icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Gelora Berbahaya Sang Pengacara

Bab 4 Terjebak Birahi Sendiri

Jumlah Kata:1007    |    Dirilis Pada: 15/03/2024

i Dona meringis kesakitan. "ARGHHH!" ringisn

. "Katakan! Apa kau masih mau membantahku Gadis bodoh?!" ge

ulangnya lagi

skan,

skanmu Gadis bodoh! Sebelum k

trinya, "Saya mohon jangan sakiti Dona Mih. Kasihanilah kam

sinis. "Bawa dia, dan hukum dia!" perin

memberontak. Namun, tiba sa

Tuan, baik Tuan saya akan segera kirim dia untukmu. Anda tenang saja!' raut w

egera meminta Dona untuk memakai pakaian yang dia pilih.

ikan itu. Almaira segera memeluk putrinya, dia menciumi bahkan tak mau melepa

kamu," Almaira mengajak Dona untuk segera mengobati lukanya,

snya menatap tajam Almaira, tatapan itu seolah tidak ingin dibantah. "Dan kau Dona segeralah kenakan baju

ni tidak ada pilihan lain baginya untuk menolak permintaan S

para pria mata keranjang semua menatap pada Madona deng

nanti!' umpat Dona membatin, ia terus berjalan mengayunkan kakiny

ang sopir mempersilakan Dona

i sana. "Ayo jalan P

*

na mulai menuruni mobil itu, dan berjalan menuju lobi.

hotel. Namun, tiba-tiba saja ponsel Dona berderi

ai di hotel setelah ini ap

inkan! Saya hanya inginkan Video adegan

ak, say

yikan wajahnya dari kamera. Biarkan saja w

k saya

di salah satu sudut ruangan dekat pintu

ak And

!" Ardhan berseru menatap Dona

onselnya. Sejenak berdiam diri mengumpulkan kep

t menuju salah satu kamar yang telah dipesan. Dona berjalan di belakangnya terus mengikuti langkah

rnya berada di lantai berapa Tuan?" walaupun takut Dona tetap berusaha m

t terbuka membuy

tangan Dona, menyus

n kamar paling ujung, "Masuklah saya harus membeli s

jang Dona masuk ke

L

buh Madona masuk k

i dorong kuat oleh Ardan. Sedang di dalam rua

a-tiba saja asap muncul dari rongga pi

idak tahu apa yang terjadi sebelumnya. "Aishhhhh sial apa yang ter

t, sebelumnya dia tidak menyangka kalau di sampingnya telah berdiri seseorang. Di dalam

au bisa menolakku tapi tidak jika setelah aku melucuti

n merasa takut, tapi malah

di seharusnya pertanyaan itu untukmu. Kau jangan menyesal jika kau t

tr

pat melihat wajah tampan sang pengacara itu, "Kau memang menggemaskan A

jadi kau tidak akan pern

an, siapa juga yang mau menyakitimu ak

membekap Dona d

nyerangnya. Namun, sebisa mungkin Dona mencari cara untuk Ar

sejenak, sesaat kemudian Dona mendorong tubuh den

dan tersenyum menyeringai, dan mencibir Dona. "Dasar

kembali mendorong tubuh setengah polos itu. Dona

pa aku yang

alagi! Kenapa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gelora Berbahaya Sang Pengacara
Gelora Berbahaya Sang Pengacara
“"Ternyata perempuan malam sepertimu masih saja nikmat." Madona seorang perempuan malam, tega menjebak Ardan, sang pengacara, hanya demi mendapatkan uang 500 juta untuk menebus utang orang tuanya pada sang mucikari. Namun, bukannya mendapatkan uang. Madona malah mendapatkan malapetaka atas video skandalnya bersama Ardan. Dan tak hanya itu, Madona harus mendekam di dalam rumah Ardan. Lantas, bagaimana hubungan mereka selanjutnya? Akankah ada cinta yang hadir, atau malah kebencian yang akan menghampiri mereka? Cover free Comersial use from Canva”
1 Bab 1 Menceramahi Perempuan Nakal2 Bab 2 Rencana Madona3 Bab 3 Hukuman Mengerikan 4 Bab 4 Terjebak Birahi Sendiri 5 Bab 5 Malam Panjang6 Bab 6 Kebodohan Madona7 Bab 7 Kejamnya Shandra8 Bab 8 Menghukum Pelaku Penyebar Video9 Bab 9 Menemui Madona untuk Menghukumnya 10 Bab 10 Kau dan Ibumu Akan Tinggal Bersamaku11 Bab 11 Penolakan Keluarga Ardan12 Bab 12 Meninggalkan Rumah13 Bab 13 Kau Hanya Budak Nafsu14 Bab 14 Memperjelas Status Madona15 Bab 15 Abdi Musuh Sesungguhnya 16 Bab 16 Permainan Takdir 17 Bab 17 Tamu Tak di Undang 18 Bab 18 Merasa Tersinggung 19 Bab 19 Siapa Sebenarnya Argantara20 Bab 20 Kegusaran Almaira21 Bab 21 Ancaman Kehidupan Madona22 Bab 22 Madona di Bawa ke Kantor Polisi23 Bab 23 Penyesalan Madona24 Bab 24 Menyelidiki Kasus Asusila25 Bab 25 Mengusir Almaira26 Bab 26 Rencana Terselubung 27 Bab 27 Informasi Penting 28 Bab 28 Keberanian Madona29 Bab 29 Menolak Penindasan 30 Bab 30 Mengadu Domba31 Bab 31 Menjadi Tahanan Kota32 Bab 32 Ancaman Dari Abdi33 Bab 33 Dikekang Mucikari34 Bab 34 Jalang Teriak Jalang35 Bab 35 Meloloskan Diri 36 Bab 36 Perasaan Aneh Wirawan 37 Bab 37 Terjebak Permainan Satu Malam