icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Look At Me!

Bab 10 Tangis Clarissa

Jumlah Kata:1158    |    Dirilis Pada: 29/03/2022

n kamu kesal. Mama beneran kangen sama k

hangat, ya?" Bu Tirah me

rima kasih,"

kursi tak jauh dari pintu. Yenny manut. Clarissa menoleh pada Yenny. Dia m

ahabat aku." Clar

Bisa tahan dengan anak Tante

h," Claris

Mama pingin bicara. Apalagi soal jodoh." Rosi

i sakit juga ngo

min. Karena ...." Rosita tidak meneruskan kalimatnya.

Mama sangat mungkin ga bisa kerja. Mama sangat takut, nanti kamu akan hidup sus

tanyaan sama muncul di kepala kedua

tahu aku. Aku jadi bingung sekarang

berair, Rosita akhirnya bicara. "Lupus.

ncur. Mamanya menderita sakit Lupus? Benarkah? Salah satu penyakit yang t

ta mengusap matany

ada mamanya. Karena perpisahan dengan papa, karena dia sibuk dengan dunianya, karena Clarissa merasa dia bukan yang terpent

akit ini. Dia akan jadi temanku lama. K

ssa terisak-isak. Dia sepe

ya sendiri. Dia harus mengurus keluarga barunya. Dan Clarissa, hanya Rosita yang di sisinya, me

tahu pria seperti apa yang akan membuat kamu bahagia nanti? Jangan sep

ringkan pipi kiri dan kanan. Sahabatnya ini benar-benar malang. Tak merasa kasih sayang lengkap, hidup

Kalau boleh, pulang. Kamu pulang, Clarissa. Mama tidak minta kamu balik ke rumah terus, Mama c

, air mata mengucur lagi, Clariss

*

mengambil barangnya sekalian mengantar Yenny. Clarissa akan tidur di rumah.

issa makin kacau. Dalam kondisi normal saja dia tidak niat belajar, apal

tidak bisa dia gambarkan. Ingin sekali Clarissa menangis sekeras-kerasnya. S

, dia ingin menemui dosennya itu. Dengan harapan dia akan bi

di depannya. Tepat saat itu, Diaz datang. Dia baru pulang dari bimbe

a!" pang

dan memeluk Diaz sambil menangis. Tak ayal, Diaz gelagapan. Ada apa ini? Mengapa Clarissa

melepas pelukan Clarissa d

hingga Clarissa tenang, lalu dia minta Clarissa bicara. Dia menceritakan kabar yang mengejutkan tentang mamanya. Begitu gadis itu bicara semua hal keluar dari mulutny

ga Clarissa selesai mengungkapkan semuanya. Dia tid

sa. Tangannya mengu

ia. Pasti ada kamu di sisinya dia akan lebih tenang. Kamu mengert

ena itu dia mau pulang,

a tak pernah tahu itu. Rasanya tidak adil, kenapa harus begini?" Dia

an, dia tak ada pegangan. Sampai sebesar ini kerinduan akan kasih sayang utuh tak akan bisa dia

baik yang akan datang. Sakit, penderitaan itu karena dunia sudah rusak akibat dosa. Tapi Tuhan bis

egitu? Kapan semua akan baik? Kapan dia akan bahagia

ik dengan hidup kita, maka hal-hal baik akan muncul p

pahkan semuanya. Kalau Kak Diaz ga ada, aku

baliklah. Mama kamu menu

." Clarissa berdiri, dia me

ndisi kalau, Clarissa memeluknya, Diaz bisa paham. Tapi saat p

ima kasih." Clarissa melepas pe

idak baik jika berlanjut. Tujuannya menolong Clarissa, tapi jika Clarissa sepert

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Look At Me!
Look At Me!
“Mati-matian Clarissa menolak berbagai usaha mamanya yang ingin menjodohkan dia dengan salah satu anak temannya yang tergolong sebagai pengusaha sukses. Clarissa lebih memilih mengejar cinta yang sempurna dalam pandangannya, yaitu dosen muda pujaannya, Diaz. Sayangnya, Diaz tidak menaruh hati padanya. Justru Adimasta, teman kuliahnya yang dingin, datar, dan seperti kayu yang ternyata sangat cinta padanya. Demi sang ibu, Clarissa terpaksa menerima Adimasta, ketimbang dijodohkan dengan pria yang Clarissa tidak kenal. Hubungan dimulai tanpa cinta, Clarissa hanya bermain-main dengan perasaan Adimasta. Namun pria muda itu tidak juga beralih hati apalagi ingin meninggalkan Clarissa. Mungkinkah, gadis angkuh dan semaunya, Clarissa, akan memandang Adimasta, yang bukan pria impiannya? Setangguh apa cinta Adimasta, ketika berulang kali dia hanya dipandang sebelah mata oleh kekasihnya?”