icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Antara Takdir dan Cinta

Bab 2 Part 2 Berada Dalam Dilema

Jumlah Kata:1122    |    Dirilis Pada: 14/06/2023

ta yang sangat diharapkan hadir dari seorang pria yang dia cintai. Sayan

tingkah dengan keadaan mereka tadi yang sangat dekat membuat Azra mengalihkan hal itu dengan merapikan rambutnya yan

bingung. Keningnya berkerut ketika dia berpikir haru

ak cocok. Dilihat dari wajah pria itu s

Anda harus kotor karena minuman saya." Akhirnya Azra memutuskan memanggil pr

tu akan sangat tidak sopan. Sehingga Azra memilih mengambil sapu tangan yang b

erima kasih atas bantuannya. Saya permisi, Tuan." Azra menunduk sedikit menghormati lalu kemu

membersihkan jas miliknya yang kotor. Dia masih terus memandang pada

dangnya. Padahal dia sangat ingin wanita itu memb

rick, sekretaris pr

ah

an lama akhirnya kami dapat bertemu kembali. Meskipun mungkin menurut Azra ini meru

rtemu Azra, Erick mendekati untuk memastikan kalau mereka tidak salah orang. Ternyat

aan Dubai, UAE. Dia datang ke Indones

ke berbagai penjuru negara. Untuk perusahaan miliknya yang berada di Pekanbaru, bukan tanpa alasan Daren

ekanbaru untuk melakukan perjalanan bisnis tanpa sengaja dia

tnya. Mungkin itulah yang dinamakan sebagai Cinta pada pandangan pertama untuk Daren. Terlebih lagi waktu itu

lnya. Satu-satunya wanita yang berhasil merusak ketenangan seorang Daren. Padahal tidak s

nanya, tanpa berkenalan sekalipun Daren sudah mengetahui seluruh seluk beluk kehidupa

ya membuat pria itu memerintahkan salah satu detektif pribadi untuk m

car oleh Daren. Segala sesuatu tentang Azra wajib Dare

wa menantu yang sangat dia harapkan," perintah Daren kepada sekreta

ngan wanitanya karena benda itu akan dijadikan oleh Daren sebagai obat rindu kepada Azra. T

mbari berjalan mengikuti dan mengotak-atik ponsel mili

dshaka akan segera menuju ke hotel,"

*

or membawa beberapa bekal sarapan sesuai dengan ba

atform online dan membantu orang tuanya yang membuka usaha sarapan pagi untuk menawarkan

" tanya salah satu dari mereka ketika A

ma?" tanya Azr

ya ada apa? Bukannya

linik. Ketika aku sampai di rumah dan memberinya kabar tidak satupun pesanku dib

Mas Bima bilang akan berusaha untuk mendapatkan restu dari kelua

umah sakit. Kamu b

zra tidak dapat menyembunyikan raut terkejut dari wajahnya yang secara tidak langs

dirawat di rumah sakit sama calon istrinya yang dokter itu karena kondisi

e

mberikan kasih sayang serta ketulusan, dan harapan masa depan yang bahagia. Namun, berita yang dia

pacar. Sepasang kekasih yang saling mencinta

saling percaya, dan menerima keadaan satu sama lain. Kalau status kita berpacaran, tapi tidak ada h

n yang jelas denganmu, aku khawatir kamu akan diambil orang,' teran

saat ini gosip kamu yang memiliki tunangan sudah me

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Antara Takdir dan Cinta
Antara Takdir dan Cinta
“"Azra Guzel Nawala, menikahlah denganku. Jadilah istriku dan ibu dari anak-anakku. Satu-satunya wanita yang akan melahirkan keturunanku." "Kamu sama sekali tidak minta pendapatku apakah aku mau menikah denganmu atau tidak. Perkataan yang kamu keluarkan menjelaskan kalau kamu tidak meminta persetujuanku untuk sebuah pernikahan yang akan dijalani. Seolah-olah pernikahan hanya permainan yang dengan mudahnya kamu ucapkan." "Oh, tidak! Bahkan kamu seperti memberikan perintah agar aku menikah denganmu." Azra Guzel Nawala. "Aku memang tidak sedang meminta pendapat dan persetujuan dari mu, Azra. Aku hanya memberitahumu." "Mau atau tidak, suka atau tidak, setuju atau tidak, kamu akan menikah denganku. Kamu tidak akan pernah menikah dengan pria manapun selain denganku. Sekali aku menginginkanmu, maka selamanya kamu akan menjadi milikku." "Kenapa, Azra? Jangan berpikiran aku kejam padamu. Aku mencintaimu, Azra," lirih Daren sembari berjalan perlahan mendekati Azra. "Kamu memang pria kejam! Kamu pria yang tidak mengerti arti cinta suci. Kamu hanya pria egois yang hanya tahu bahwa semua keinginan mu harus terpenuhi," sarkas Azra sembari terus menangis. "Lalu, apa itu arti cinta yang sebenarnya, Azra? Pria seperti apa yang mengerti bagaimana cinta suci? Apa pria seperti Bima yang menurutmu pantas mendapatkan cinta darimu?" tanya Daren membuat Azra bungkam. Beginikah kehidupan ini? Aku mencintai Bima, tapi pria itu jauh sangat tinggi untuk ku gapai. Sisa umurku ini haruskah aku habiskan bersama orang yang tidak aku cintai? Ya Tuhan, aku mencintai Bima, tapi aku tidak bisa bersamanya. Engkau justru menakdirkan aku menikah dengan orang asing. Beginikah takdir dan cinta yang engkau tetapkan kepadaku, Tuhan?”
1 Bab 1 Part 1 Pertemuan yang Mengesankan 2 Bab 2 Part 2 Berada Dalam Dilema 3 Bab 3 Part 3 Menikahlah Denganku 4 Bab 4 Part 4 Menjual Pernikahanku Kepadamu 5 Bab 5 Part 5 Donor Sum-sum Tulang Belakang 6 Bab 6 Part 6 Seharusnya Kamu Bersyukur, Azra 7 Bab 7 Part 7 Sakit yang Tak Berdarah 8 Bab 8 Part 8 Kapan Kita Menikah 9 Bab 9 Part 9 Kecurigaan Esana 10 Bab 10 Part 10 Freelancer 11 Bab 11 Part 11 Masih Mencintai Bima 12 Bab 12 Part 12 Digerebek Calon Mertua 13 Bab 13 Part 13 Azra Bagaikan Pelayan 14 Bab 14 Part 14 Mantan Tunangan Daren 15 Bab 15 Part 15 Teror Mengancam Nyawa 16 Bab 16 Part 16 Wanita Pilihan Peneror 17 Bab 17 Part 17 Ancaman Maureen 18 Bab 18 Part 18 Menuntut Penjelasan 19 Bab 19 Part 19 Pernikahan 20 Bab 20 Part 20 Malam Pertama 21 Bab 21 Part 21 Dalang Utama 22 Bab 22 Part 22 Ceraikan Azra 23 Bab 23 Part 23 Pernikahan Kedua Daren 24 Bab 24 Part 24 Menemui Ibu Mertua 25 Bab 25 Part 25 Kesucian Pernikahan yang Dipertaruhkan