icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Bab 4
Urusanku Tidak Ada Hubungannya denganmu
Jumlah Kata:662    |    Dirilis Pada:30/12/2022

Scarlet tidak sadarkan diri selama satu jam. Ketika dia bangun dan mengingat apa yang terjadi sebelum pingsan, dia mulai panik lagi.

Dia mengelus perutnya dengan perasaan campur aduk.

Dia hamil. Dia sedang mengandung anak Levon. Akan tetapi, mereka baru saja bercerai beberapa jam yang lalu.

Sepanjang hari itu, emosi Scarlet dibawa naik-turun seperti sedang menaiki roller coaster.

Haruskah dia memberi tahu Levon bahwa dirinya hamil? Bagaimana pun juga, dia adalah ayah dari bayi dalam kandungannya. Bahkan jika dia memutuskan untuk melakukan aborsi, dia tetap harus memberitahunya.

Dia masih duduk di bangku kuliah. Mustahil baginya untuk mempertahankan anak ini sambil melanjutkan hidupnya.

Scarlet ragu-ragu sejenak, sebelum akhirnya memutuskan untuk meninggalkan rumah sakit dan berbicara dengan Levon.

Begitu Scarlet pergi, seseorang masuk ke bangsalnya dan menarik perawat yang sedang merapikan seprai.

"Apa yang terjadi dengan pasien barusan?"

"Anda ...."

"Aku kakaknya."

Sang perawat melihat kemiripan antara mereka, jadi dia mengira wanita asing ini mengatakan yang sebenarnya. Dia kemudian menjelaskan apa yang terjadi pada Scarlet.

"Dia terkena sengatan panas, tapi dia baik-baik saja. Sebagai keluarganya, Anda harus merawatnya dengan baik. Terlebih, dia sedang hamil. Dia melewati trimester pertama kehamilannya dengan aman, tetapi dia masih harus berhati-hati."

"Hamil?" Colleen Benvolio mengerutkan kening dan berkata, "Aku mengerti. Terima kasih."

Keluarga Benvolio sudah mengetahui tentang perceraian Scarlet dan Levon. Mereka juga mengetahui tentang sejumlah besar uang yang diterima Scarlet sebagai kompensasi perceraian.

Mereka sedang memikirkan cara untuk mendapatkan uang itu, tetapi Colleen tidak menyangka akan mendapat berita mengejutkan tentang kehamilan Scarlet.

Scarlet dan Levon tidak pernah bertemu selama setahun penuh. Lalu, bagaimana Levon bisa membuatnya hamil?

Apa mungkin ... Scarlet mengandung anak dari pria lain?

Jika itu benar dan Levon mengetahuinya, pria itu pasti akan menuntut Scarlet untuk mengembalikan semua kompensasi yang dia berikan padanya. Dia bahkan mungkin akan melampiaskan amarahnya pada Keluarga Benvolio.

"Tidak bisa, aku harus menemukan Scarlet dan membawanya pulang secepatnya," gumamnya.

Colleen mengambil keputusan cepat dan pergi mencari Scarlet.

Scarlet kembali ke vila Levon, tetapi dia tidak yakin apakah dia masih bisa masuk begitu saja atau tidak. Dia mondar-mandir di pintu depan untuk waktu yang lama.

Yang mengejutkannya, dia melihat mobil Levon berhenti di gerbang vila. Dia tidak menyangka bahwa pria itu akan pulang secepat ini.

Di sisi lain, Levon terkejut ketika melihat Scarlet berada di sana. Namun, dia tidak turun sendirian dari mobil. Seorang gadis mungil melangkah keluar setelah dirinya. Tingginya hampir sama dengan Scarlet, dan dia terlihat seperti gadis yang lemah lembut.

Gadis itu menatap Scarlet, lalu menarik baju Levon.

"Levon ... siapa dia?"

"Mantan istriku," jawabnya blak-blakan. "Kamu masuklah lebih dulu, aku akan mencari tahu mengapa dia ada di sini."

"Baiklah, kalau begitu aku akan menunggumu di dalam."

Gadis itu tersenyum dan mengikuti asisten Levon masuk ke vila.

Scarlet menatap sang gadis dengan bingung. Dia belum pernah melihatnya sebelumnya. Apa dia gadis yang dicintai oleh Levon?

"Apa dia ...," tanya Scarlet tanpa sadar.

"Scarlet, urusanku tidak ada hubungannya denganmu."

Ucapan Levon bergema di benaknya. Ucapan itu sudah seperti pisau tajam yang menghujam hatinya.

Saat itu, Scarlet tiba-tiba merasa begitu jauh dari Levon. Jarak mereka hanya terpisah beberapa langkah, tetapi rasanya ada jurang dalam yang berdiri memisahkan mereka.

Tiba-tiba, dia merasa seperti orang bodoh karena datang kembali dan ingin memberi tahu mantan suaminya tentang keberadaan anak mereka.

Memangnya Levon akan peduli? Apa mereka sedekat itu sampai Levon mau mengetahui tentang kehamilannya? Dia mampu membuat keputusan sendiri atas masalah ini!

Scarlet mengepalkan tangannya dan memaksakan senyum.

"Maaf karena telah mencoba menanyakan urusan pribadimu, Tuan Fabianto. Aku datang ke sini karena aku meninggalkan salah satu barangku di vila. Namun, barang itu tidak begitu penting. Jika kamu menemukannya, buang saja."

Setelah mengatakan itu, Scarlet menegakkan punggung dan pergi tanpa melihat ke belakang.

Melihat sosok Scarlet yang menghilang dari pandangannya, Levon tiba-tiba merasakan jantungnya berdetak kencang dan dia juga tidak tahu apa alasannya.

Wanita itu sangat kurus, membuatnya ingin memeluk dan menjaganya dengan baik.

Dia menggertakkan gigi dan bertanya-tanya mengapa pemikiran seperti itu tiba-tiba muncul di benaknya.

Mungkin karena Scarlet sangat mirip dengan wanita malam itu.

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Menceraikannya2 Bab 2 Aku Memiliki Orang Lain di Hatiku3 Bab 3 Hamil4 Bab 4 Urusanku Tidak Ada Hubungannya denganmu5 Bab 5 Dia Tidak Menggunakan Uang Keluarganya6 Bab 6 Aku Akan Mematahkan Kakimu7 Bab 7 Dipaksa Aborsi8 Bab 8 Siapa yang Berani Merampas Harta Mantan Istriku 9 Bab 9 Apa Levon Akan Menikahinya 10 Bab 10 Ibu Akan Melindungimu11 Bab 11 Bagaimana Aku Bisa Melindungimu 12 Bab 12 Tidak Ada Cedera yang Ditimbulkan Secara Sengaja13 Bab 13 Jahat dan Pendendam14 Bab 14 Itu Tidak Tergantung pada Kalian15 Bab 15 Anak Haram16 Bab 16 Apa Kamu Sakit 17 Bab 17 Meluruskan Salah Paham18 Bab 18 Kacau Balau19 Bab 19 Apa Kamu Sudah Sadar Sekarang 20 Bab 20 Apa Kamu akan Membiarkan Seseorang yang Tidak Kamu Cintai Melahirkan Anakmu 21 Bab 21 Dijebak22 Bab 22 Bertemu di Lift23 Bab 23 Grup Fabianto24 Bab 24 Menggoda25 Bab 25 Jaga Sikapmu, Tuan Fabianto26 Bab 26 Adegan yang Intim27 Bab 27 Kamu Bukan Gadis Seperti Itu, Bukan 28 Bab 28 Badai Petir29 Bab 29 Menginap di Vila Malam Ini30 Bab 30 Menginap31 Bab 31 Apa Pria Ini Impoten 32 Bab 32 Aku Akan Menemanimu Sampai Kamu Tertidur33 Bab 33 Sangat Perhatian34 Bab 34 Makan di Tengah Malam35 Bab 35 Berutang Budi Padanya36 Bab 36 Mengusirnya37 Bab 37 Mengantarnya Pulang38 Bab 38 Aku Tidak Suka Mengulangi Perkataanku39 Bab 39 Levon Menginap Semalam40 Bab 40 Akhirnya Aku Menemukanmu41 Bab 41 Aku Benar-Benar Tidak Memiliki Perasaan Untukmu42 Bab 42 Kamu Sudah Terlalu Banyak Bicara Hari Ini43 Bab 43 Wanita Itu Terlihat Akrab44 Bab 44 Saingan Cintaku Ternyata adalah Profesor Salvano45 Bab 45 Mengantarnya Pulang46 Bab 46 Kesalahan Pribadi47 Bab 47 Menguping Pembicaraannya48 Bab 48 Ciuman Penuh Gairah49 Bab 49 Menerima Telepon dari Ibu Levon50 Bab 50 Orang-orang yang Tidak Bisa Melihat Kebaikanmu51 Bab 51 Pernikahan52 Bab 52 Persyaratan Nenek53 Bab 53 Kesempatan Hidup Bersama Selama Tiga Bulan54 Bab 54 Mulai Hari Ini55 Bab 55 Aku Akan Bertanggung Jawab Padamu56 Bab 56 Perusak Hubungan57 Bab 57 Yasmin Mengetahuinya58 Bab 58 Terjadi Sesuatu pada Nona Benvolio59 Bab 59 Penyelamat60 Bab 60 Apa Anda Tidak Ingin Memperjuangkannya 61 Bab 61 Lakukan Saja Apa yang Kamu Mau62 Bab 62 Kebahagiaan yang Sederhana adalah yang Tersulit63 Bab 63 Nutrisi64 Bab 64 Kamu Melanggar Peraturan Keluarga65 Bab 65 Kebencian Evie66 Bab 66 Permintaan Maaf yang Tidak Tulus67 Bab 67 Aku Tidak Akan Pernah Berbohong Padamu68 Bab 68 Penjara Seumur Hidup69 Bab 69 Balas Dendam70 Bab 70 Mereka Pasti Memiliki Hubungan Rahasia71 Bab 71 Tunangan72 Bab 72 Scarlet adalah Wanita Perusak Hubungan73 Bab 73 Pengkhianat74 Bab 74 Mencari Saksi75 Bab 75 Apa Ini Cinta 76 Bab 76 Kepercayaan Tanpa Syarat77 Bab 77 Perlindungan78 Bab 78 Itu Bukan Salah Pak Salvano79 Bab 79 Demi Masa Lalu Kita80 Bab 80 Selera Orang Berbeda-beda81 Bab 81 Kunjungan82 Bab 82 Apa Aku Harus Melapor Padanya 83 Bab 83 Apa Berat Badanmu Naik 84 Bab 84 Dewey Mengakui Plagiarisme85 Bab 85 Dimanfaatkan86 Bab 86 Menanggung Semua Kesalahan87 Bab 87 Dia Salah Paham Pada Marlon88 Bab 88 Levon Cemburu89 Bab 89 Levon Sakit90 Bab 90 Levon Telah Membantunya Secara Diam-diam91 Bab 91 Menyuapi Obat92 Bab 92 Menangis Untuknya93 Bab 93 Merman94 Bab 94 Apa Kamu Pernah Berjuang Untuk Mendapatkannya 95 Bab 95 Pria yang Menjawab Telepon96 Bab 96 Mempertaruhkan Nyawa Anaknya yang Belum Lahir97 Bab 97 Panggilan Larut Malam98 Bab 98 Menjaga Perilaku99 Bab 99 Konspirasi100 Bab 100 Tinggal di Mansion