraksi18 Bab 18 Dia Sama Sekali Tidak Peduli19 Bab 19 Wanita Misterius yang Cantik20 Bab 20 Kenapa Becky Ada di Sini 21 Bab 21 Senyum Becky22 Bab 22 Sangat Murah23 Bab 23 Mutiara dan Berlian24 Bab 24 Menantikannya25 Bab 25 Pembalasan yang Lemah26 Bab 26 Tulus Atau Tidak 27 Bab 27 Di Antah Berantah28 Bab 28 Jangan Sakiti Aku29 Bab 29 Mata dibalas Mata30 Bab 30 Balas Dendam31 Bab 31 Membayarnya Seratus Kali Lipat32 Bab 32 Berlutut33 Bab 33 Keberanian34 Bab 34 Katakan Sesuatu yang Baik35 Bab 35 Membeli Mobil36 Bab 36 Masa lalu yang Indah37 Bab 37 Summer Band Beraksi Kembali38 Bab 38 Sebuket Mawar39 Bab 39 Bagiku, Dia Sudah Mati40 Bab 40 Pengagum Becky41 Bab 41 Kebuntuan42 Bab 42 Tidak Tertarik43 Bab 43 Bukankah Dia Berkata Dia Tidak Bisa Menari 44 Bab 44 Anjing Gila45 Bab 45 Bukan Urusanku46 Bab 46 Uang Adalah Prioritas47 Bab 47 Jangan Jatuh Cinta Karena Penampilannya48 Bab 48 Pujian yang Tinggi49 Bab 49 Seorang Bajingan50 Bab 50 Ingin Bertaruh 51 Bab 51 Apa Hebatnya Keluarga Arsenio 52 Bab 52 Kamu Memang Jenius53 Bab 53 Apa Becky Jatuh Cinta pada Devin 54 Bab 54 Lelang55 Bab 55 Calon Pacar56 Bab 56 Berapa Banyak yang Kamu Inginkan 57 Bab 57 Dunia ini Benar-Benar Sangat Sempit58 Bab 58 Bersenang-Senang dengan Pria Seksi59 Bab 59 Kylan Salvino60 Bab 60 Calon Istriku61 Bab 61 Suasana Hati yang Baik Hancur62 Bab 62 Cemburu63 Bab 63 Apa Kamu Sedang Mengancamku 64 Bab 64 Apa Kamu Menungguku 65 Bab 65 Menemanimu66 Bab 66 Menangislah Jika Kamu Sedih67 Bab 67 Pemikat Wanita68 Bab 68 Apa Becky Begitu Kekurangan Pria 69 Bab 69 Hari yang Sial70 Bab 70 Mereka Setara71 Bab 71 Siapa Pria Itu 72 Bab 72 Sugar Daddy73 Bab 73 Siapa yang Melakukan ini 74 Bab 74 Janji75 Bab 75 Siapa Pria Itu 76 Bab 76 Dua Triliun77 Bab 77 Mimpi Apa 78 Bab 78 Aku Akan Mengajarimu Cara Meminta Maaf79 Bab 79 Beraninya Mereka 80 Bab 80 Tidak Sebodoh Itu81 Bab 81 Apa Orang Tuamu Tidak Mengajarimu Sopan Santun 82 Bab 82 Putri Kesayangan Steve83 Bab 83 Tiga Hal84 Bab 84 Kamu Berbohong85 Bab 85 Buta86 Bab 86 Penghinaan87 Bab 87 Kita Tidak Mampu Menyinggung Mereka88 Bab 88 Permintaan Maaf89 Bab 89 Aku Tidak Tahu90 Bab 90 Devin Mencintaimu91 Bab 91 Cinta Murahan yang Tidak Berharga92 Bab 92 Sesuatu yang Berarti93 Bab 93 Prinsip94 Bab 94 Sampah95 Bab 95 Kamu Berutang Sesuatu Padaku96 Bab 96 Menjadi Posesif97 Bab 97 Apa Kamu Kecewa 98 Bab 98 Devin Serius99 Bab 99 Waktunya Merespon dengan Baik100 Bab 100 Aku akan Menanganinya