icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Jadi Istri Duda

Bab 5 MENIKAHLAH DENGAN SAYA

Jumlah Kata:1543    |    Dirilis Pada: 05/07/2023

luka operasinya sudah pulih. Pun dia juga sudah merasakan badannya telah kembali sehat seperti semula. Bahkan lebih sehat dari pada

pahlawan dan membantu wanita tersebut dari para lelaki jalanan. Padahal dia sendiri juga tahu kondisinya saat itu sedang tidak terlalu sehat dan dalam keadaan kecapekan habis pulang kerja. Dia mal

Juwita kepadanya. Akan tetapi, ini semua berlebihan. Bahkan, dia saja hanya melawan para lelaki nakal itu dan menelepon polisi. Kehendak hatinya mengatakan bahwa dia harus membalas atau mengembalikan apa yang

mit sekali

r sedemikian rumit. Dia jadi teringat bahwa dia masih mempunyai tanggung jawab untuk membiayai Jevan

tentang dirinya yang dipromosikan dan akan pindah di kantor yang lebih besar hanyalah akal-akalanya saja.

wa barang-barang pribadinya dari kantor ke kontrakan. Dia kaget saat m

tanya Jevano. "Kenapa

lesung pipinya. "Ayah harus beresin

o melebar.

k di sebelah anaknya yang sedang membaca buku. "Ayah di

engiyakan saja apa y

udah pulang?" Dia me

an, habis ini aku mau ada

upa. Pantas saja anakn

ata Bu Intan kurang aku doang yang belum bayar

sakunya dan memberikannya kepada Jevano. "Bayar pak

u menahu bahwasanya itu adalah pesangon terakhir yang didapatk

t kebohongan dari jaman dahulu, satu keboh

tiap pagi. Berlagak bahwa dia akan pergi ke kantor untuk menutupi kebohongan

selalu nihil. Dia tentu saja kalah saing dengan para pemuda yang mempunyai energi yang

nnya yang dia siapkan untuk membiayai Jevano masuk SMA favoritnya berkurang. Dia pun mulai menghemat pengeluarannya sec

adanya. Namun, sepertinya Jamal memang mahir dalam menutupi fakta. Dia hanya men

enar-benar berbohong. Dia hanya menguc

ng di sebuah pergudangan. Tentu saja dia membawa pakaian ganti untuk kerja serabutannya. Pun saat itu badannya seda

asa sakit karena lapar. Namun, entah dia dapat kekuatan dari mana. Dia langsung saa menolong wanita yang sedang digoda oleh para le

berakhir. Helaan napas

ya menoleh. Terlihat Juwita sedang memasuki ruangan dengan m

ngat sopan. Dia tidak melangkah lebih masuk sebelum menda

mempersilakan duduk di sofa yang tersedia. Baru saja dia mengingat tentang wanita

fa. "Jevano mana? Dari kemarin saya tidak l

masuk SMA. Jadi, dia menyuruhnya untuk di rumah

itu men

ijaga. Pelayanan tim medis di sini juga sangat bagus. Terima kasih untuk

l. "Ah, tidak. Saya harap Anda jangan sungkan. Ini sudah sepantasnya. Saya tidak

i segan untuk mengatakan apa-apa. Bahkan terima kasih saja tidak c

ita memainkan jemarinya, r

mengatakan sesuatu kepada saya. Apaka

ini Juwita tidak penasaran tentang dirinya. Apalagi mereka jarang sekali bertemu hanya berdua seperti ini. Biasanya, Juwita akan datang sebentar bersama teman dokternya dan mengurus hal-hal ringan

kah benar jika Jevano akan masuk

mana Juwita tahu? Perasaan di

, saya tidak sengaja menguping percakapan Anda dengan Jevano. Apakah

asa sedang disentil. Ini sudah seperti

lain mencampuri urusan sekolah anak saya. Lagi pula, apakah

Dia memang tidak dibentak. Tapi,

bersalah atas semua kejadian yang menimpa Anda setel

al lurus ke arah Juwita. Tatapan seo

enggeleng. "Buk

yang Anda maksudkan d

dan mengeluarkannya pelan-pelan. Dia mencoba menenangkan

tentang hal yang lain. Bolehk

gangguk.

saya. Selama di sini, saya tidak pernah sekali p

i Jevano yang datang kemari." Jamal menjawabnya d

di depannya ini tidak gengsi seperti tadi. "Ka

alisnya. "Apa maksud A

tadi, Anda menolak untuk saya bantu, jad

akan ditawarkan wanita di depannya ini sebagai

n membuat jantungnya berdegup kencang, gugup. Mungkin wajah dan tatapan da

lah deng

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Jadi Istri Duda
Jadi Istri Duda
“Karena terus disuruh kencan buta oleh sang ibu, Juwita Anggari Hidayat akhirnya memilih untuk menikah dengan duda anak satu, Jamal Antonio Ruhan, yang telah menolongnya dari para lelaki nakal di jalanan. Hal itu mau tidak mau membawanya pada kehidupan baru sebagai istri dan ibu tiri. Terlebih lagi dia juga belum mengenal Jamal dan anaknya. Dia kira, akan semakin sulit untuk membagi waktu untuk keluarganya di rumah dan pekerjaannya di butik. Apalagi dia harus mengurus remaja umur lima belas tahun itu. Susah senang dia rasakan apalagi anak tirinya ini sedikit pendiam dan agak jual mahal. Anehnya, dia menyukai dan menikmati kehidupan barunya itu. Ya, baru. Sangat baru hingga dia hampir melupakan bahwasanya dialah yang sebenarnya masuk ke dalam kehidupan keluarga kecil Jamal tersebut. Banyak hal baru yang dia ketahui dari masa lalu. Akankah dia tetap bertahan dengan semua hal baru yang dia dapatkan?”
1 Bab 1 PRIA PENYELAMAT2 Bab 2 RUMAH SAKIT DAN PERMINTAAN MAMA3 Bab 3 BUKA MATA BUKA HATI4 Bab 4 MEMBALAS LEBIH5 Bab 5 MENIKAHLAH DENGAN SAYA6 Bab 6 MENIKAH DENGAN DUDA ANAK SATU7 Bab 7 TANPA RASA8 Bab 8 PAKET LENGKAP9 Bab 9 BERSAMA KELUARGA KECIL10 Bab 10 AWAL PENDEKATAN11 Bab 11 RENCANA JALAN12 Bab 12 PAKUWON MALL DAN STAY COOL13 Bab 13 NOMINAL YANG GILA14 Bab 14 KEBUTUHAN15 Bab 15 MAU MELAMBAI KE KAMERA16 Bab 16 PASANGAN BUCIN DAN JEVANO JOMLO17 Bab 17 RUMAH BARU18 Bab 18 TELAT19 Bab 19 HARI PERTAMA20 Bab 20 KAWAN BARU21 Bab 21 AWAL YANG MEMBAGONGKAN22 Bab 22 MAKAN MALAM23 Bab 23 BELAJAR MASAK24 Bab 24 FULL TANK25 Bab 25 PERJUANGAN MASAK JUWITA26 Bab 26 MASAK BERSAMA27 Bab 27 PERCAKAPAN KENYAMANAN28 Bab 28 CAPJAY29 Bab 29 MENGABAIKAN JEVANO30 Bab 30 PERCAKAPAN MALAM31 Bab 31 Siap-Siap Jalan32 Bab 32 Pulang Malam33 Bab 33 KEPIKIRAN JUWITA34 Bab 34 BEKAL DAN KESAL35 Bab 35 TEMAN ATAU BUKAN36 Bab 36 KERJA DAN JADWAL