icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Look At Me!

Bab 4 Kenapa Bukan Kamu Saja

Jumlah Kata:1143    |    Dirilis Pada: 29/03/2022

punya nasib yang sama dengannya, diajak ke acara sosialita, lalu diberi waktu bebas berkenalan dengan anak-anak para

dimasta menepuk kursi di sebe

da Adimasta dan berbisik, "Kamu udah berapa kali diajak ke acara kayak gini?

ini rambutnya coklat terang, cocok sekali buatnya. De

"Maksudnya gimana? Aku nggak ngerti. Ini kali

jika memang Adimasta baru sekali

i. Dia berbisik lagi pa

n, memilih meja yang hanya dengan dua kursi, agar bisa duduk berdua saja dengan Adimasta. Ba

nnya. Dia meneguk beberapa kali, meletakkan gelas di meja

Aku ga kayak mama-mama i

u sering ikut acara seperti ini? B

annya. Pingin aku dapat pengusaha sukses. Menyeram

bibirnya. Lucu melih

jodoh?" Iseng Ad

karena ga mau ribut terus sama mama."

u yang pakai baju putih itu." Adimasta menoleh ke ar

ajahnya lembut dan sangat sederhana. Tidak menor dan penuh seperti penampilan

dohkan. Mereka terserah anak-anaknya mau cari

t cari jodoh buat dia, kenapa bukan sama Adimasta saja? Hei, tungg

engerutkan kening. Dari tatapan gadis itu Adimasta

pikirkan?" ta

apa bukan kamu saja

an mata sipitnya yang tet

a ribet cari cowok buat aku. Bantu a

nembaknya. Gadis itu begitu santai tidak ada beban. Seperti tidak juga berpikir

ssa ngakak. Cepat-cepat dia tutup mulut takut

netralkan hatinya. Memang dia cinta Clarissa, tapi jelas bukan deng

issa, sedikit cemberut. Adimasta

. Aku itu cinta sama kamu. M

Kamu cinta sama aku?! Ngaca!! E

merah, tangan dua-duanya terkepal siap men

masta. Adimasta gelagapan. Dia melamun, membayangkan a

larissa menatap Ad

ikirannya, sekali bohong akan merembet pada bo

kawan." Clarissa

raih gelas di depannya, meneguk hi

h dulu. Dia beralasan ada tugas mendesak harus diselesai

ewah itu. Hati Adimasta makin meluap dengan rasa sayang. Clarissa gadis yang malang. Dia but

nerima aku. Aku juga belum tahu seperti apa nanti." Hati

*

, datang telat. Dia mau lihat reaksi dosen muda ganteng itu seperti apa. Y

gol. Mana tidak bisa pakai HP lagi kalau sudah mulai kuliah. Yen

Seperti yang lalu, dengan santai dia masuk. Bedanya

at lagi." Dengan senyum lebar

adis itu. Kali ini rambutnya rada norma

h ada yang telat datang kelas s

kin ditahan, kan?" Clarissa beralasan. Beberapa

arissa. Dia bisa tahu kalau seseor

k .

at lebih baik tidak masuk, atau sekalipun kamu duduk di dalam kelas, saya tetap anggap kamu absen dari ke

Clarissa menaikk

ngganggu kelancaran kelas. Saya hitung sampai sepuluh kamu haru

osong. Dan sebelum Diaz menyebut angka sepuluh,

a. Diperhatikan begitu Clarissa men

ti mengerjai kelas. Karena memang seperti itu tabiat gadis itu. Ta

ekati guru itu. Di kelas tidak efektif. Padahal wajah t

t kosnya!!" Di kepala Clar

sa? Apa dia berhasil menar

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Look At Me!
Look At Me!
“Mati-matian Clarissa menolak berbagai usaha mamanya yang ingin menjodohkan dia dengan salah satu anak temannya yang tergolong sebagai pengusaha sukses. Clarissa lebih memilih mengejar cinta yang sempurna dalam pandangannya, yaitu dosen muda pujaannya, Diaz. Sayangnya, Diaz tidak menaruh hati padanya. Justru Adimasta, teman kuliahnya yang dingin, datar, dan seperti kayu yang ternyata sangat cinta padanya. Demi sang ibu, Clarissa terpaksa menerima Adimasta, ketimbang dijodohkan dengan pria yang Clarissa tidak kenal. Hubungan dimulai tanpa cinta, Clarissa hanya bermain-main dengan perasaan Adimasta. Namun pria muda itu tidak juga beralih hati apalagi ingin meninggalkan Clarissa. Mungkinkah, gadis angkuh dan semaunya, Clarissa, akan memandang Adimasta, yang bukan pria impiannya? Setangguh apa cinta Adimasta, ketika berulang kali dia hanya dipandang sebelah mata oleh kekasihnya?”