icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Skandal Ranjang Ternoda

Bab 6 Terlalu Serius

Jumlah Kata:1491    |    Dirilis Pada: 01/07/2025

siang, Pak Martin menerima

areng hari ini? Saya jemput di

ini terasa tidak biasa. Apalagi di hari kerja, saat keduanya berada di inst

tanya, mereka meluncur menuju sebuah rumah makan sederhana di dekat taman

anan tiba dan Pak Martin baru saja hendak meniup sendo

an soal malam itu,

ngangkat alis

istri," jawab P

awa yang terasa miris. Ia pikir percakapan malam itu hanyalah candaan mengu

i... kamu

e kursi. Wajahnya menegang sepert

l kenapa istri saya begitu... aktif. Sementara saya sendiri sudah kelelahan. Dan istrinya Pak Martin, malah

ok dan piring dari meja-meja lain terdengar seperti gema yang jauh. Kuah

n salah siapa-siapa. Itu... bagian dari hidup. Rumah tangga memang punya iramanya

ok di tangannya hanya me

k. Di umur segini,

batnya itu selalu tampak kuat, stabil, humoris. Kini terlihat sebagai lelaki tua yang

ak yang kasih ruang untuk kita jujur soal kelemahan. Padahal kita i

i tersen

tak lebih dari bayangan. Tak bisa lagi membuat d

pelan. "Semua ada waktunya,

kepala, dan bertanya, su

ah berapa lama Bu Tita t

ekitar menghilang. Hanya pertanyaan itu yang menggantung, s

a, berusaha tenang. "Tapi... kami

ama ini Pak Martin berusaha memadamkannya sendiri-dengan doa, pekerjaan, dan rasa hormat pada seorang i

rih, "benar-benar tidak bisa memuaskan istri saya. Wulan ma

a-kata yang ia cari tak kunjung datang. Hanya sepi dan

k Gandi, ada sesuatu

uh kesah, atau sesua

ertimbangkan ide absurd malam tad

tu mustahil. Wanita itu terlalu alim dan syar'I untuk disentuh sembarangan. Bahkan sebagain warga menyeb

gin menyerahkan kunci... entah kunci rumah, atau kunci kamarnuya pada seseora

kita ini bukan anak muda. Kita punya tubuh, tapi kita juga punya tanggung

h. Senyum kecil

saya hanya ingin dimengerti. Bukan dihaki

ntuk mengerti. Tapi... jangan minta saya jadi solusi

sendok, dan napas berat dari

yadari: tubuh boleh menua, tapi gejolak di dada tak selalu ikut meredup. Dan tak

ndi. Tertawa kecil, tapi dalam

iri bahkan sudah lama menolak disentuh. Bu Wulan? Ia perempuan alim dan santun, tak mu

rnah mereka pelajari bersama? Atau barangkali, candaan itu sebenarnya jeritan da

at berakhir. Lorong-lorong tampak lengang. Hanya suara AC yang malas bekerja

tak ada berkas yang meminta perhatian dengan segera. Di luar kaca, langit mendung meng

anjutannya, atau setidaknya dia bisa mencari jejak dari mana sebenarnya cerita misterius itu. Sebenarnya bukan han

nya kosong. Angka-angka itu tak punya makna. Yang berputar dalam benaknya hanyalah kalimat Pak Gandi:

ruang sunyi yang sela

asa ingin tahu. Tapi jari-jarinya bergerak terlalu pasti. Ia menget

pa dengan judul bombastis: "Mengapa

Forum diskusi, kolom anonim, tempat orang-orang mencura

an di thread itu

lamat ranjang-ranjang yang mulai hampa. Daripa

ubuh sendiri, lalu membalik layar laptop dan menutupnya-seolah menutup dosa yang belum sempat terjadi.

tu ruangannya

suara Mesya terdengar netr

mengangguk pe

pa map berwarna pastel, lal

ani, Pak. Termasuk yang dari k

am, tak banyak bicara. T

hotel, juga mobil sewaan. Jadwal reuni hari pertama, lalu pertemuan dengan rek

Sekretaris muda itu memang selal

Pak. Barangkali ingin sekalian san

nangkap sesuatu dalam nada suara Mesya, bukan basa-basi. Hanya..

sih," kata

lalu pamit. Langkahny

map-map itu tanpa minat. Bukan pekerjaannya ya

trinya sudah tertidur. Posisinya menyamping, membelakangi, berselimut rapat hingga leher. Piyama p

Tapi hanya kelopak yang ia

erti biasa, terasa

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Skandal Ranjang Ternoda
Skandal Ranjang Ternoda
“SKANDAL RANJANG TERNODA Tak ada yang lebih memilukan dari cinta yang usang namun dipaksakan. Dalam rumah yang megah dan kehidupan yang mapan, sepasang suami-istri bertahan bukan karena cinta, tapi karena status dan kewajiban. Ketika keheningan mulai menggantikan tawa, dan pelukan hanya menjadi rutinitas, celah pun terbuka. Tanpa disadari, masing-masing telah menyimpan luka, rahasia, dan pelampiasan. Seseorang berselingkuh dengan yang muda dan energik-orang kepercayaan yang selama ini dianggap tak mungkin. Sementara yang lain, memilih pelarian pada sosok tua yang tak disangka memberi kebahagiaan paling sejati. Di antara cinta, nafsu, balas dendam, dan keinginan untuk dimengerti, mereka saling melukai tanpa sadar telah menodai tempat yang seharusnya suci: ranjang. Bukan hanya sekadar perselingkuhan-ini adalah skandal dalam bentuk paling getirnya.”
1 Bab 1 Awal Penyesalan2 Bab 2 Pintu Tertutup3 Bab 3 Cermin Retak4 Bab 4 Capek Batin5 Bab 5 Tuleran Istri6 Bab 6 Terlalu Serius7 Bab 7 Skenario Lanjutan8 Bab 8 Kenekadan Wulan9 Bab 9 Quick Sex10 Bab 10 Skenario Lanjutan11 Bab 11 Cerita Misterius12 Bab 12 Sahabat Lama13 Bab 13 Hasrat Terpendam14 Bab 14 Larut Bersama15 Bab 15 Nikmatnya Mesya16 Bab 16 Sensasi Berbeda17 Bab 17 Skndal Pertama18 Bab 18 Nuansa Baru19 Bab 19 Hari Berbeda20 Bab 20 Getarab Aneh21 Bab 21 Rasa Baru22 Bab 22 Pemain Baru23 Bab 23 Keras Berdenyut24 Bab 24 Sepongan Pertama25 Bab 25 Orgasme Pertama26 Bab 26 Pertama Kehilangan27 Bab 27 Awal Kerumitan28 Bab 28 Kesepakatan Baru29 Bab 29 Saling Memahami30 Bab 30 POV Wulan - 131 Bab 31 POV Wulan - 232 Bab 32 POV Wulan - 333 Bab 33 POV Wulan - 434 Bab 34 POV Wulan - 535 Bab 35 POV Wulan - 636 Bab 36 POV Wulan - 737 Bab 37 POV Wulan - 838 Bab 38 POV Wulan - 939 Bab 39 POV Wulan - 1040 Bab 40 POV Wulan - 1141 Bab 41 POV Wulan - 1242 Bab 42 POV Wulan - 1343 Bab 43 POV Wulan - 1444 Bab 44 POV Wulan - 1545 Bab 45 POV Wulan - 1646 Bab 46 POV Wulan - 1747 Bab 47 POV Wulan - 1848 Bab 48 POV Wulan - 1949 Bab 49 POV Wulan - 2050 Bab 50 POV Wulan - 2151 Bab 51 POV Wulan - 2252 Bab 52 POV Wulan - 2353 Bab 53 POV Wulan - 2454 Bab 54 POV Wulan - 2555 Bab 55 POV Wulan - 2656 Bab 56 POV Wulan - 2757 Bab 57 POV Wulan - 2858 Bab 58 POV Wulan - 2959 Bab 59 POV Wulan - 3060 Bab 60 POV Wulan - 3161 Bab 61 POV Wulan - 3262 Bab 62 INFO PENTING