icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cinta Tiga Bidadari

Bab 10 Muhammad Ibrahim Al-Fazari

Jumlah Kata:958    |    Dirilis Pada: 16/02/2022

b

'alainaa, min t

lainaa, ma da'a

ama di atas kita

tasnya ketika seorang peny

kami. Engkau datang den

dung kami wahai

t duhai kekasihku, pada hari berhimpu

ke tengah acara yang sedang berlangsung saat ini. Betapa membuncah rasa hati. Kebanggaan se

embacaan sholawat thola'al badru alaina yang diiringi oleh suara alat musik tarbang khas Kalimantan Selatan. Seolah

k. Kemudian diperdengarkan ayat-ayat suci Al-Qur'an surah Ali Imran ayat 3

bah, tentunya. Sementara ibu dan kaum kerabat yang lain memilih tidak hadir. Hafiz memang sengaja menyelenggarakan acara i

ad Nawawi duduk b

lah Muhammad Ibrahim Al Fazari bin Mu

rin mengucapkan kata-kata it

iki nama. Sah sudah diri

*

kan-makan, para tamu undangan segera meninggalkan tempat ini. Ruangan mulai sepi. Hanya ada

ingin berbicara dengan Abah." Hafiz menahan Kiai

ki-laki tua itu

lah bibinya Azi

lah." Laki-laki

ah yang masuk ke dalam ruangan. Langkah wani

ucapnya. Bibi Sarah lan

?" tanya kiai Nawawi kepada wa

n dengan keponakan saya, Azizah. Kenapa Kiai be

akin Hafiz bisa membawa Naura ke jal

jodoh untuk putri kiai. Putri kiai bukan wanita sembarangan d

ng penilaian saya, hanya Hafiz yang cocok

isih kalau putri kiai dijad

mang mereka berjodoh, tidak ada masalah

perasaan Azizah? Kasihan, akhir-ak

ikir dengan menggunakan logika, tidak selamanya harus mengikuti pera

ngat baik pada semua orang. Hafiz bukanlah kali pertama dia berpoligami. Sebelumnya dia pernah menikah dengan Yasmi

ai akan kembali diceraikan oleh Hafiz,

z bukannya tanpa pertimbangan. Saya sudah shalat istikharah dan bermusyawarah dengan sahabat saya yang merupakan orang tua H

nar-benar pulih. Dia baru melahirkan dan mentalnya mungkin akan terganggu ketika dia mendapati suaminya menik

ma sekali tidak ikut campur urusan mereka mau menikah atau tidak. Pada intinya saya hany

*

ikan ASI untuk Ibrahim. Alhamdulillah, setelah beberapa hari akhirnya payudara milik Aziza

tanya Azizah. Perempuan itu menatap san

ari duduk di samping Azizah. Tangannya be

ika Azizah perlahan melepaskan ujung payudaran

enyerahkan Ibrahim pada Hafiz yang segera me

g di dalam tidurnya. Hafiz mendudukkan diri di pinggir ranjang,

Abang bicarakan

oal Naura lagi?" Azizah meneb

pernikahan antara Abang dengan Na

ada niat sedikitpun untuk berpoligami dan Ab

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta Tiga Bidadari
Cinta Tiga Bidadari
“Sebuah janji yang pernah terlontar dari mulut seorang Muhammad Abidzar Al Hafiz kepada istri pertamanya, bahwa ia takkan mengambil istri lain lagi setelah menceraikan istri keduanya. Benarkah janji itu akan di tepati? Ataukah hanya sekedar janji manis yang untuk selanjutnya kembali ia ingkari?”
1 Bab 1 Bimbang2 Bab 2 Abang mau nikah lagi ya 3 Bab 3 Mana janjimu, Abang 4 Bab 4 Kita sama-sama sakit5 Bab 5 Gadis keras kepala6 Bab 6 Kontraksi7 Bab 7 Di rumah sakit8 Bab 8 Hadiah kelahiran9 Bab 9 Permintaan bibi Sarah10 Bab 10 Muhammad Ibrahim Al-Fazari11 Bab 11 Tidak punya pilihan12 Bab 12 Komitmen awal13 Bab 13 Menikahi Naura14 Bab 14 Tidak ada lagi penolakan15 Bab 15 Mahar yang pantas16 Bab 16 Sarapan di kamar17 Bab 17 Pindah rumah18 Bab 18 Mencintaimu karena Allah19 Bab 19 Rasa cemburu20 Bab 20 Kita baru memulai21 Bab 21 Berbagi waktu22 Bab 22 Rasanya tetap sama23 Bab 23 Di hari giliran24 Bab 24 Menyadari batasan25 Bab 25 Sorot mata rindu26 Bab 26 Istri yang dipilih27 Bab 27 Abang tidak sejahat itu28 Bab 28 Drama yang membosankan29 Bab 29 Ragu dengan keputusan30 Bab 30 Survey tempat usaha31 Bab 31 Harus bersabar32 Bab 32 Siapa yang salah 33 Bab 33 Tak bisa tegas34 Bab 34 Tak pernah berubah35 Bab 35 Launching pertama Azizah bakery36 Bab 36 Mendzalimi diri sendiri37 Bab 37 Tolong pahami Abang38 Bab 38 Adakah cemburu yang tidak menyakiti 39 Bab 39 Bisnis itu kejam40 Bab 40 Abang pulang, Sayang41 Bab 41 Bukan Semata Soal Keadilan42 Bab 42 Ada Apa Ini, Kak 43 Bab 43 Berniat Untuk Melindungi44 Bab 44 Mengembalikan Kehormatan Seorang Wanita