icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Antara Takdir dan Cinta

Bab 4 Part 4 Menjual Pernikahanku Kepadamu

Jumlah Kata:1225    |    Dirilis Pada: 14/06/2023

nmu?" tanya Azra yang sebenarnya leb

g menemuimu, yang perintah itu mengandung makna bahwa aku tidak

u. Mata yang sebelumnya sanggup membuat dia tenggelam di dala

kedua orang tuamu, tetapi banyak hal yang aku pikirkan sampai aku ha

api aku memikirkan reputasi mu. Aku tidak akan bertinda

annya. Bahkan orang yang tidak dikenal itu sudah mengklaim dia sebaga

biarkan lengannya ditahan oleh Daren mengi

skan perkataanmu yang tiba-ti

itu. Jangankan mengenal, bahkan namamu saja aku tidak tahu." Nada bicara

itasku, nama asliku, bahkan nama yang aku pak

nis yang selama ini digeluti nya tidak ada seorangpun berani menatap mata pri

a darimu. Baik tentang dirimu ataupun identitas mu," lanjut Azra mem

yang kamu keluarkan menjelaskan kalau kamu tidak meminta persetujuanku untuk sebuah pernikaha

perti memberikan perintah

dengan Bima. Di depan Daren, Azra seperti bom waktu yang sedang meledak. M

pendapat dan persetujuan dari mu,

enatap tidak percaya kepada Daren. Azra semakin bergid

nganku. Kamu tidak akan pernah menikah dengan pria manapun selain dengank

a takut. Azra yang sudah terlepas dari cengkera

n terjadi. Azra sangat berharap semua hanyalah mimpi buruk.

padamu. Aku mencintaimu, Azra," lirih Dar

ta suci. Kamu hanya pria egois yang hanya tahu bahwa semua kein

enarnya, Azra? Pria seperti apa ya

lengan kokohnya dan dinding di sana. Membungkuk sedikit demi mensejajarkan wa

ang menurutmu pantas men

aik dan tidak kejam sama sekali?" tanya

ihmu itu, dia sudah memiliki c

gan dengan dokter yang saat ini sedang merawatnya

untuk mencari kebohongan di sana atas semua

solusi dan mendapatkan restu dari keluarganya. Nyatanya, pria itu hanyalah

berbicara jujur padamu tepat beberap

rkataannya. Jarak di antara wajah mereka hanya lima centi. Ked

t. Meskipun memiliki kekuasaan besar, akan sayang sekali kalau kamu mengg

hanya menyelamatkan wanita ku da

ya Aku satu-satunya pria yang berhak untuk

ada cahaya yang tiba-tiba muncul dan menampilkan

Lalu video percakapan via chat keduanya. Berbagai macam foto liburan yang menunj

samaan dengan waktu ketika Azra dan Bima tengah

rtunangan Bima dan wanita itu yang digelar begitu meriah penuh kebahagiaan. Waja

embicarakan dirinya. Terutama ibu dan kakak kandung Bima yang memang tidak menyuk

paling sedikitpun. Sampai ketika layar mati dan lampu hidup kembali, barulah Azra

! C

ata. Dia tidak tega melihat Azra menangis dan tersakiti sep

a yang perlu kamu tangiskan. Sudah waktunya kamu bah

ren kembali membuka suaranya setelah m

nku, Azra. Aku su

kata untuk menipumu. Aku hanya menggunakan apa

mbuatmu terkesan, tapi aku hanya ingin membe

a dalam hidupnya. Baru kali ini Daren mencari seseorang untuk membangun masa depan

ya pengobatan ibumu. Aku akan mengurus semuanya. Ibumu

dan Ziya yang saat ini sedang menunggu kedatangannya. Azra

diriku dengan uangmu menggunakan alasan

ual pernikahanku denganmu deng

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Antara Takdir dan Cinta
Antara Takdir dan Cinta
“"Azra Guzel Nawala, menikahlah denganku. Jadilah istriku dan ibu dari anak-anakku. Satu-satunya wanita yang akan melahirkan keturunanku." "Kamu sama sekali tidak minta pendapatku apakah aku mau menikah denganmu atau tidak. Perkataan yang kamu keluarkan menjelaskan kalau kamu tidak meminta persetujuanku untuk sebuah pernikahan yang akan dijalani. Seolah-olah pernikahan hanya permainan yang dengan mudahnya kamu ucapkan." "Oh, tidak! Bahkan kamu seperti memberikan perintah agar aku menikah denganmu." Azra Guzel Nawala. "Aku memang tidak sedang meminta pendapat dan persetujuan dari mu, Azra. Aku hanya memberitahumu." "Mau atau tidak, suka atau tidak, setuju atau tidak, kamu akan menikah denganku. Kamu tidak akan pernah menikah dengan pria manapun selain denganku. Sekali aku menginginkanmu, maka selamanya kamu akan menjadi milikku." "Kenapa, Azra? Jangan berpikiran aku kejam padamu. Aku mencintaimu, Azra," lirih Daren sembari berjalan perlahan mendekati Azra. "Kamu memang pria kejam! Kamu pria yang tidak mengerti arti cinta suci. Kamu hanya pria egois yang hanya tahu bahwa semua keinginan mu harus terpenuhi," sarkas Azra sembari terus menangis. "Lalu, apa itu arti cinta yang sebenarnya, Azra? Pria seperti apa yang mengerti bagaimana cinta suci? Apa pria seperti Bima yang menurutmu pantas mendapatkan cinta darimu?" tanya Daren membuat Azra bungkam. Beginikah kehidupan ini? Aku mencintai Bima, tapi pria itu jauh sangat tinggi untuk ku gapai. Sisa umurku ini haruskah aku habiskan bersama orang yang tidak aku cintai? Ya Tuhan, aku mencintai Bima, tapi aku tidak bisa bersamanya. Engkau justru menakdirkan aku menikah dengan orang asing. Beginikah takdir dan cinta yang engkau tetapkan kepadaku, Tuhan?”
1 Bab 1 Part 1 Pertemuan yang Mengesankan 2 Bab 2 Part 2 Berada Dalam Dilema 3 Bab 3 Part 3 Menikahlah Denganku 4 Bab 4 Part 4 Menjual Pernikahanku Kepadamu 5 Bab 5 Part 5 Donor Sum-sum Tulang Belakang 6 Bab 6 Part 6 Seharusnya Kamu Bersyukur, Azra 7 Bab 7 Part 7 Sakit yang Tak Berdarah 8 Bab 8 Part 8 Kapan Kita Menikah 9 Bab 9 Part 9 Kecurigaan Esana 10 Bab 10 Part 10 Freelancer 11 Bab 11 Part 11 Masih Mencintai Bima 12 Bab 12 Part 12 Digerebek Calon Mertua 13 Bab 13 Part 13 Azra Bagaikan Pelayan 14 Bab 14 Part 14 Mantan Tunangan Daren 15 Bab 15 Part 15 Teror Mengancam Nyawa 16 Bab 16 Part 16 Wanita Pilihan Peneror 17 Bab 17 Part 17 Ancaman Maureen 18 Bab 18 Part 18 Menuntut Penjelasan 19 Bab 19 Part 19 Pernikahan 20 Bab 20 Part 20 Malam Pertama 21 Bab 21 Part 21 Dalang Utama 22 Bab 22 Part 22 Ceraikan Azra 23 Bab 23 Part 23 Pernikahan Kedua Daren 24 Bab 24 Part 24 Menemui Ibu Mertua 25 Bab 25 Part 25 Kesucian Pernikahan yang Dipertaruhkan