icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Skandal Ranjang Ternoda

Bab 5 Tuleran Istri

Jumlah Kata:1539    |    Dirilis Pada: 01/07/2025

ujan gerimis sejak sore masih meleka

ingan, menyusuri jalan kecil menuju rumah mereka masing-masing. Lam

terdengar samar, menamb

han," ucap Pak Gandi pelan, meski

sedikit, heran. "Ke

sih luar biasa. Usianya kan jauh lebih muda dibanding saya. Kadang saya u

nyum. Ia paham betul maksud Pa

egitu. Katanya udah menopause, nggak punya gairah, sudah merasa tua. Saya sih n

tir tapi hangat-tawa dua pria tua yang ber

yelipkan candaan di sela-sela keseri

eran, Pak Gandi," katan

t. Alisnya terangkat,

eran apa

tukeran nasib lah, masa

ndi sampai menepuk jidat se

ng ada malah disemp

a malaikat juga pasti ngerti,

ana di antara mereka terasa lebih ringan, seolah beban-

nya berubah pelan. "Bapak kekurangan kehangatan, eh

jalan setapak di depan mereka yang

ukur. Supaya kita nggak sombong sama yang kita pu

tapi menepuk pundak Pa

in bijak. Tapi tetap aja, mulutnya masih

eran istri, tapi tuk

hwa persahabatan sejati tidak lekang dimakan usia. Bahwa di tengah kegelisahan, tawa bisa menjadi

lepas SMA, hidup membawa mereka ke jalan berbeda. Kuliah di tempat terpisah, lalu tengg

Bu Tita, dikaruniai empat anak; tiga telah berkeluarga dan tinggal di kota berbeda, sementara si bungsu masih

k Martin, tapi ia dikenal sebagai sosok bersahaja dan penuh dedikasi. Kehidupan pribadinya

keduanya, Bu Wulan, memiliki dua anak yang masih remaja, namun tinggal bersama ayahnya, manta

Rumah mereka berdekatan dalam satu kompleks, dan hubungan lama pun kembali terjalin erat. Dari obrolan santai di te

ja ruang tengah. Pak Martin duduk sejenak, menatap uap yang perlahan

gi dijawab. Tentang Gunawan dan Vero, menantu mudanya yang memikat. Tentang Pak Gandi dan Bu Wulan, istri barunya

selalu seperti itu. Wanita yang sangat ia kenal luar dalam, tapi malam it

ah," ucap Bu Tita si

yang bergerak. Ia mendekat perlahan, menyentuh bahu istrinya d

ebentar, lalu men

katanya lirih. "Sudah lam

Sikapnya lembut, namun jelas. Penolaka

erbeda. Sudah nggak nyaman. Kalau dipaksa

istrinya memasuki masa menopause hampir setahun lalu. Tapi tetap saja, rasanya be

pa tiba-tiba seperti ini? Ada sesuatu

enunjukkan reaksi keras. Ia hanya berdi

dengan suara tertahan. "Papa cuma...

ua, Pah. Masa masih berharap hidup seperti anak

ia lihat hanya dinding. Ia tahu istrinya masih aktif, masih lincah berkegiatan sosial. Tapi setiap kali ia

adi saksi kehangatan, ia merasa seperti orang asing-ditolak o

temaram. Televisi masih mengoceh, tapi ia tak mendengar apa-apa.

aku masih ingin m

a hasratku belum

sudah terlalu tua

idur. Ia berbaring di sampingnya, dalam keheningan yang menggema lebih dari sekadar sunyi. Ta

senja, Mesya dengan suaminya yang walau masih muda namun ranjang mereka berantakan. Diana dengan suaminya

aku menc

amun berjalan di gelombang yang berbeda. Dan seperti malam-malam sebelumnya, tak ada yang selesai. Han

*

ri menyusup lembut melalui sela gorden r

ok Narsih, asisten rumah tangga yang sudah lebih dari sepuluh tahun bekerja di

arsih sambil menoleh seb

gin menjelaskan apa pun. Mbok Narsih cukup peka untuk tahu kapan ha

Wajahnya tampak segar, sisa wudu dan shalat subuh masih terasa dari rona kulitnya. Tatapan mereka se

," ucap Bu

rtin, sambil menarik

cukupnya. Tapi suara sendok yang menyentuh piring terdengar terlalu nyarin

uara Bu Tita terdengar lir

. terlalu cepat menuduh. Mungkin Mama

ersalah yang samar. Karena pada kenyataannya, Bu Tita tidak sepenuhnya salah. Ada yang mengganjal

wabnya pelan. "Papa juga

jarak aman dari percikan emosi yang belum benar-benar padam. Pak Ma

*

m cerita ini memuat konten dewasa yang lebih eksplisit dan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Skandal Ranjang Ternoda
Skandal Ranjang Ternoda
“SKANDAL RANJANG TERNODA Tak ada yang lebih memilukan dari cinta yang usang namun dipaksakan. Dalam rumah yang megah dan kehidupan yang mapan, sepasang suami-istri bertahan bukan karena cinta, tapi karena status dan kewajiban. Ketika keheningan mulai menggantikan tawa, dan pelukan hanya menjadi rutinitas, celah pun terbuka. Tanpa disadari, masing-masing telah menyimpan luka, rahasia, dan pelampiasan. Seseorang berselingkuh dengan yang muda dan energik-orang kepercayaan yang selama ini dianggap tak mungkin. Sementara yang lain, memilih pelarian pada sosok tua yang tak disangka memberi kebahagiaan paling sejati. Di antara cinta, nafsu, balas dendam, dan keinginan untuk dimengerti, mereka saling melukai tanpa sadar telah menodai tempat yang seharusnya suci: ranjang. Bukan hanya sekadar perselingkuhan-ini adalah skandal dalam bentuk paling getirnya.”
1 Bab 1 Awal Penyesalan2 Bab 2 Pintu Tertutup3 Bab 3 Cermin Retak4 Bab 4 Capek Batin5 Bab 5 Tuleran Istri6 Bab 6 Terlalu Serius7 Bab 7 Skenario Lanjutan8 Bab 8 Kenekadan Wulan9 Bab 9 Quick Sex10 Bab 10 Skenario Lanjutan11 Bab 11 Cerita Misterius12 Bab 12 Sahabat Lama13 Bab 13 Hasrat Terpendam14 Bab 14 Larut Bersama15 Bab 15 Nikmatnya Mesya16 Bab 16 Sensasi Berbeda17 Bab 17 Skndal Pertama18 Bab 18 Nuansa Baru19 Bab 19 Hari Berbeda20 Bab 20 Getarab Aneh21 Bab 21 Rasa Baru22 Bab 22 Pemain Baru23 Bab 23 Keras Berdenyut24 Bab 24 Sepongan Pertama25 Bab 25 Orgasme Pertama26 Bab 26 Pertama Kehilangan27 Bab 27 Awal Kerumitan28 Bab 28 Kesepakatan Baru29 Bab 29 Saling Memahami30 Bab 30 POV Wulan - 131 Bab 31 POV Wulan - 232 Bab 32 POV Wulan - 333 Bab 33 POV Wulan - 434 Bab 34 POV Wulan - 535 Bab 35 POV Wulan - 636 Bab 36 POV Wulan - 737 Bab 37 POV Wulan - 838 Bab 38 POV Wulan - 939 Bab 39 POV Wulan - 1040 Bab 40 POV Wulan - 1141 Bab 41 POV Wulan - 1242 Bab 42 POV Wulan - 1343 Bab 43 POV Wulan - 1444 Bab 44 POV Wulan - 1545 Bab 45 POV Wulan - 1646 Bab 46 POV Wulan - 1747 Bab 47 POV Wulan - 1848 Bab 48 POV Wulan - 1949 Bab 49 POV Wulan - 2050 Bab 50 POV Wulan - 2151 Bab 51 POV Wulan - 2252 Bab 52 POV Wulan - 2353 Bab 53 POV Wulan - 2454 Bab 54 POV Wulan - 2555 Bab 55 POV Wulan - 2656 Bab 56 POV Wulan - 2757 Bab 57 POV Wulan - 2858 Bab 58 POV Wulan - 2959 Bab 59 POV Wulan - 3060 Bab 60 POV Wulan - 3161 Bab 61 POV Wulan - 3262 Bab 62 INFO PENTING