icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Skandal Ranjang Ternoda

Bab 2 Pintu Tertutup

Jumlah Kata:1562    |    Dirilis Pada: 01/07/2025

n, aku telah menantinya di pintu yang

aih tubuh istriku, kubawa ke dalam dekapanku, kuusap-us

an di luar yang dingin, atau di kampung Kakek

suk ke rumah lewat dapur sambil membawa barang-barang bawaan Diana.

riku yang sayu, matanya sembab dan membengkak akibat kebanyaka

Diana kembali menangis sambil menciumi Rafael yang sepertinya tak merasa ter

ing dia ke

aan kami lagi dalam surga dunia milik kami yang selama ini nyaris terlupakan. Aku bah

" tanyaku sambil meraba pipi

rengkuh tubuhnya dengan rasa cinta yang kurasakan begitu besa

atamu," rayuku sambil menciumi pipinya perla

rinya. Tanganku melingkar di pinggangnya yang ramping, sementara bibirku merambat naik ke matanya, mencium ke

in sekali memberimu hadiah terist

ngangguk

bas menikmati lehernya yang jenjang. Kudengar rintihan lirih mulai keluar dari bibirnya. Kaos yang menutupi bahunya kusingkapk

hnya teramat datar, padahal sebelumnya dia tampak semringah. Aku telentang menatap langit-langit, jiwaku terasa kosong, walau

jujur," ucap Diana tiba

Aku mencoba menangkap sesuatu yang ganjil di matanya.

lus-elus wajahnya yang terasa mulai din

tidak bermaksud untuk menip

k," tanyaku pelan seraya mendekatkan wajahku ke wajahn

kan apa-apa lagi dalam percintaan d

capannya aku pun tetap di

nya aku yang bertanya. "Jadi kamu tadi berpura-pu

g sangat puas menerima kenikmatan dariku. Seolah dia juga mencapai orgasme, w

ku tahu kamu sudah berusaha keras. Mungkin karena sudah terlalu lama aku diabaikan, jadinya sudah

nyerah untuk beradapta

asan yang jauh lebih lama sebelum mengajaknya ke punck, karena Di

u janji setelah ini aku akan memberika

istriku yang membuat uca

rpandangan, sibuk dengan jalan pik

Aku maunya hanya dirimu yang aku cintai

Sayang," balask

dalam hatiku telah tumbuh cinta

mengganggu hatimu!?" tanyaku set

Mas, kasihan nan

g aku?" tanyaku penasaran suara sedikit d

seorang istri aku bukan hanya butuh nafkah lahir saja. Aku wanita biasa yang sangat me

m, Sayang

hir dan batin yang seimbang sesuai kemampuan suami, karena itu sudah kewa

Diana telah mengatakan jika dia ingin hidup sederhana asalkan bahagia. Bagi Diana, harta duniawi mu

ilu, namun aku pasrah untuk mend

cari itu dari yang lain. Aku ingin hanya denganmu saja bisa mencapai puncak kebahagian ki

terasa panas, kerongkongan kering dan sulit sekali aku men

a-pura tak paham, berharap arah pembicaraanny

t Bu Nita?" tan

balik bertanya masih

temu dengan mantan kepala sekolah SMP-mu itu. Dan aku tahu kalau d

Diana?" tanyaku dengan kerongkongan yang be

ai kembali pertengkaran denganmu. Aku sudah tahu h

anku semak

kan selama setahun ini, tak bisa diragukan lagi. Dan Nenek itu pun sudah

n bergemuruh dalam dada. Malu semalu-malunya karena perselingkuhanku dengan wanita yang usiany

aik. Aku pun bahkan bisa menemukan segela apa yang aku cari selama ini justru dari lelaki se

sudn

ar bisa hidup bahagia menemani Kakek Anwar di kampung yang menurutmu sepi dan menceka

pa lama berhubungan den

dengan Nenek Nita. Aku tahu, sudah hampir sepuluh tahun kamu menjad

n penuhi janjimu pada nenek itu. Kasihan dia

...kam..." Aku be

janjimu untuk menikahinya. Apakah perlu aku panggil Nenek Nita dan Kakek Anwar ke sini?"

g!" Aku berusaha mencegahnya, s

lagi

aimana den

ar aku dan Kakek Anwar yang mengurusnya, toh Rafa me

i dan sabetan pedang yang sangat t

h perkasa oleh lel

as buatku?" tanyaku bingung, karena lupa, sudah

aku, agar bisa bahagia dengan Kakek Anwar. Yang kedua

erongkonganku bena

Anwar sudah mempersiapkan segalanya, bahkan untuk masa depan Rafa sekalipun. Jalan

serius

i Nenek Nita selama be

ak butu

an. Dan aku memilih bahagia bersama lelaki tua yang dulu pernah menjadi sopirmu. Se

a seraya keluar dan menu

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Skandal Ranjang Ternoda
Skandal Ranjang Ternoda
“SKANDAL RANJANG TERNODA Tak ada yang lebih memilukan dari cinta yang usang namun dipaksakan. Dalam rumah yang megah dan kehidupan yang mapan, sepasang suami-istri bertahan bukan karena cinta, tapi karena status dan kewajiban. Ketika keheningan mulai menggantikan tawa, dan pelukan hanya menjadi rutinitas, celah pun terbuka. Tanpa disadari, masing-masing telah menyimpan luka, rahasia, dan pelampiasan. Seseorang berselingkuh dengan yang muda dan energik-orang kepercayaan yang selama ini dianggap tak mungkin. Sementara yang lain, memilih pelarian pada sosok tua yang tak disangka memberi kebahagiaan paling sejati. Di antara cinta, nafsu, balas dendam, dan keinginan untuk dimengerti, mereka saling melukai tanpa sadar telah menodai tempat yang seharusnya suci: ranjang. Bukan hanya sekadar perselingkuhan-ini adalah skandal dalam bentuk paling getirnya.”
1 Bab 1 Awal Penyesalan2 Bab 2 Pintu Tertutup3 Bab 3 Cermin Retak4 Bab 4 Capek Batin5 Bab 5 Tuleran Istri6 Bab 6 Terlalu Serius7 Bab 7 Skenario Lanjutan8 Bab 8 Kenekadan Wulan9 Bab 9 Quick Sex10 Bab 10 Skenario Lanjutan11 Bab 11 Cerita Misterius12 Bab 12 Sahabat Lama13 Bab 13 Hasrat Terpendam14 Bab 14 Larut Bersama15 Bab 15 Nikmatnya Mesya16 Bab 16 Sensasi Berbeda17 Bab 17 Skndal Pertama18 Bab 18 Nuansa Baru19 Bab 19 Hari Berbeda20 Bab 20 Getarab Aneh21 Bab 21 Rasa Baru22 Bab 22 Pemain Baru23 Bab 23 Keras Berdenyut24 Bab 24 Sepongan Pertama25 Bab 25 Orgasme Pertama26 Bab 26 Pertama Kehilangan27 Bab 27 Awal Kerumitan28 Bab 28 Kesepakatan Baru29 Bab 29 Saling Memahami30 Bab 30 POV Wulan - 131 Bab 31 POV Wulan - 232 Bab 32 POV Wulan - 333 Bab 33 POV Wulan - 434 Bab 34 POV Wulan - 535 Bab 35 POV Wulan - 636 Bab 36 POV Wulan - 737 Bab 37 POV Wulan - 838 Bab 38 POV Wulan - 939 Bab 39 POV Wulan - 1040 Bab 40 POV Wulan - 1141 Bab 41 POV Wulan - 1242 Bab 42 POV Wulan - 1343 Bab 43 POV Wulan - 1444 Bab 44 POV Wulan - 1545 Bab 45 POV Wulan - 1646 Bab 46 POV Wulan - 1747 Bab 47 POV Wulan - 1848 Bab 48 POV Wulan - 1949 Bab 49 POV Wulan - 2050 Bab 50 POV Wulan - 2151 Bab 51 POV Wulan - 2252 Bab 52 POV Wulan - 2353 Bab 53 POV Wulan - 2454 Bab 54 POV Wulan - 2555 Bab 55 POV Wulan - 2656 Bab 56 POV Wulan - 2757 Bab 57 POV Wulan - 2858 Bab 58 POV Wulan - 2959 Bab 59 POV Wulan - 3060 Bab 60 POV Wulan - 3161 Bab 61 POV Wulan - 3262 Bab 62 INFO PENTING