icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Skandal Ranjang Ternoda

Skandal Ranjang Ternoda

icon

Bab 1 Awal Penyesalan

Jumlah Kata:1568    |    Dirilis Pada: 01/07/2025

gi. Kasihan sekali kembaranku sewaktu aku balita ini. Baru umur dua taun tetapi sudah menge

a karena Rafael atau urusan tetek bengek rumah tangga saja, tapi

hatikan kebutuhan biologis istriku. Berkali-kali aku dapatkan

ak terlampiaskan. Selama ini aku tidak mengangg

ibukanku sebagai eksekutif muda yang se

telapak tan

tuh sebetulnya menyakitinya. Masih kuingat betapa merah pipinya yang m

mbil kukecup gaun tidur milik is

tnya yang putih, kontras dengan warna ungu gaunnya. Terbay

n hadiahku dan sinar bahagia terpancar di mat

unnya dan malam itu kami bercinta sepa

lam yan

nyusul istriku yang tengah berbaring di ranjang. Aku cium pip

aku terbangun oleh gemuruh huj

iku mungkin di kam

edang tidur dengan nyamannya. Kucari istriku dan diantara gemuruh hujan

ditelpon malam-malam begini, man

alau tidak jelas, tapi bisa aku dengar suara Diana menjerit-jerit dalam kenikmatan sambil

berani menebak apa yang sedang dia lakukan di sana, apala

Pernah aku pergoki ibuku bercinta di dapur dengan tukang sayur yang su

berselingkuh? Tak mungkin rasanya Diana berbua

terbuka dan dari sana keluar Diana menggenggam handphonenya. Kutangkap k

an Diana? Langsung aku inte

nku. Dia bahkan mengakui kalau selama ini ada pria lain dan bahwa dia baru

ipinya dengan sangat keras. Paginya sebelum aku d

malam Diana di genggamanku. Aku sangat menyesali kegagalanku member

n marah-marah tapi sekarang aku s

derita dan kesepian. Andai saja tak kubiarkan dia kesepian, dan andai saja dia

di adalah murn

riku pergi, ke ruma

lang lebih baik hidup

an kebahagiaan ber

elaki itu

ta cantik yang lembut dan cerdas. Aku mencintainya setenga

na hidupku menjadi lebih bermakna, dan jika dia p

ana ada acara kumpul-kumpul dengan keluarga besarnya, aku akan ikut serta dengan r

ata karena aku merasa keluarga besar Diana bukanlah levelku. Mereka orang kampu

garasi beberapa malam yang lalu. Dia bercinta online entah dengan siap

h dia sebegitu bergairahnya saat berci

iku secara langsung dan memberinya kepuas

cak birahinya, atau memang karena aku yan

agal maka aku pun tidak lagi memikirkannya. Hanya aku yang selalu mengalami punc

hanya kewajiban saja bukan lagi permainan ind

entuh sama sekali. Aku rasa dia mengerti kesibukanku, bukankah wanita yang terpenting cukup uang? Aku tak pernah mengurangi

diranmu," gumamku sambil kembali menyeka air mata ya

miliknya di wajahku sambil

epanjang hari dia memanggil-manggilmu. Anak kita tidak mau denganku

mampu memberikan kehangatan dan kepuasan seorang suami. Aku be

damai, kubisikkan padanya "Mama akan

a yang mungil. Lantas setelah itu, aku

ri seberang kudengar

ati karena ternyata Diana s

," sapa

daan Rafa?" tanya Diana

o, dia sangat sedih kamu tidak ada di rumah. Rafa terus mencarimu." ucapku d

itu," jawa

i dengan suara sengau diliputi pe

bnya pelan namun terdengar datar

as diam sejenak untuk merasakan apakah i

," jawab

ng salah selama ini, aku akan berubah jika ka

ali aku memberimu kesempatan. Aku benar-benar sudah lelah kita harus terus-terusan be

kali ini aku merasa sangat takut kehilangan dirim

ara dia menangis kecil dalam isak

mu sekarang?" tanyaku sambil menyeka air mata

Kakek Anwar,"

ekarang ya,"

angunkan dia, nanti malah rewel," cegah istr

jemput Diana, Rafael mau tidak mau harus aku bangunka

a ya, diantar sama Kakek Anwar, bia

antara kami pun terjadi

ertanya meminta

ada ja

m?" Aku kembali berta

n sudah melupakan kata-kata mesra itu. Aku akan memperbaiki lagi semuanya dari awal. Aka

u dan Rafa sangat membutuhkanmu, saat ini dan seterusnya," ucapku dengan sangat lirih memohon

ntar lagi diantar sama Kak

sekali," balasku dengan sejuta bunga yang memenu

sekali waktu berlalu, sebentar-sebentar aku menengok keluar jendela. Pemandangan di

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Skandal Ranjang Ternoda
Skandal Ranjang Ternoda
“SKANDAL RANJANG TERNODA Tak ada yang lebih memilukan dari cinta yang usang namun dipaksakan. Dalam rumah yang megah dan kehidupan yang mapan, sepasang suami-istri bertahan bukan karena cinta, tapi karena status dan kewajiban. Ketika keheningan mulai menggantikan tawa, dan pelukan hanya menjadi rutinitas, celah pun terbuka. Tanpa disadari, masing-masing telah menyimpan luka, rahasia, dan pelampiasan. Seseorang berselingkuh dengan yang muda dan energik-orang kepercayaan yang selama ini dianggap tak mungkin. Sementara yang lain, memilih pelarian pada sosok tua yang tak disangka memberi kebahagiaan paling sejati. Di antara cinta, nafsu, balas dendam, dan keinginan untuk dimengerti, mereka saling melukai tanpa sadar telah menodai tempat yang seharusnya suci: ranjang. Bukan hanya sekadar perselingkuhan-ini adalah skandal dalam bentuk paling getirnya.”
1 Bab 1 Awal Penyesalan2 Bab 2 Pintu Tertutup3 Bab 3 Cermin Retak4 Bab 4 Capek Batin5 Bab 5 Tuleran Istri6 Bab 6 Terlalu Serius7 Bab 7 Skenario Lanjutan8 Bab 8 Kenekadan Wulan9 Bab 9 Quick Sex10 Bab 10 Skenario Lanjutan11 Bab 11 Cerita Misterius12 Bab 12 Sahabat Lama13 Bab 13 Hasrat Terpendam14 Bab 14 Larut Bersama15 Bab 15 Nikmatnya Mesya16 Bab 16 Sensasi Berbeda17 Bab 17 Skndal Pertama18 Bab 18 Nuansa Baru19 Bab 19 Hari Berbeda20 Bab 20 Getarab Aneh21 Bab 21 Rasa Baru22 Bab 22 Pemain Baru23 Bab 23 Keras Berdenyut24 Bab 24 Sepongan Pertama25 Bab 25 Orgasme Pertama26 Bab 26 Pertama Kehilangan27 Bab 27 Awal Kerumitan28 Bab 28 Kesepakatan Baru29 Bab 29 Saling Memahami30 Bab 30 POV Wulan - 131 Bab 31 POV Wulan - 232 Bab 32 POV Wulan - 333 Bab 33 POV Wulan - 434 Bab 34 POV Wulan - 535 Bab 35 POV Wulan - 636 Bab 36 POV Wulan - 737 Bab 37 POV Wulan - 838 Bab 38 POV Wulan - 939 Bab 39 POV Wulan - 1040 Bab 40 POV Wulan - 1141 Bab 41 POV Wulan - 1242 Bab 42 POV Wulan - 1343 Bab 43 POV Wulan - 1444 Bab 44 POV Wulan - 1545 Bab 45 POV Wulan - 1646 Bab 46 POV Wulan - 1747 Bab 47 POV Wulan - 1848 Bab 48 POV Wulan - 1949 Bab 49 POV Wulan - 2050 Bab 50 POV Wulan - 2151 Bab 51 POV Wulan - 2252 Bab 52 POV Wulan - 2353 Bab 53 POV Wulan - 2454 Bab 54 POV Wulan - 2555 Bab 55 POV Wulan - 2656 Bab 56 POV Wulan - 2757 Bab 57 POV Wulan - 2858 Bab 58 POV Wulan - 2959 Bab 59 POV Wulan - 3060 Bab 60 POV Wulan - 3161 Bab 61 POV Wulan - 3262 Bab 62 INFO PENTING