icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Kehidupanku yang Cemerlang Setelah Perceraian

Kehidupanku yang Cemerlang Setelah Perceraian

icon
Bab 1
Dia Tidak Percaya padanya
Jumlah Kata:656    |    Dirilis Pada:14/11/2022

Keluarga Arsenio adalah sebuah keluarga terpandang di Kota Courtbush. Hari ini adalah pesta ulang tahun ke-80 Elmore Arsenio. Banyak tamu penting yang hadir di sana, dan suasana sangat semarak.

Namun, tiba-tiba jeritan yang memekakkan telinga terdengar dari arah taman, teriakan itu mengejutkan semua orang yang hadir.

Seseorang mengenali bahwa itu adalah suara Berline Morgan, istri dari cucu tertua Elmore. Dia sedang hamil dan suaminya sudah meninggal. Anggota Keluarga Arsenio langsung bergegas ke arah taman untuk melihat apa yang terjadi.

Di kolam renang, ada dua orang yang sedang berjuang naik ke permukaan.

Sebelum orang lain bisa bereaksi, Rory Arsenio sudah terjun ke kolam renang untuk menarik Berline yang sedang berjuang naik.

Saat itu, penjaga keamanan juga bergegas melompat ke dalam kolam untuk menyelamatkan sosok kedua yang tenggelam, Becky Ravindra.

Saat Becky kembali ke rumah dengan pakaian yang basah kuyup, para pelayan yang lewat berpura-pura tidak melihatnya dan tidak memedulikannya.

Tidak ada yang peduli bahwa dia hampir tenggelam, dan mereka juga tidak peduli apa yang terjadi padanya.

Setelah tinggal bersama keluarga ini selama lebih dari tiga tahun, Becky menyadari bahwa posisinya mungkin lebih rendah daripada anjing yang dipelihara oleh adik perempuan Rory.

Karena Berline mengalami insiden besar, anggota Keluarga Arsenio bergegas pergi ke rumah sakit bersamanya.

Sementara itu, Becky kembali ke kamarnya, mandi, kemudian mengenakan satu set pakaian baru. Merasa tidak enak badan, dia langsung berbaring di tempat tidur. Tepat saat dia hendak tertidur, dia diseret keluar dari tempat tidur oleh Rory.

Saat Becky melihat Rory, kedua matanya langsung memerah. "Kamu sudah kembali? Bagaimana keadaan Berline? Rory, dengarkan aku. Aku bersumpah, aku tidak mendorong Berline ke kolam renang."

Rory menyeringai dingin. "Simpan alasanmu itu untuk kakek."

Becky tiba-tiba tersadar dan mendapatkan kembali akal sehatnya. "Rory, apa maksudmu?"

Alih-alih menjawab pertanyaannya, Rory dengan cepat berkata, "Kakek punya pertanyaan untukmu."

Rory tidak ingin bertele-tele dengan Becky. Tidak lama setelah Berline dibawa ke rumah sakit, anak dalam kandungannya meninggal.

Anak itu seharusnya menjadi satu-satunya garis keturunan yang ditinggalkan oleh kakak tertua Rory. Namun karena perbuatan Becky, mereka kehilangan anak itu untuk selamanya.

Tentu saja, Elmore menjadi sangat marah. Sesaat setelah Elmore kembali dari rumah sakit, dia langsung memerintahkan Rory untuk membawa Becky padanya.

Tubuh Becky seketika menjadi tegang. Perkataan Rory membuat tulang punggungnya merinding.

Becky sudah lama menikah dengan Rory. Tentu saja, dia tahu bagaimana Elmore akan menghukum orang yang melakukan kesalahan serius. Dia pasti akan dihajar habis-habisan.

Becky merasa sangat sedih, hatinya bagainya dihujam oleh pisau tak kasat mata yang tajam. Mereka bahkan tidak memberinya kesempatan untuk menjelaskan dan hanya percaya pada apa yang dikatakan Berline.

Melihat profil samping pria yang menyeretnya pergi, Becky tidak bisa menahan dirinya untuk tidak berpikir bahwa pria ini sungguh tampan. Namun, pria ini tidak pernah bersikap lembut atau baik padanya sejak dia menikah dengannya.

Tubuh Becky mengalami demam tinggi yang tak tertahankan, tetapi tidak ada seorang pun yang peduli.

Sekarang Berline kehilangan anaknya, Becky tahu bahwa semua orang di keluarga ini, termasuk suaminya, ingin mengulitinya hidup-hidup.

Becky mengerucutkan bibirnya dengan ekspresi mengejek. "Aku bisa berjalan sendiri."

Rory meliriknya. Ada rasa jijik dan amarah di tatapan matanya yang dalam, dan tidak ada sedikit pun rasa kasihan atau simpati padanya.

"Cepatlah," ucap Rory tanpa ekspresi di wajahnya.

Tanpa menunggu jawaban Becky, Rory berbalik dan bergegas ke ruang tamu.

Melihat Rory meninggalkannya, Becky tiba-tiba merasa bahwa hidupnya selama tiga tahun terakhir ini hanyalah sebuah lelucon belaka.

Ruang tamu itu tampak terang benderang. Dia tahu bahwa anggota Keluarga Arsenio sedang menunggunya di dalam.

"Berlutut!"

Begitu Becky masuk, Elmore langsung melemparkan cangkir teh ke arahnya.

Becky hanya berdiri di sana dengan sangat tenang. "Kenapa?"

Dia tidak melakukan kesalahan apa pun. Kenapa dia harus berlutut?

Sifat keras kepalanya hanya membuat Elmore semakin marah. "Rory, lihatlah bagaimana wanita yang kamu nikahi!"

Tepat saat Becky hendak membuka mulutnya untuk menjelaskan bahwa dia tidak bersalah, Rory tiba-tiba mengangkat tangannya dan menekan telapak tangannya dengan kuat di pundaknya. "Berlutut."

Di bawah tekanan tangan Rory yang kuat, Becky terpaksa harus berlutut. "Berlutut atau kita bercerai."

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Dia Tidak Percaya padanya2 Bab 2 Hukuman3 Bab 3 Kita Bercerai Saja4 Bab 4 Gosip5 Bab 5 Perjanjian Perceraian6 Bab 6 Semua Ini Karena Rory7 Bab 7 Tidak Setia Seperti Seekor Anjing8 Bab 8 Wanita yang Terlalu Percaya Diri9 Bab 9 Kamu Pikir Kamu Siapa10 Bab 10 Apa Becky Gila 11 Bab 11 Perceraian Membuatnya Lebih Baik12 Bab 12 Pertengkaran di Hotel13 Bab 13 Pacar Baru14 Bab 14 Summer Band15 Bab 15 Wanita Idamanku16 Bab 16 Kami17 Bab 17 Tidak Bisa Berinteraksi18 Bab 18 Dia Sama Sekali Tidak Peduli19 Bab 19 Wanita Misterius yang Cantik20 Bab 20 Kenapa Becky Ada di Sini 21 Bab 21 Senyum Becky22 Bab 22 Sangat Murah23 Bab 23 Mutiara dan Berlian24 Bab 24 Menantikannya25 Bab 25 Pembalasan yang Lemah26 Bab 26 Tulus Atau Tidak 27 Bab 27 Di Antah Berantah28 Bab 28 Jangan Sakiti Aku29 Bab 29 Mata dibalas Mata30 Bab 30 Balas Dendam31 Bab 31 Membayarnya Seratus Kali Lipat32 Bab 32 Berlutut33 Bab 33 Keberanian34 Bab 34 Katakan Sesuatu yang Baik35 Bab 35 Membeli Mobil36 Bab 36 Masa lalu yang Indah37 Bab 37 Summer Band Beraksi Kembali38 Bab 38 Sebuket Mawar39 Bab 39 Bagiku, Dia Sudah Mati40 Bab 40 Pengagum Becky41 Bab 41 Kebuntuan42 Bab 42 Tidak Tertarik43 Bab 43 Bukankah Dia Berkata Dia Tidak Bisa Menari 44 Bab 44 Anjing Gila45 Bab 45 Bukan Urusanku46 Bab 46 Uang Adalah Prioritas47 Bab 47 Jangan Jatuh Cinta Karena Penampilannya48 Bab 48 Pujian yang Tinggi49 Bab 49 Seorang Bajingan50 Bab 50 Ingin Bertaruh 51 Bab 51 Apa Hebatnya Keluarga Arsenio 52 Bab 52 Kamu Memang Jenius53 Bab 53 Apa Becky Jatuh Cinta pada Devin 54 Bab 54 Lelang55 Bab 55 Calon Pacar56 Bab 56 Berapa Banyak yang Kamu Inginkan 57 Bab 57 Dunia ini Benar-Benar Sangat Sempit58 Bab 58 Bersenang-Senang dengan Pria Seksi59 Bab 59 Kylan Salvino60 Bab 60 Calon Istriku61 Bab 61 Suasana Hati yang Baik Hancur62 Bab 62 Cemburu63 Bab 63 Apa Kamu Sedang Mengancamku 64 Bab 64 Apa Kamu Menungguku 65 Bab 65 Menemanimu66 Bab 66 Menangislah Jika Kamu Sedih67 Bab 67 Pemikat Wanita68 Bab 68 Apa Becky Begitu Kekurangan Pria 69 Bab 69 Hari yang Sial70 Bab 70 Mereka Setara71 Bab 71 Siapa Pria Itu 72 Bab 72 Sugar Daddy73 Bab 73 Siapa yang Melakukan ini 74 Bab 74 Janji75 Bab 75 Siapa Pria Itu 76 Bab 76 Dua Triliun77 Bab 77 Mimpi Apa 78 Bab 78 Aku Akan Mengajarimu Cara Meminta Maaf79 Bab 79 Beraninya Mereka 80 Bab 80 Tidak Sebodoh Itu81 Bab 81 Apa Orang Tuamu Tidak Mengajarimu Sopan Santun 82 Bab 82 Putri Kesayangan Steve83 Bab 83 Tiga Hal84 Bab 84 Kamu Berbohong85 Bab 85 Buta86 Bab 86 Penghinaan87 Bab 87 Kita Tidak Mampu Menyinggung Mereka88 Bab 88 Permintaan Maaf89 Bab 89 Aku Tidak Tahu90 Bab 90 Devin Mencintaimu91 Bab 91 Cinta Murahan yang Tidak Berharga92 Bab 92 Sesuatu yang Berarti93 Bab 93 Prinsip94 Bab 94 Sampah95 Bab 95 Kamu Berutang Sesuatu Padaku96 Bab 96 Menjadi Posesif97 Bab 97 Apa Kamu Kecewa 98 Bab 98 Devin Serius99 Bab 99 Waktunya Merespon dengan Baik100 Bab 100 Aku akan Menanganinya