icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Adikku Seorang Pelakor

Bab 9 Cinta Terlarang

Jumlah Kata:1227    |    Dirilis Pada: 23/06/2022

Panda

u lahir. Lalu, dibesarkan oleh bapak dan kakakku. Namun, bapak dan orang-orang di sekitar tempat tenggalku lebih menyayangi Mbak Wulan dari pada aku. Dulu, a

u ... kasihan sekali!" olok kaw

bu kita bisa mati kayak ibunya. Dia

nganku. Berbeda dengan Mbak Wulan, dia selalu banyak teman. Tak ada satu

i sepatu, tas, atau baju-baju dia yang sudah tidak muat tetapi kata Bapak masih bagus

semakin melihatku sebalah mata dan menyanjung Mbak Wulan. Seakan-akan, aku a

ulan. Aku membenci hal itu. Namun, aku tidak bisa menunjukkan kebencianku

patkan laki-laki yang setampan dan sebaik itu. Sejak pertama kali aku melihat Mas Rangga, aku sudah menyukainya. Aku berusah

mendapatkanmu, Mas. B

kakakku, biar saja. Aku juga tidak peduli bagaimana nanti orang-orang a

ulan. Aku akan menjadi wanita idaman Mas Rangga. Kali ini, aku tidak akan menyer

" ungkapku untuk kesekian kalinya saat

Kamu tidak boleh seperti it

ncul begitu saja dalam hatiku. Dulu aku tak berani mengunggkapkannya. Lagian, dulu Mas Rangga juga selalu mengang

n ... kit

ku. "Aku bisa kau nikahi

tidak akan berani memberi tahu Mbak Wulan. Aku tidak tahu, apa yang telah dilakukan M

u berusaha menjadi anak penurut di hadapannya. Selain itu, aku juga cenderung

, pasti ada celah di mana aku bisa menarik perhatian Mas Rangga dan

nku berakhir. Mbak Wulan masih di rumah makan. Dia belum pulang. Seme

minum di dapur. Awalnya aku terkejut karena tiba-tiba melihat Mas Rangga yang sudah berada d

ang mana?" tanyaku, tentu saja den

bil, karena itu aku pulang duluan," jelas Mas Rangga. Matanya terju

anja di bahunya. Lalu perlahan membuka

a Mas Rangga dengan gugup. Namun aku

lakukan dari dulu, Mas ..." bisikk

.." Mas Rangg

hanya berdua di rumah. Rio juga l

atnya menelan liur, sorot matanya juga tak lepa

ak Wulan nggak curiga," ucapku samb

Mas Rangga selalu main diam-diam. Setiap ada kesempatan, pasti kami manfaatkan dengan baik. Namun, a

dibelikan Mas Rangga. Tujuanku tentu satu, aku ingin hamil. Dengan b

u benar-benar mengandung anak Mas Rangga. Aku pun

s Rangga kala aku memberit

dengan mata berbinar. Aku juga menuntun

! Kita harus segera menggugu

engan reaksi Mas Rangga yang mengusul

na bisa kamu berkata demi

ika tahu hal ini. Lagi pula, apa yang a

tidak mau kehilangan bayi kita. Lagi pula, apa peduliku dengan kata orang? Mereka hanya bisa berkata-kata dan mencemooh, tapi tak pernah meresak

gugurkan bayi ini!" tegasku

suaramu!" har

dang kalian bicarakan?" tanya Mbak Wulan

engar suaraku. Aku pun melanjutkan rencana. Kembali berakting menjadi gadis lemah yang terani

amu tidak hamil 'kan?" selidik Mbak Wulan. Namun, aku masih ter

ana padaku!" pinta Mbak Wulan ya

Mas!" desak Mbak Wulan. Sama seperti diriku, Mas Rangga juga membisu. Ak

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Adikku Seorang Pelakor
Adikku Seorang Pelakor
“Dialah Ayu Wulansari. Pemilik cerita sendu yang ditelan waktu. Sebuah kisah pengkhianatan paling pilu. Dua orang yang paling disayangi, suami dan adik kandungnya sendiri, mengkhianatinya dengan sebuah hubungan terlarang. Perselingkuhan, cinta segitiga yang membuat hidupnya bagai di neraka. Dunia Wulan seakan runtuh. Hatinya remuk ditikam sembilu. Dalam kepedihan hati, dirinya terpaksa menerima pernikahan sang adik perempuan, Nindi. Adiknya yang telah hamil tersebut akan menikah dengan Rangga, laki-laki yang tak lain adalah suami dari Wulan. Ini adalah kisah tentang air mata. Hati yang tercabik luka. Kenyataan hidup tak melulu tentang tawa. Alir hidup di dunia nyata tak seperti dalam drama. Kesedihan dan pilu akan sambung-menyambung tanpa putus. Lalu kebahagiaan, hanya akan datang ketika negeri akhir telah membayang.”