icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Mawar Hitam Berdarah

Bab 2 Hanya mendapat sisa gaji

Jumlah Kata:1160    |    Dirilis Pada: 30/03/2022

mendapati Marni yang tersenyum culas memandangnya jijik. Seolah belum puas, Marn

ia begitu saja. Dengan sengaja Marni tidak menjauhkan roda kursinya y

gilas roda. Marni hanya melihatnya sekila

, tapi dia cukup sadar dengan keberadaan di ruma

halat, dia pergi ke dapur untuk memasak. Namun, waktu melewati kamarnya yang dulu dia dan Fiko tempati, pintu itu sedikit terbuka, dia mendapati Fiko masi

Sela agar ada celah untuk Maria melihatnya yang sedang berpelukan mesra. Setidaknya wanita yang sayangnya mas

umah sampai beres. Dia melihat jam sudah menunjukkan pukul 07:30 pagi, dia memutuskan untuk membersihkan tubuhnya terlebih dahulu sebelum berkumpul un

n Ke arah Maria yang memandang meja dengan tatapa

ungguku makan?" Maria balik bertanya. Dia menyorot Fiko hampa. Padah

epala heran. "Bukann

um menyentuh makanan sedikit pun, lalu b

Maria makan duluan tanpa menunggu yang lain. Fiko berpikir mungkin karena Maria sudah l

au Marni sering mengarang cerita bohong tentang dirinya, namun Fiko teta

h menyebut ibunya tidak jujur. Ibunya, wanita yang paling Fiko hormati adalah wanita terbaik dalam hidupnya. Set

bunya, sehingga tak mungkin dia menjelekkan ibunya. Terlepas dari benar atau sala

hkan segala amarah yang terpendam. Berkali-kali dia memukul

i dengan rasa sakit hatinya yang tak terkira. Dia ingin marah pada Fiko, namun kewajiban seorang is

nggilnya. Buru-buru dia menghap

nnya. "Ini ada nasi dan lauknya, sebaik

n Fiko saja cukup untuk dirinya. Dia tidak meminta lebih, asal Fiko masih menganggapnya ada. Katakan Maria labil, namun di dunia ini

penuh haru. Rona di wajahnya kembali

tu sangat menyakiti hatinya. Dan Fiko tentu sadar dengan apa yang membuat Maria menangis, itu dirinya. Dirinya si laki-laki berengsek yang tega membuat

pa mereka sadari seseorang mengepalkan tangannya marah menyaksikan antara M

Fiko memulai kembali pembicaraan

lkan senyum kecil di b

. Karena kata ibu, Sela lebih bisa mengatur keuangan, jadi aku kasih hampir semua gajihku kepadanya." Fiko merogoh sesuat

Fiko masih menganggapnya ada itu sudah cukup untuknya. Nyatanya, hal ini pun s

lanya menunduk memandang pada cekalan tangannya yang mengerat kuat pada uang. Dia kecewa, ingin marah

menjadi keputusan Mas. Selama ini kamu memang suka begitu, kan." Fi

rjadi karena Mas juga tidak pernah sekalipun bertanya hal mengenai apa pun padaku. Mas lebih suka merundingkannya bersam

unya hati dan keinginan tersendiri. Fiko sadar selama ini sering melupakan akan pakta itu. "Maaf." Balas Fiko menyesal. "Har

sudah menjadi keputusan suaminya. Akhirnya Maria h

celana bahannya yang tertempel daun kering. Sebelum perg

dan memutuskan untuk menyusul masuk ke dalam rumah. Namun, niatnya itu haru

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Mawar Hitam Berdarah
Mawar Hitam Berdarah
“Maria, seorang janda yang meminta cerai dari sang suami karena sudah tidak tahan dengan tekanan dari berbagai pihak. Mulai dari mertua yang selalu menyebutnya wanita cacat karena belum bisa melahirkan seorang anak untuk sang suami, suami yang tidak pernah membelanya malah terkesan ikut menyudutkan, dan yang paling menyakitkan saat suami menikah kembali, tapi tidak pernah adil dalam memberi nafkah lahir maupun batin. Maria kira hidupnya tidak akan pernah mendapatkan cinta, tapi rupanya laki-laki menyebalkan yang menjadi bos di tempat dia kerja mampu mengaduk-aduk hatinya. Di saat bersamaan, mantan suaminya juga kembali mengejar-ngejar. Siapa yang akan Maria pilih pada akhirnya? Bos yang lajang atau mantan suami yang memintanya kembali?”
1 Bab 1 Istri kedua Fiko2 Bab 2 Hanya mendapat sisa gaji3 Bab 3 Pertemuan dengan laki-laki misterius4 Bab 4 Hukuman Maria5 Bab 5 Siapa ibu kandung Maria6 Bab 6 Kenyataan tentang ibu kandung Maria7 Bab 7 Arkan Adiaksa 8 Bab 8 Aku tidak serendah itu untuk mengkhianati kamu, Mas.9 Bab 9 Pertengkaran10 Bab 10 Pembalasan Arkan11 Bab 11 Hasutan Arkan 12 Bab 12 Suami, madu, ibu mertua masuk penjara13 Bab 13 Mawar merah yang terbelenggu duka dan lara14 Bab 14 Masalah kamar15 Bab 15 Permintaan cerai Maria16 Bab 16 Alasan di balik Fiko menukahi Sela17 Bab 17 Laki-laki di supermarket18 Bab 18 Talak19 Bab 19 Menantu VS mertua20 Bab 20 Salah masuk rumah21 Bab 21 Jeweran maha dahsyat22 Bab 22 Lamaran pekerjaan23 Bab 23 Mantan suami24 Bab 24 Asisten bos25 Bab 25 Tugas asisten bos26 Bab 26 Nasi goreng27 Bab 27 Memergoki Sela28 Bab 28 Kecemburuan Fiko29 Bab 29 Pasar30 Bab 30 Pembalasan cantik ala Maria31 Bab 31 KAMBUHNYA trauma Maria32 Bab 32 Pertemuan dengan ibu kandung33 Bab 33 Pertemuan dengan sang papa34 Bab 34 Digombalin papa35 Bab 35 Terungkapnya kasus belasan tahun lalu36 Bab 36 Terbongkarnya Sela 37 Bab 37 Calon mantu idaman38 Bab 38 Lamaran yang ditangguhkan39 Bab 39 Damainya Arkan dan Maria40 Bab 40 Lamaran resmi41 Bab 41 Mengunjungi calon ibu mertua42 Bab 42 Kegelisahan Gudy43 Bab 43 Panggil saya Mamah!44 Bab 44 Sah45 Bab 45 Pagi pertama46 Bab 46 Tamat47 Bab 47 Ekstra part 48 Bab 48 Ekstra part