icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Skandal Ranjang Ternoda

Bab 4 Capek Batin

Jumlah Kata:1445    |    Dirilis Pada: 01/07/2025

a, Pak Martin menoleh pada sekreta

siang. Gak usah ajak sop

baru. Sesekali memang Pak Martin mengajaknya makan di luar ji

h dari hiruk-pikuk pusat kota. Pak Martin memilih mej

i selera tampaknya

a, aku lihat kamu akhir-akhir ini se

nannya sebentar, l

nar-benar selesai, Pak. T

Ia tak ingin memaksa. Tapi ke

perempuan cerdas dan cantik. Kenapa

a saya percaya, pernikahan bukan tentang siapa yang mena

Kata-kata itu m

pi karena kalimat itu terasa seperti c

sih bertahan karena cin

a kecil, hambar. "Tapi saya percaya, kesetiaan tetap punya tempat. Se

muda di hadapannya. Tangguh

a yang memilih pergi, dengan Mesya yang memilih

n tentang Diana semata, tapi tentang memahami suara pe

senyum

at, Mesya. Terima

ya sedikit berkaca-kaca

ta, saya juga siap mend

ya tersenyum.

na. Dan Revan, seberengsek apapun, bukan tokoh su

ak Martin. Namun, peta luka-luka peremp

iasanya. Jalanan lengang, AC mobil menghembuskan kesejukan

tangan lainnya sesekali mengusap dagunya yang mulai dipenuh

amunannya. Namun entah bagaimana, di tengah kesunyia

pada kam

leh cepat.

mu dapatkan cuma luka. Saya bahkan gak yakin i

hening

Katanya karena menopause. Tapi

p makan malam bersama, tetap bicara soal anak-anak. Tapi rasanya kosong. Hampir beku. Saya..

an cerita biasa. Ini adalah pintu yang terbuka dari

, nama besar... saya lupa bahwa dia, yang setia di rumah, jug

arus mulai dari mana. Dan... saya terlalu malu untuk b

Martin menatap kaca depan, wajahnya tergur

Tapi kadang saya mikir, kesepian in

rus ke depan, la

u seperti karat. Pelan, diam-diam, tapi bi

nyala. Mobil k

apat tempat. Pak Martin tak mencari solusi. Ia hany

ggantung, hari ini Pak Martin menemukan fragme

hati. Ia cepat-cepat menambahkan, seolah takut ucapannya terlalu jauh. "Eh, m

la, menatap keluar sejenak, seakan mencari kata di balik langit yan

i berembun, dan itu sudah

ang bercermin. Dua manusia, dalam dua pernikahan berbeda, tapi mungkin

kantor. Tidak ada lagi percakapan. Yang a

keluar. Ia memandangi dasbor, lalu melirik Mesya

ayar sendirian di tengah badai... kadang kita cuma bisa jadi mercusuarnya. Gak b

yum kecil, walau seny

dia tak teng

membuka pintu dan kembali ke dunia nyata

hu: ada cerita yang belum selesai, dan bukan

bah jingga, memantul samar di permukaan meja kerja Pak Martin. Kantor hampir kosong. Suar

benamkan diri dalam tumpukan dokumen. Matanya lela

Tok.

iketuk

t Pak Martin

al. Tangan kanannya menjinjing beberapa bundel

ang ini laporan monitoring dari unit," ujar M

matanya menatap map-map itu

tetap berdiri, ragu apakah harus s

m tipis. "Capek pik

k terdengar. Lalu dia memberanikan dir

anyanya sopan, tapi nada suaranya

ta pelan, "Kalau kamu gak keberatan mendengark

gangguk,

sa dihentikan. Mereka bicara tentang kesepian yang tak terlihat, tentang ekspektasi

di rumah yang tak benar-benar me

a pelan. "Revan ada, tapi ti

terduga. Mereka bukan lagi atasan dan sekretaris. Di sore yang sendu itu, me

gnya. Ia menatap langit yang mu

sa penuh di awal, lalu makin lama,

ya. "Tapi terlalu lama kita pikirkan yang

edup. Lampu m

g bisa dikatakan, tapi karena sudah terlalu banyak yang dibagi-hal-h

dan mulai memeriksa satu per sat

lalu berdiri. Sebelum

saya siap mendengar. Tapi hanya sebagai or

tapnya sejenak,

ng tahu, di balik semua yang terasa

ama menemukan satu hal: tak semua jarak harus ditempuh denga

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Skandal Ranjang Ternoda
Skandal Ranjang Ternoda
“SKANDAL RANJANG TERNODA Tak ada yang lebih memilukan dari cinta yang usang namun dipaksakan. Dalam rumah yang megah dan kehidupan yang mapan, sepasang suami-istri bertahan bukan karena cinta, tapi karena status dan kewajiban. Ketika keheningan mulai menggantikan tawa, dan pelukan hanya menjadi rutinitas, celah pun terbuka. Tanpa disadari, masing-masing telah menyimpan luka, rahasia, dan pelampiasan. Seseorang berselingkuh dengan yang muda dan energik-orang kepercayaan yang selama ini dianggap tak mungkin. Sementara yang lain, memilih pelarian pada sosok tua yang tak disangka memberi kebahagiaan paling sejati. Di antara cinta, nafsu, balas dendam, dan keinginan untuk dimengerti, mereka saling melukai tanpa sadar telah menodai tempat yang seharusnya suci: ranjang. Bukan hanya sekadar perselingkuhan-ini adalah skandal dalam bentuk paling getirnya.”
1 Bab 1 Awal Penyesalan2 Bab 2 Pintu Tertutup3 Bab 3 Cermin Retak4 Bab 4 Capek Batin5 Bab 5 Tuleran Istri6 Bab 6 Terlalu Serius7 Bab 7 Skenario Lanjutan8 Bab 8 Kenekadan Wulan9 Bab 9 Quick Sex10 Bab 10 Skenario Lanjutan11 Bab 11 Cerita Misterius12 Bab 12 Sahabat Lama13 Bab 13 Hasrat Terpendam14 Bab 14 Larut Bersama15 Bab 15 Nikmatnya Mesya16 Bab 16 Sensasi Berbeda17 Bab 17 Skndal Pertama18 Bab 18 Nuansa Baru19 Bab 19 Hari Berbeda20 Bab 20 Getarab Aneh21 Bab 21 Rasa Baru22 Bab 22 Pemain Baru23 Bab 23 Keras Berdenyut24 Bab 24 Sepongan Pertama25 Bab 25 Orgasme Pertama26 Bab 26 Pertama Kehilangan27 Bab 27 Awal Kerumitan28 Bab 28 Kesepakatan Baru29 Bab 29 Saling Memahami30 Bab 30 POV Wulan - 131 Bab 31 POV Wulan - 232 Bab 32 POV Wulan - 333 Bab 33 POV Wulan - 434 Bab 34 POV Wulan - 535 Bab 35 POV Wulan - 636 Bab 36 POV Wulan - 737 Bab 37 POV Wulan - 838 Bab 38 POV Wulan - 939 Bab 39 POV Wulan - 1040 Bab 40 POV Wulan - 1141 Bab 41 POV Wulan - 1242 Bab 42 POV Wulan - 1343 Bab 43 POV Wulan - 1444 Bab 44 POV Wulan - 1545 Bab 45 POV Wulan - 1646 Bab 46 POV Wulan - 1747 Bab 47 POV Wulan - 1848 Bab 48 POV Wulan - 1949 Bab 49 POV Wulan - 2050 Bab 50 POV Wulan - 2151 Bab 51 POV Wulan - 2252 Bab 52 POV Wulan - 2353 Bab 53 POV Wulan - 2454 Bab 54 POV Wulan - 2555 Bab 55 POV Wulan - 2656 Bab 56 POV Wulan - 2757 Bab 57 POV Wulan - 2858 Bab 58 POV Wulan - 2959 Bab 59 POV Wulan - 3060 Bab 60 POV Wulan - 3161 Bab 61 POV Wulan - 3262 Bab 62 INFO PENTING