icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Skandal Ranjang Ternoda

Bab 9 Quick Sex

Jumlah Kata:1018    |    Dirilis Pada: 02/07/2025

langsung aja ya," ucap Pak Mar

egangi penis lelaki yang bukan suaminya itu, lalu mengarahkan ke lubang vaginanya. Mulai memasukkan kepala penis itu

bagi itu?" tanya Bu Wulan m

mpit sekali, kaya masih pera

suamiku. Mungkin sudah

ilbab itu erat-erat. Bibir Pak Martin menghisap-hisap payudara Bu Wulan.

kan nikmat yang sudah sangat lama dia idam-idamkan. Matanya merem melek. Semak

erkasa, aku sudah menduganya dan aku benar-benar tid

uar Bu," sahut Pak Mart

yang. Aku ingin punya anak

menumpahkan spermanya di lubang vagina

ya Bu Wulan setelah ke

Bu Wulan," sa

R

lari tiga putaran mengelilingi kompleks. Cahaya senja menembus celah gorden, menyadarkannya

ulan. Tak ada suara lirih menggoda. Tak ada siapa pun. Hany

.. cuma

sejak dzuhur tadi masih ia kenakan. Dan di situlah kenya

g itu

coba menepis, menolak mengakui, tapi tubuhnya berbic

ntah karena geli atau getir, terden

mimpi basah d

, ia merasa seperti bocah SMA yang bangun dengan rasa bersalah dan kebingungan karena... basah. B

g basah ditentengnya seperti membawa aib. Begitu pintu kamar mandi tert

gat. Wajah Bu Wulan. Suaranya. Sentuhan yang ta

imba dan menyiram tubuhnya. Air dingin menampar kulitnya. Tapi itu yang ia butuhkan. Ding

hanya ingin membersihkan tubuh, tapi juga membersihkan mimpi yang melekat di bawah kulitnya

ngakuan diam. Bahwa ada sisi dalam dirinya-yang selama ini terkubu

Entah karena dingin, atau karena kenyataan bahwa sesuatu dalam

ah. Ia tampak lelah namun tetap menjaga senyumnya, dan hanya sempat menepuk lengan Pak Martin pelan sebelum le

ngan senyum lebar khasnya-namun malam i

atanya ringan. Nadanya terdengar seperti ajakan biasa, tapi sorot ma

h. Seolah ia dan Bu Wulan benar-benar melakukan apa yang terjadi dalam mimpi itu. Dan entah

g lebih aneh lagi, perasaannya justru semacam tertantang. Sejauh apa Pak

dengan senyum sumringah. Ia tak mengenakan kerudung, meski pakaiannya tetap sopan. Namun bagi ses

terlihat jelas. Tapi itu hanya mimpi. Apakah kenyataannya sama, Pak Martin tak tahu dan tak

r dengan gerakan ringan dan meletakkannya di hadapan Pak Martin dengan h

rmain-main dengan batas. Dan yang paling mengganggu: Pak Gandi duduk tak jauh dari mereka

cairkan suasana. Ia hanya menyeruput kopi, memuji pisang goreng buatan istrinya, sambil sesekali melempar senyum ke

konyol... tapi entah kenapa, t

a? Apakah ia menyadari tatapan Bu Wulan yang kini bahkan tak lagi m

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Skandal Ranjang Ternoda
Skandal Ranjang Ternoda
“SKANDAL RANJANG TERNODA Tak ada yang lebih memilukan dari cinta yang usang namun dipaksakan. Dalam rumah yang megah dan kehidupan yang mapan, sepasang suami-istri bertahan bukan karena cinta, tapi karena status dan kewajiban. Ketika keheningan mulai menggantikan tawa, dan pelukan hanya menjadi rutinitas, celah pun terbuka. Tanpa disadari, masing-masing telah menyimpan luka, rahasia, dan pelampiasan. Seseorang berselingkuh dengan yang muda dan energik-orang kepercayaan yang selama ini dianggap tak mungkin. Sementara yang lain, memilih pelarian pada sosok tua yang tak disangka memberi kebahagiaan paling sejati. Di antara cinta, nafsu, balas dendam, dan keinginan untuk dimengerti, mereka saling melukai tanpa sadar telah menodai tempat yang seharusnya suci: ranjang. Bukan hanya sekadar perselingkuhan-ini adalah skandal dalam bentuk paling getirnya.”