Ayunina Sharlyn
1 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Ayunina Sharlyn
Look At Me!
Romantis Mati-matian Clarissa menolak berbagai usaha mamanya yang ingin menjodohkan dia dengan salah satu anak temannya yang tergolong sebagai pengusaha sukses. Clarissa lebih memilih mengejar cinta yang sempurna dalam pandangannya, yaitu dosen muda pujaannya, Diaz.
Sayangnya, Diaz tidak menaruh hati padanya. Justru Adimasta, teman kuliahnya yang dingin, datar, dan seperti kayu yang ternyata sangat cinta padanya. Demi sang ibu, Clarissa terpaksa menerima Adimasta, ketimbang dijodohkan dengan pria yang Clarissa tidak kenal.
Hubungan dimulai tanpa cinta, Clarissa hanya bermain-main dengan perasaan Adimasta. Namun pria muda itu tidak juga beralih hati apalagi ingin meninggalkan Clarissa.
Mungkinkah, gadis angkuh dan semaunya, Clarissa, akan memandang Adimasta, yang bukan pria impiannya? Setangguh apa cinta Adimasta, ketika berulang kali dia hanya dipandang sebelah mata oleh kekasihnya?
Anda mungkin suka
Kutandatangani Surat Cerai, Dia Kehilangan Segalanya
Jasper Night Selama dua tahun, aku memainkan peran sebagai istri yang sempurna, bodoh, dan penurut untuk miliarder Baskara Adiputra.
Namun malam ini, dia melemparkan draf perceraian ke hadapanku karena cinta pertamanya, Jasmine, telah kembali dalam keadaan sakit.
Baskara menatapku seolah aku adalah noda menjijikkan, memberiku kompensasi murah dan menyebutku pemburu harta yang tidak tahu diri.
Keluarganya ikut menghinaku habis-habisan di acara makan malam, sementara Jasmine dengan licik memalsukan kecelakaan mobil untuk menjebakku atas tuduhan percobaan pembunuhan.
Baskara membela wanita itu mati-matian, berteriak menyuruh polisi menangkapku, dan mengusirku dari pandangannya.
Dia mengira aku akan hancur, menangis, dan memohon untuk tidak dibuang. Dia sama sekali tidak tahu bahwa rekam medis Jasmine adalah pemalsuan tingkat tinggi, dan ada dalang yang mendanai penipuan ini dari balik layar.
Alih-alih menangis, aku menatap matanya dengan tenang.
"Aku ingin penthouse ini, lima persen saham perusahaanmu, dan tunjanganku digandakan."
Setelah memeras kekayaannya dan menandatangani surat cerai, aku kembali ke kamar, membuka brankas rahasia di balik lemari, dan mengeluarkan pistol Glock 19 serta laptop terenkripsiku. Waktunya berhenti bermain rumah-rumahan.